<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908</id><updated>2012-02-10T03:10:56.172-08:00</updated><title type='text'>my solitary shell</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>165</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6374851186802320397</id><published>2012-02-10T01:09:00.001-08:00</published><updated>2012-02-10T03:10:56.188-08:00</updated><title type='text'>After 2 Years: Pt I</title><content type='html'>Walaupun sebetulnya judulnya kurang tepat karena minus 1.5 bulan lagi sebelum genap 2 tahun saya bernafas pertama kali di atas kota ini. Eniwei...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If someone asked: "how is your life there", probably I will come up with the answer: "Japan was my dream place to live in". OK, sebelum lebih jauh, postingan kali ini bukan bertujuan untuk mengeluhkan hal-yang-sama (like always, and even this will sound like the same). Sekedar mencari kerjaan di sela-sela kekosongan waktu (boong deng kalo bilang ga ada kerjaan, ada pe-er besar tuh yang namanya 'riset').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya saya koreksi pernyataan di atas. Since I do not suppose to blame the whole country while I am just living in a small part of it. Moreover, I was often referring my-so-beloved-lab when I mentioned 'Japan'. It is not quite true image after all. XD. So instead, marilah kita bahas perihal hidup di Nagoya selama genap 97 minggu. Postingan kali ini saya bagi menjadi dua, bagian pertama adalah tentang sebagian kecil bilangan blok di kawasan Furo-cho, distrik Chikusa ini. Apalagi kalau bukan gedung yang mesti saya kunjungi hampir setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ada beribu satu alasan untuk saya merasa tidak betah di sini. Salah satunya adalah lab tercintah. Dulu pertama kali datang, saya disambut seorang tutor dari Brazil berdarah Jepang. Dari luar dia tampak seperti orang Jepang dengan kemampuan bahasa Inggris luar biasa, sampai kemudian dia bilang: "You can talk anytime to me when you find a hard time here. I did through the same thing before". Terbukti kemudian sepanjang tahun pertama, saya dibikin nervous akan banyak hal. Literally, sepanjang tahun pertama. Entah berapa kali saya jadi bahan lelucon di sini. Tahun kedua sedikit lebih baik. Anak-anak yang tadinya ga pernah inisiatif ngajak saya ngobrol, atau yang pasif pas diajak ngomong, seengganya mulai merespon. Pak guru walaupun masih sangat bisa dikategorikan sebagai "orang jahat" kadang mulai menunjukkan pengakuan terhadap hasil kerjaan saya (walaupun pada kesempatan berikutnya dia akan mulai lagi dengan statement andalannya: "this is still a preliminary result..." kapan hasil benerannya dong?). Dan ah iya, satu lagi yang cukup annoying, dia sekarang selalu ngajak ngomong pakai bahasa Jepang. Bahkan diskusi riset sekalipun. Ketahuilah Bapak, bahwa semua orang berubah kepribadian pada saat mereka berganti bahasa. Dalam kasus saya, saya berpikir bahwa saya adalah seorang nerd pada saat berbahasa Jepang, seorang yang sotoy pada saat berbahasa Inggris, dan seorang yang super awesome pada saat bicara bahasa sendiri.... OK, bagian terakhir agak ga benar (atau sebetulnya saya adalah seorang nerd yang sotoy pada saat ngomong bahasa Indo???)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang Fukuda Lab adalah salah satu lab yang paling 'angker' di Nagoya University, seengganya bagi anak engineering, khususnya departemen mechanical engineering dan micro-nano system. Saya pernah nanya ke anak-anak Jepang di lab, dan rata-rata pada bilang gini: "Ini bukan pilihan saya. Kenapa saya bisa di sini? Yaa karena saya tidak bisa tembus lab pilihan pertama, sedangkan semua orang harus bergabung dengan lab di tahun terakhir (undergraduate program)". Siapa yang mau masuk lab yang tiap bulan disuruh presentasi sepanjang hari Sabtu, belum termasuk miting minggu intra-tim, dan kadang suka dipanggil mendadak progress-report ke ruangan? Bahkan orang kerja kantoran aja punya jadwal libur yang lebih pasti. Saya antara tak percaya dan lega. I am not the only one who ended up here because it was chosen. Jadi apakah alasan di balik image itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek guru adalah seorang pioneer di bidang robotics. Kalau berdasarkan sini: http://en.wikipedia.org/wiki/Self-reconfiguring_modular_robot, dia yang pertama kali propose soal cellular robot, yang kemudian banyak di-refer pada riset modern soal self-reconfigurable robot dan distributed robotics system hari ini. Hasil yang seperti ini tentunya bukan dari kerjaan instan semalam. Wajar kalau akhirnya dia punya standar dan ekspektasi yang tinggi terhadap riset-riset yang disupervisi olehnya. Saya malah dikatakan beruntung, karena tingkat 'kekerasan' yang terjadi di jaman si kakek guru masih muda dulu jauh di atas yang terlihat hari ini. Karena katanya sekarang dia udah mulai santai dan menikmati masa tuanya. Urgh, I can't imagine what kind of hell those old people have to walk through. Kakek guru juga pernah menjadi salah satu Director di IEEE region Asia Pacific. 2 atau 3 tahun lalu kalau ga salah. If you wonder which IEEE I mean here, yup that one which come in your thought right now. That scientific organization yang kalibernya kita sudah sama-sama tau lah. And he was a director there. Pas hadir di conference New Zealand kemarin saya ga pernah tau, tiba-tiba si Kakek guru muncul sebagai salah satu keynote speaker. Pas si MC bacain CV-nya dia, saya jadi speechless sendiri dibuatnya. Pas ke Itali sebelumnya juga, tau-tau si organizer summer schoolnya adalah teman lama si Kakek guru. Haduh. Somehow saya jadi ingat salah satu quote yang saya bahkan tak tahu darimana asal mulanya. They said that, what does not kill you makes you stronger. Atau kalau versi si Joker, kata terakhir diganti jadi stranger. Both are true, I guess.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, being somewhere else is what I expect? Well, pas ngeliat orang lain punya lebih banyak waktu luang buat hang-out ke sana ke mari (eh atau kemari?), saya iri. Lebih iri lagi sama orang yang pas pengen pulang bisa pulang gitu aja. Malam ini kangen pulang, besoknya ke ruangan sensei, bilang: "Sensei, saya mau pulang dong!" Terus senseinya bakal: "OK, it is your right after all. Send my best regards to your family!" Packing barang, terus kabur 1-2 bulan foya-foya di negara sendiri. Huffff. IRI. SUPER IRI. Yaah, walaupun sebetulnya saya ga se-home-sick itu sih. Tapi, dengan adanya aturan tak tertulis bahwa saya tak bisa pulang kapan saja, it is something else. Belum termasuk tiap kali ada perlu dengan si Kakek guru, misalnya ada dokumen yang dia mesti tanda tangan, dia tak pernah ada di ruangan. Entah lagi di negara inilah, atau negara itulah. Pagi ini balik ke Jepang, sorenya terbang lagi ke negara yang beda. Huhu... Bagian terbang-terbang ke negara lainnya saya iri juga deh. Tapi di sisi positifnya, sebagai salah satu umat yang terlahir dengan energi potensial maksimum dan energi kinetik minimum (baca=pemalas), saya ga bakal kerja kalau ga dipush habis-habisan. Emang sih kerjaan saya sejauh ini masih sejauh preliminary result (quote pak guru), tapi beberapa kali saya sempat diduga mahasiswa doktor atau diduga sudah mau lulus sekarang. Yaa karena banyak yang bilang ga wajar mahasiswa tahun pertama udah punya publikasi. Hehe. Selalu ada hikmah baik dalam setiap hal kan? Lain lagi bahwa salah satu hal yang paling sering dibanggakan Pak guru adalah: "Fukuda Lab adalah salah satu lab terkaya di Jepang". Yah, saya tak tahu seberapa benar pernyataan ini. Apa sekedar statement tanpa alasan atau memang tingkat kekayaan lab-lab di Jepang diukur secara statistik. Tapi kalau ngeliat alat-alat mahal semacam mikroskop ini mikroskop itu (saya bahkan tak bisa membedakan satu sama lainnya) yang bertebaran di lab yang propertinya entah ada di berapa gedung sebetulnya, saya percaya kalau lab ini tidak miskin. Belum lagi, punya puluhan mahasiswa, tiap mau gakkai (conference) ke luar ga ada masalah, pasti dibayarin. Kadang sekali jalan bisa sampai belasan orang. Itung aja, misalnya reimburse yang bakal saya dapat (nyinggung reimburse lagi) bisa mencapai 300 ribu dari perjalanan ke New Zealand kemarin, dikali 10 orang aja itu udah 3 juta. Yen! Itu sekali jalan. Setahunnya? Entah yah, mungkin banyak lab lain yang sama sebetulnya, tapi cukup sering juga saya dengar teman-teman yang bahkan mesti nombok sendiri biaya perjalanan gakkainya. Kadang biaya conference ga ditanggung, kadang hotel ga ditanggung, kadang malah biaya pesawat mesti bayar sendiri. Jadinya kadang suka mikir, apa saya minta digaji aja yah biar lebih hepi? Huhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya: If I look back again, things probably get better to this day. Yah, selama ga ada hal yang bikin geregetan aja sih, toh saya udah bertekad meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik (padahal kayaknya baru kemarin aja abis ngamuk-ngamuk lagi, huhu). Being in this lab might be not the best decision I ever made. Kalau ditanya apa saya mau di tempat lain, jawabannya sih tetap iya tentu saja. Hoho. Tapi karena ini tidak sepenuhnya keputusan yang saya buat sendiri waktu itu, saya yakin ada "campur-tangan" takdir di dalamnya. Tuhan tak pernah salah dalam membuat skenario kok. Lalu jika saya ditanya, anggaplah oleh seorang lain di luar sana yang sedang menimbang-nimbang akan ke sini juga, saya akan jawab: unless you think you are though enough, you may consider different option. Hidup 3 tahun itu ga sebentar (walaupun ga lama juga sih kalau mikir ke belakang), jadi pertimbangkan baik-baik apakah rela kebahagiaan anda direnggut selama itu. Ganjarannya: bisa saja berpuluh-puluh tahun di masa depan yang lebih cemerlang. Saya ngomong 'bisa saja' loh barusan. In my case, I used to think that I loved to be challenged. Makanya dulu pas sekedar dengar-dengar isu Fukuda Lab pas masih di Indonesia pura-pura cuek aja. Ternyata...... sampai di sini kayaknya saya harus mengakui bahwa limit saya ternyata jauh di bawah yang saya perkirakan (makanya kok ya pede itu jangan berlebihan). hehe. Yah, at least I hope I can get my payback in the future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ke part II. Berikutnya bahas Nagoya secara umum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6374851186802320397?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6374851186802320397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6374851186802320397' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6374851186802320397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6374851186802320397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/02/after-2-years-pt-i.html' title='After 2 Years: Pt I'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3566350019599614844</id><published>2012-02-02T22:36:00.003-08:00</published><updated>2012-02-02T22:51:58.413-08:00</updated><title type='text'>Jadi...</title><content type='html'>Alasan dia adalah karena saya ga punya visa efektif untuk masuk US.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyari alasan banget sih. Masih ada waktu 1 bulan untuk aplikasi. Memang ga ada kepastian soal jangka waktu kapan visanya bakal bisa diissue ataupun kepastian bakal dikasih atau engga, tapi percaya deh, selama dokumen yang diminta lengkap ga bakal ada masalah. Saya apply visa italy waktu itu aja seminggu sebelum berangkat masih bisa dapat (normalnya dibilang bisa 2-3 minggu waktu proses padahal). Sempat kali kalau mau usaha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian, gimana caranya saya bisa punya visa sebelum ada urusan yang jelas di sana. Kalau mau nyalahin waktunya yang udah giri-giri (bahasa Indonesianya: mepet?), salah siapa program yang udah diannounce dari desember baru disebar dua hari sebelum deadline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" From the next time, we can set sufficient time for application". You must be joking! How can I decide to stay until "next-time" in the place where I can't demand the equality. Once you need your name on some publications you-do-not-even-do-anything-to-help, who do you chase first? Fuck you!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3566350019599614844?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3566350019599614844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3566350019599614844' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3566350019599614844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3566350019599614844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/02/jadi.html' title='Jadi...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7731795525507484197</id><published>2012-01-31T00:34:00.000-08:00</published><updated>2012-01-31T01:06:11.582-08:00</updated><title type='text'>Senewen</title><content type='html'>Urusan urus-mengurus visa sebetulnya ga ribet kalau semua pihak bisa diajak kerjasama. Tapi bagi orang-orang yang ga pernah butuh visa kalau mau kemana-mana, mana bisa mengerti hal ini. Saya sebetulnya iri dengan para jepang ini, mereka bisa nyaris ke semua sudut di penjuru bumi hanya dengan menggunakan paspor. Ga perlu ribet ngurus itinerary dari dua atau tiga bulan sebelumnya. Ga perlu ngurus surat ini dokumen itu. Kepikiran mau pergi kemana, bisa langsung berangkat besoknya selama ada duit. Bahkan ada seorang teman (atau kenalan) yang udah sering jalan ke luar negeri, tapi ditanya visa bahkan kayaknya ga ngerti itu apaan. Tapi kalau buat warga Indonesia raya tercinta? Hayo, sebutin negara mana aja yang bisa dimasuki tanpa visa? Buat pemegang paspor hijau loh yah. Emang sebetulnya ada beberapa sih, cuman sayang sekali bukan daerah-daerah yang bakal kepikiran kalau tiba-tiba disuruh sebut nama negara secara random.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya juga paling ga suka kalau digantung kayak begini. Kemarin udah ngirim email ke bapak profesor yang terhormat bahwa jika mau pergi saya butuh urus visa. FYI Sir, urusan visa ini bisa makan waktu berbulan-bulan (terutama negara yang udah punya image visa issuance-nya sangat ketat). Belum lagi saya harus bela-belain naik kereta beberapa jam demi mencapai itu konsulatnya cuman buat hand-over dokumen. Jadi tidak bisakah saya mendapat balasan dari email saya itu? Yang saya butuhkan hanyalah surat rekomendasi dari Anda, plus kalau saya boleh minta surat undangannya sekalian, bukti akomodasi dan segala macamnya. Yes, they always ask, Sir! Dan sekarang waktunya hampir nyisa sebulan pas. Bayangkan kalau tiba-tiba ditolak atau ga kekejar deadlinenya, bagi kita-kita yang perlu daftar visa ini berapa duit yang bakal kebuang coba. Ga bakal ada yang mau nanggung kan ntar kerugiannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhuhu, udah bela-belain juga datang ke office-nya dia hari ini. 2 kali. Lampunya sih nyala, tapi diketok ga ada yang nyahut. Sedangkan saya mulai resah, ditambah masih adanya urusan progress-report buat akhir pekan plus final-report buat kelas terakhir semester ini. Bisa juga ditambahin urusan ngurus ski-trip sih. Huhuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi. Balik lagi ke paragraf pertama, saya pernah bertanya (sama anak departemen luar negeri): kenapa sih Indonesia ga membuka "kerja-sama" aja sama negara-negara hebat itu biar ga usah pakai visa-visaan? Kalau Jepang aja bisa kenapa kita engga? Jawabannya panjang lebar, dan sejujurnya saya masih belum terlalu menangkap alasannya sih (maklumlah pengetahuan terbatas dan hanya melihat dari sudut pandang konsumen). Lalu jadi kepikiran: kenapa ga jadi warga negara lain aja kalau gitu. Huhuhuhu. Nanti deh kalau saya sudah jadi "orang hebat" sampai diinginkan di negara mana saja #ngayal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7731795525507484197?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7731795525507484197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7731795525507484197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7731795525507484197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7731795525507484197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/senewen.html' title='Senewen'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7063510155447624936</id><published>2012-01-23T01:43:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T02:02:49.051-08:00</updated><title type='text'>Not Fair</title><content type='html'>Jadi ternyata dalam pertemuan kemarin ada info "berharga" yang saya lewatkan karena kebetulan sedang berada di luar ruangan. Kenapa mesti diumuminnya pada saat itu? Dan sekarang bingung mau nanya siapa. Huhuhu... Di sini doang kayaknya "bertanya" itu jadi suatu hal yang susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the other thing is, kemarin kayaknya presentasi terlama sepanjang sejarah zemi. 30 menitan lebih. Yang paling annoyed bukan itu, tapi justru karena yang ditanyain hal teknis yang mestinya dipertanyakan dari sebulan yang lalu. Jadinya kan kerjaan-kerjaan yang terakhir ga jadi waste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini diminta datang diskusi lagi. Entah kayaknya saya harus berhenti pura-pura ngerti bahasa Jepang. Diskusi bahasa Inggris aja saya masih suka ngawang-ngawang ngikutinnya, apalagi sekarang tau-tau pakai bahasa yang arrrrggghh... apa itu. Mana dikasih 2 buku (bahasa Jepang) suruh pelajarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As expected slide yang saya bikin cuman bakal "dicomot" beberapa hal yang dirasa penting doang. Disuruh tambahin lagi dengan update diskusi hari ini sebagai future works. Tau gitu kan ngirim dari kemarin aja (tapi masalahnya kan ga tau, huhu). Masih mengenai pemodelan yang saya bikin sebulan lalu yang tiba-tiba sekarang disalahkan. OK, saya akui mereka ada poinnya. Saya ga nge-handle failure detection. Sistem yang saya kembangkan tidak adaptif, di mana adaptivity adalah salah fitur paling berharga dari "distributed robot". Ga usah tanya kenapa. Tapi slide yang sama saya presentasikan sebulan yang lalu. Ga ada komen. Akhir tahun saya minta masukan, disuruh kirim by email, saya kirim ga ada jawaban, pasti ga dibaca. Sekarang, pas sebulan kemudian saya tunjukkan hasilnya baru di-point out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Can you fix it in 2 days?" said him. Errrr,,, saya ngerjainnya itu nyaris 2 bulan terakhir, mau pakai mejik apa bisa dibenerinnya dalam 2 hari? Ya ngulang lagi, tunggu hasil barunya paling cepat 2 bulan ke depan lah, Bapak. Ah sudahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(annoyed)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7063510155447624936?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7063510155447624936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7063510155447624936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7063510155447624936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7063510155447624936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/not-fair.html' title='Not Fair'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-856980067859515694</id><published>2012-01-22T06:25:00.001-08:00</published><updated>2012-01-22T07:59:33.132-08:00</updated><title type='text'>Orang bijak pernah berkata</title><content type='html'>.... "Ada dua hal yang harus dipilih secara hati-hati, karena sepanjang sisa hidup akan dihabiskan dengan keduanya, yaitu: istri dan pekerjaan". Saya tidak akan bahas soal yang pertama, oleh karena itu saya akan bahas yang kedua saja (hukum reasoning trivial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pertama kalinya dalam hidup saya berpikir soal pekerjaan adalah pada saat ada yang bertanya pada si rizki mardian kecil; "Apa cita-citamu kalau sudah besar kelak (entah seberapa besar maksudnya)?". Dengan gampang saya akan menjawab: "Arsitek!" tanpa harus tau arsitek itu apaan, ngapain dan gimana. Ada 2 alasan simpel. Pertama, karena dari kecil saya suka menggambar, hobi yang entah berenti sejak kapan. Kedua, karena jawabannya berbeda dengan anak pertama di keluarga kami yang memilih jadi insinyur (seriously, now i think that most people from that time did not really understand what 'insinyur' is, dan sepertinya stereotipenya memang insinyur adalah karakter manusia yang sukses, selain jadi dokter tentunya). OK, sebenarnya ga ada alasan khusus saya membahas ini, hanya saja sepertinya itu adalah bayangan pertama yang pernah muncul di otak saya --sejauh yang bisa saya ingat-- tentang karir dan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam masa belasan tahun setelahnya, berbagai image dan sepertinya karena pengaruh media juga mulai menodai keinginan saya untuk menjadi arsitek tadi. Yang saya ingat saya pernah ingin jadi dokter (juga), ilmuwan / profesor (maksudnya yang bekerja di lab dengan mencampur-campur ramuan kimia berbahaya), penulis, pemusik, dan lain-lain. Saya akan skip hingga suatu poin, pada saat awal smp kalau ga salah, seperti kebanyakan anak awam lainnya, saya mulai keracunan video game. PS waktu itu lagi marak-maraknya. Somehow, saya 'kenalan' dengan sebuah game yang berjudul "Final Fantasy" (game bikinan Squaresoft (sekarang Square-enix) yang menurut saya adalah karya jenius dan hingga sekarang masih menjadi favorit saya tentu saja). Seri yang ke-9, mungkin saya penasaran kenapa untuk 1 game saja bisa sampai butuh 4 keping CD. Yang terjadi adalah: I was stunned! Square-enix dari dulu emang udah terkenal dengan FMV yang bisa bikin ga ngedip-ngedip. Lewat FFIX juga saya kenalan dengan genre RPG yang bisa bikin saya ga keluar kamar 24 jam (pas bulan puasa bahkan dari sahur sampai buka, saya literally ga beranjak dari depan konsol). Saya patah hati ketika FFX dirilis, pertama kalinya untuk PS2. Sepertinya orang tua saya sudah kapok membelikan konsol game, karena terbukti tidak menunjang nilai rapor saya waktu (kenapa rapor selalu dijadikan parameter -_-"). Padahal kalau boleh bilang, FF  adalah salah satu alasan kenapa saya hari ini bisa bahasa Inggris. Saya selalu menolak pas orang tua mau mendaftarkan saya les, tidak seperti RM1 dan RM3 yang nurut-nurut aja pas didaftarkan ke LIA, hoho (yes, I was such a rebel :D). Alih-alih, saya belajar banyak dari game-game jenis ini, simply karena saya ingin mengerti jalan ceritanya, agar saya bisa menamatkan gamenya dengan sempurna. Main game sambil buka kamus. Hoho. Singkat cerita, dari hari itu saya bercita-cita akan membuat game suatu saat kelak dan impian tergilanya: nama saya akan tercantum di credit-title "Final Fantasy" entah-seri-ke-berapa-pun-itu-kelak! Dan dengan segala kesotoyan waktu itu, saya menyimpulkan bahwa orang yang bikin game itu adalah programmer (a.k.a mesti jago komputer, kayaknya teracuni dari felem-felem kalau ini). Jadi saya akan jadi programmer setelah lulus sekolah. Itu harga mati! (nyatanya engga sih, wkwk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loncat lagi ke beberapa tahun setelahnya, ternyata saya masih di keputusan yang sama pada saat lulus SMA, maka hanya ada satu jurusan yang bisa saya pikirkan untuk melanjutkan studi. Yeah, you know what. Saat semua orang masih bingung: "SPMB mau ngisi pilihan apa ya?" tekad saya sudah bulat, hanya saja karena khawatir dicecar (ya iyalah, orang-orang "papan atas" aja ga berani bilang mau masuk mana karena takut ga bakal lulus, masak iya orang "papan tengah" kayak saya bisa ngomong dengan pede), saya ikutan pura-pura bingung juga kalau ditanya. Puncaknya, H minus berapa gitu sebelum pengembalian formulir, saya telponan sama orang tua. Mereka agak khawatir dengan nilai-nilai TO saya yang agak ga menjanjikan, saya diminta mengganti pilihan yang lebih reasonable, misalnya *** di *** (sensor, hehe). Sepertinya itu pertama kalinya saya sampai harus menangis buat meyakinkan orang lain apa yang saya mau (doh). Anyway, worth it juga sih. My mom buy in, and she help convincing dad (jadi terharu, hiks). Lalu dimulailah masa-masa indah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas kuliah, saya set target lulus secepat-cepatnya lalu merintis upaya jadi programmer. Lagi-lagi saya harus patah hati menerima kenyataan bahwa programmer itu katanya adalah (mohon-maap) kasta terendah dari praktisi IT. Ya ga bisa dong kalau begitu dijadikan long-life plan. Buhu. Belum lagi kenyataan bahwa buat bisa bikin game ga cukup dengan bisa ngoding doang (tahun-tahun pertama saya cukup antusias memulai klub game-programming sama beberapa orang yang sepaham, walaupun ternyata ga jalan juga, hoho). Ada yang namanya game designer dan many stuffs which is more art-related than problem solving (akhirnya saya ambil kelas Game Design pertama kali itu di fakultas seni di NTU). 3 tahun kuliah akhirnya pelan-pelan menghapus impian saya buat jadi game developer. Walaupun saya masih lebih menikmati kuliah "ngoding" daripada kuliah "matematik". Kalau misalnya saya ditanya, apa masih punya cita-cita saat itu, mungkin jawabannya adalah "ikut arus" kebanyakan orang yang kuliah di jurusan IT. Kelar kuliah secepatnya, gabung dengan (sebisa mungkin) top-level company, flownya dari programmer ke analyst ke ... (apalagi yah? hehe.. gitu deh). Pernah juga kepikiran gimana kalau start-up IT company sendiri, pengaruh beberapa kali ngerjain freelance project. Makanya juga akhirnya saya fokus ke kelas-kelas peminatan software engineering dan system analysis waktu itu. Hingga detik-detik sebelum semester terakhir, entah kesambet apa saya banting stir ke AI. Saya ambil topik skripsi tentang robotik. Saya ga akan cerita banyak soal apa saja yang terjadi selama saya bergabung dengan lab ini. Bahkan saya ga akan cerita apa-apa, karena semua sudah pada tahu. Hohoho. Anyway saya lulus juga dengan judul skripsi terpanjang sedunia itu. Dan setelah melewati masa-masa pelik, ke sana kemari sampai dicap secara sepihak bahwa "saya adalah kutu loncat dengan kesetiaan yang dijual pada pembayar tertinggi". (haha, masih-sensi mode = ON) akhirya sampai juga saya di negara ini (credit to MEXT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan kembali ke topik soal pekerjaan. Intinya kenapa saya menulis panjang-panjang adalah bahwa saya mulai merasakan ada hawa-hawa saya harus mulai memikirkan apa yang akan terjadi setelah Maret 2013. Mungkin tekanannya datang dari anak-anak seangkatan di lab yang lagi pada sibuk nyari kerja. Mungkin juga dari teman-teman di benua lain yang segera akan menyelesaikan kuliah mereka. Bisa jadi juga karena pertanyaan antar sesama penerima beasiswa di sini: tahun depan bakal perpanjang ga (sampai PhD maksudnya)? Sedangkan saya, mau jadi apa? Haruskah saya jadi arsitek lagi??? Padahal lesson-learned dari nonton HIMYM, arsitek adalah orang yang sulit mencari jodoh (doh, mulai ngawur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya ide menggelitik soal jadi game-developer (lagi) sempat muncul sih. Maksudnya, saya sekarang di Jepang. InsyaAllah ntar bakal lulus dengan sertifikat dari universitas di Jepang. Reasoning sepihak, chance buat nyari kerja di Jepang juga lebih baik (tentu dengan mesti sedikit usaha belajar bahasa Jepang dong). Dan.... ada Square-Enix di Jepang. Nyambung maksudnya? Yah, simply it is not easy to give up something that you really wanted in the past. Bayangkan aja kayak misalnya pada ketemu cinta-pertama dulu. Pas rasanya ekhem-ekhem kan. Halaah. Anyway, should I consider to give a shot? Maksudnya mengingat sekarang saya agak terlalu jauh "murtad" dari jalur ke sana. Pertama dari IT-practitioner ke computer scientist, trus 'disesatkan' juga oleh para guru itu ke jalur nano-technology. Kalau saya balik lagi ke jaman-jaman saya masih menggilai hardcore programming dan all graphics things, ga rela juga udah nangis darah selama beberapa waktu terakhir. Saya ga bakal pernah menyentuh lagi dunia molecular-robot yang sudah saya mulai ini. Pikiran lainnya berarti bahwa saya tetap di jalur yang sekarang ada di depan saya. OK, idealnya aja (baca=ngimpi)... saya akan bekerja keras berusaha mewujudkan si distributed robot made from DNA ini, kemudian tau-tau pada suatu pagi saya berhasil menciptakan robot biologis pertama di muka bumi, lalu robot-robot ini akan menjadi modal utama saya buat menciptakan bio-hazzard yang membuat saya dapat menuntaskan misi untuk menguasai dunia.................. well, definitely thas is not the idea. Dont take it seriously. Tapi, yaa intinya saya ga ingin berakhir dalam pola hidup yang membuat saya bosan. Kebanyakan evil mastermind berbuat jahat terdorong atas rasa bosan. Maksud seriusnya, saya pernah nyoba kerja jadi orang "kerja kantoran". Walaupun kerjaan bejibun, saya dengan modal kehilangan motivasi karena yang dikerjakan tiap hari flownya selalu sama. Seorang manajer bisa menjadi manajer setelah dia cukup pengalaman, setelah dia berulang-ulang mengerjakan hal yang sama terus menerus selama beberapa tahun. Dia menjadi ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud arogan, tapi yang bisa saya nikmati adalah mengerjakan sesuatu hal baru. Dengan riset misalnya, (mestinya) selalu ada hal baru. Pertanyaan-pertanyaan yang ketika terjawab akan mengarahkan pada pertanyaan baru lainnya. Seems neverending memang dan pada akhirnya para researcher-researcher ini akan mati meninggalkan rasa penasaran yang mungkin saja akan terjawab di masa depan tapi dia takkan pernah tahu (saya ngomong apasih ini). Intinya, kalau memang saya segitunya menikmati riset kenapa dong mesti ngamuk-ngamuk kalau para professor itu bangkit penyakit trollingnya? Well, jika disuruh menyebutkan apa yang salah dari semua keluhan-keluhan saya selama ini, saya tidak akan bilang saya tidak suka risetnya sih. Saya akan bilang bahwa saat ini hanya "kebetulan" berada di lingkungan yang kurang kondusif untuk beberapa alasan. Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa saya cukup yakin di luar sana ada lingkungan lain yang mungkin bisa lebih membangun saya, yang mana mengarahkan saya pada pilihan lain: saya akan tetap melanjutkan beriset (baca = PhD), tapi di lab atau bahkan di negara lain. Plusnya, infer sendiri dari paragraf barusan. Minusnya, saya harus berkorban waktu. Jepang uniknya punya tahun ajaran yang beda sendiri dari kebanyakan negara di dunia. Yang bikin saya harus "buang waktu" hampir setahun sebelum akhirnya diberangkatkan. Belum lagi tambahan masa research student. Orang-orang yang wisuda barengan aja udah pada dapat gelar master pas saya baru mau mulai. Nah, kalau mau out lagi dari sini tentu mesti disesuaikan dong. Seengganya bakal ada 6 bulan yang mesti "dihamburkan". Itu juga kalau udah langsung dapat, di mana proses pencariannya sendiri kalau berdasarkan pengalaman sebelumnya bisa makan hampir setahun. Tua duluan dong (atau emang harus mulai nyari info dari sekarang aja yah?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasudahlah, daripada saya melanjutkan tulisan tanpa kesimpulan ini lebih jauh, saya akan mengakhiri di sini. Karena besok masih ada diskusi dengan Pak Guru yang merupakan lanjutan kemarin karena saya "dibantai" nyaris 30 menit lebih dan beliau masih belum puas. Semoga saya cepat dapat ilham mau milih yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tanpa harus mengingatkan bahwa saya juga masih harus membuat pilihan sulit lainnya tentang hal pertama yang disebutkan si orang bijak. Huhuhu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-856980067859515694?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/856980067859515694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=856980067859515694' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/856980067859515694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/856980067859515694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/orang-bijak-pernah-berkata.html' title='Orang bijak pernah berkata'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2899278813442319123</id><published>2012-01-10T06:17:00.000-08:00</published><updated>2012-01-10T06:23:52.845-08:00</updated><title type='text'>From the Peak</title><content type='html'>Hehehe,, ga tahan juga buat ga majang yang ini, mumpung ada yang berbaik hati ngambilin foto di puncak tertinggi hiruganokogen kemarin (sebelum akhirnya meluncur tak berdaya menuju salah satu titik kecil di bawah sana itu selama 5 menit berikutnya) dan barusan dikirim via email. Yay, sejajar dengan gunung di seberangnya dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://farm8.staticflickr.com/7166/6673143051_9c463b03c5_z.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanoshikattadesu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2899278813442319123?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2899278813442319123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2899278813442319123' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2899278813442319123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2899278813442319123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/from-peak.html' title='From the Peak'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6451750579302475200</id><published>2012-01-09T05:16:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T05:55:56.376-08:00</updated><title type='text'>Beberapa Hari Terakhir</title><content type='html'>Mestinya sejak libur musim dingin dimulai saya mulai memasuki fase hidup tidak sehat. Bukan berarti sebelum itu fasenya pasti sehat sih, cuman yaa sekarang-sekarang kayaknya lebih ancur. Pertama untuk urusan jam tidur. Entah karena faktor suhu yang tidak mendukung untuk bangun sangat pagi, biasanya saya akan tetap bersembunyi di balik selimut setelah subuhan, lalu tertidur sampai sinar matahari dari balik jendela kamar akhirnya jatuh tepat di atas tempat tidur; yang mana itu sudah sangat siang. Kedua, bangun telat berimplikasi pada jam makan. Karena ga biasa sarapan, sepertinya saya terlatih untuk butuh makan berat jarak beberapa lama setelah bangun. Akibatnya, jam makan siang bergeser hingga sekitar ashar. Ini berimplikasi lagi ke makan malam, yang mana pada akhirnya kadang hanya makan sekali sehari, nyemil untuk menutupi rasa lapar dan pada saat ga lapar sekalipun, entah lagi-lagi mungkin karena faktor suhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, sepanjang siang, atau lebih tepatnya sepanjang sore, untung kalau bisa langsung produktif ngerjakan sesuatu yang bermanfaat..... Hmm, tunggu sepertinya yang saya lakukan sepanjang hari hanyalah duduk di depan komputer, sebentar mikir apa yang akan dilakukan buat riset, mentok, akhirnya internetan doang, bosan, akhirnya nonton film, tau-tau matahari udah terbenam. T_T. Pernah beberapa hari memaksa diri buat tetap ke lab dengan harapan bakal bisa lebih fokus ke kerjaan, tapi ternyata lab pun juga lagi rame karena anak-anak yang mau lulus lagi dikejar-kejar buat eksperimen. Alhasil, jeda waktu yang diperlukan buat perjalanan dari rumah ke kampus, plus bercakap-cakap sejenak pas baru sampai di lab, terus delay lagi buat bisa memulai kerjaan (seriously, maybe this one is the big problem), tau-tau matahari udah terbenam lagi. Beruntung kalau masih sempat baca beberapa paragraf paper atau nganalisis simulasi program yang lagi mentok. Akhirnya pulang, sampe rumah, sepanjang malam nonton atau internetan doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir-pikir, malam musim dingin sebenarnya lebih panjang. Menjadi lebih panjang lagi pada saat jam ngantuk mulai bergeser melewati batas normal. Well, yang saya bilang batas normal pun sebenarnya udah ga normal, jadinya bakal double ga normal. Kalau mesti nyebut angka biasanya lewat jam 3 pagi. Hmmm, saya punya policy bahwa kecuali lagi ada deadline sebisa mungkin ngerjain kerjaan (riset atau tugas kelas) cukup sepanjang siang aja, sisakan malam hari untuk bersenang-senang. Tapi itu dalam kondisi normal, pada saat saya bisa sampai kampus sebelum jam makan siang dan balik lagi setelah lewat jam makan malam. Sedangkan beberapa hari terakhir kayaknya amburadul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah liburan akan berakhir malam ini (seriusan sekarang-sekarang saya ga lebih milih liburan daripada hari biasa). Walaupun besok masih ga ada kelas seengganya suasana kampus bakal balik seperti biasa, yang mana semoga bisa menimbulkan "tekanan" untuk kembali mikirin kerjaan. Selain itu, bisa ketemu orang! Seriously, I did not seem to have any life recently. I woke up in the morning, spent all the day in front of my computer, just to come back again to the bed in the late night. Literally, I did not meet anyone. Bisa gila saya dibuatnya (baru sabtu kemarin aja berhasil melakukan sesuatu di luar kebiasaan konyol ini). Selain itu, melakukan kegiatan di luar ada seengganya ada dua tantangan besar: suhu yang bikin ga tahan dan mesti keluar ongkos yang mana saya masih harus berusaha bertahan sampai "hutang" pasca-perjalanan ke selatan lunas terbayarkan. Oh ya, tantangan ketiga: mau jalan keluar mau ngajak siapaaaa? Buhuhu. Saya luruskan. Keluar juga mau ngapain? I wish I could drive here. Dulu pas lagi ga ada kerjaan ngasal aja jalan tak tentu arah keluar rumah. Atau kadang tau-tau nongol ngacak-ngacak kosan teman. Kadang buang waktu dengan "sengaja" stuck di macetnya jalanan ibukota. Kalau lagi kosong, ngetes apa bakal bisa mecahin rekor topspeed atau engga. Atau juga, walaupun pada banyak kesempatan suka mengutuk keberadaan mol, pada akhirnya tempat-tempat kayak gini bakal jadi pemberhentian terakhir kalau udah paling bingung mau ngapain. Yaah, masa lalu..... lebih berharga emang pada saat udah dilewatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, PR terbesarnya mulai besok harus mengubah kebiasaan, tapi sepertinya ga bakal mudah. Bikin kebiasaan doang yang gampang, apalagi yang buruk-buruk. Buhuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happy end-of-holiday!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6451750579302475200?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6451750579302475200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6451750579302475200' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6451750579302475200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6451750579302475200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/beberapa-hari-terakhir.html' title='Beberapa Hari Terakhir'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-977334983214807543</id><published>2012-01-07T03:50:00.000-08:00</published><updated>2012-01-07T06:12:21.022-08:00</updated><title type='text'>Can't Complain About Today..</title><content type='html'>Meluncur menuruni pegunungan beralas salju dengan kecepatan tinggi itu sangat memicu adrenalin, pemirsa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hari ini setelah sempat perang argumen mulai dari "saya sepertinya tidak ingin ikut deh kali ini"  hingga "sepertinya saya hanya akan hadir untuk foto-foto dan main salju aja" di kesempatan sebelumnya, hari ini berubah "ok, saya ikut" dan "ok, saya akan bermain ski!". Dasar emang kalau udah urusan kompor-mengkompori saya punya sisi lemah dalam beradu argumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai cerita ini dengan alur mundur. Beberapa waktu kemarin saya menerima sms (kalau ga salah pas lagi tidur), isinya lebih kurang begini: "Ki, adain jalan-jalan dong!" Ga persis sih, toh saya hobi menghapus sms pas bosan dan jari-jari lagi butuh kerjaan. OK, kemudian saya berpikir memang benar setelah musim keempat saya menjadi tumbal dari semua urusan huru-hara ini saya belum punya "cukup" program senang-senang. Musim semi, semua pada sibuk awal kuliah. Manusia-manusia lagi dalam state rajin-rajinnya waktu itu. Musim panas, saya berencana mengadakan "hiking bareng ke gunung Fuji" dalam rangka menyambut bulan puasa (nyambungnya apaan yah?). Apa kata negara menara miring memanggil. Ga sempat ngurusin, saya titip teman. Ternyata salah miskomunikasi ato gimana, ga bisa dibilang jadi dilaksanakan. Orang-orang yang dikecewakan akhirnya pada memilih jalan sendiri (yang bikin saya mikir, kalau orang-orang bisa pergi jalan dengan rencana sendiri, kenapa mesti minta diadain rencana bersama?). Musim gugur, pengen bikin combo, piknik bareng PPI + momiji. Sayangnya ada yang lebih urgen: pembubaran panitia festival Indonesia dan farewell orang yang mau pulang Oktober. Momiji belum keluar. Jadinya cuman acara makan-makan di luar. Akhirnya musim dingin ini, yang kepikiran apalagi selain: wisata salju!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ga nyangka yang daftar bakal membludak. Mikirnya para anak muda (ciaelah) pasti lagi pada hectic-hecticnya sekarang. Anak M2 pada sibuk tesis, anak M1.... hmm, saya sibuk apa yah?. Eniwei, yaudahlah nyari snow park aja, taman versi salju buat anak-anak mau main seluncuran, bikin boneka salju, lempar-lemparan atau apa. Pokoknya targetnya buat para family dulu lah. Ternyata ada yang nawarin spot di Hiruganokogen, prefektur Gifu. Dari brosur di internet ada ski resort juga bagi yang memilih permainan yang lebih "serius". Alhasil, baru 2 hari pengumuman di pasang di milis, nyaris 100 kursi di bus langsung terisi penuh. Dan, nama yang didaftar paling atas sama ibu-ibu yang saya minta tolong jadi bendaharanya adalah nama saya. Padahal saya kan ga daftar. -_-. Maka sampailah saya pada persuasi pertama di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini (setelah semalam panik bakal ga bisa bangun pagi, lagian setup meeting timenya pagi amat, matahari aja belum muncul saya udah sepedah-an ke kampus). Sampai di lokasi, hmmm... sepertinya harus nyewa boot karena saya memang ga punya sepatu kedap air. Tekad udah bulat tentu saja, makanya di dalam tas isinya cuman kamera, beruntung pula hari ini langitnya cerah biru. Sampai di tempat penyewaan, beberapa oknum jago kompor lagi nyewa peralatan ski. Saya tidak ingat detilnya, barangkali juga saya dibius atau dihipnotis *berlebihan*, kali berikutnya saya tersadar, tangan saya memegang perlengkapan lengkap main ski, plus celana anti aer (sesuai niat awal saya cuman pake jeans dan jaket parasut). Oh, dem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ga salah, minggu kedua februari tahun yang lalu adalah pertama kalinya saya bermain olahraga musim dingin ini. Sebagai umat yang terlahir di negara tanpa musim, saya harus mengakui ajakan bermain ski itu begitu tempting. Bahkan walaupun saat diceritakan saya tak ada ide itu maenan macam apa, gimana cara kerjanya dan di mana serunya. Anggap saja saya mungkin termasuk kasta awam pada umumnya, salah satu misi utamanya berfoto mengenakan set pakaian yang komplit kemudian selanjutnya tinggal pajang di internet, mikirnya dengan begitu berarti saya sudah pernah main ski. Norak.com. -_-*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, hari ini itu... tadinya..... ga berniat mau ikut-ikutan. Sebagai rujukan pada pengalaman tahun kemarin di Hakuba Sanosaka - prefektur Nagano, dari 6 orang rombongan kecil yang pergi waktu itu sayangnya ga ada satu pun yang bisa dibilang expert dalam olahraga semusim ini. Alhasil sebagian besar waktu dihabiskan buat menemukan algoritma cara kerja tanpa ada yang mengajarkan metode yang paling tepat. Lewat tengah hari setelah bisa meluncur di kemiringan yang bisa lah dibilang... ehm, miring (itu juga tempat buat anak-anak main seluncuran keknya, bukan termasuk lintasan beneran). Eits jangan salah loh, anak-anak yang main ski di sini justru pada jago-jago banget seolah mereka terlahir di puncak gunung salju itu, kemudian mesti meluncur turun mencari siapa ibunya #hadoh, apa ini. Singkat cerita kemudian kita pede-pedenya naik lift ke beberapa ketinggian tertentu untuk nyoba beneran main ski. Kesan pertama pas turun dari liftnya: Panik! Pas nengok balik ke belakang: ga ada lift buat turun. Mampus! Lalu, selewat penderitaan yang sulit diceritakan, entah beberapa gulingan dan bantingan yang harus diderita tubuh yang lemah ini, termasuk beberapa bunyi klik mengkhawatirkan di tulang-tulang kaki yang keseret-seret oleh papan ski yang begitu lebar itu, sampai juga kembali di bawah, kemudian memandang jijik pada lift yang masih sibuk berotasi dari kaki ke puncak gunung. Cukup sekali itu saja saya bermain ski, pikir saya waktu itu. Beruntung cuaca ga mendukung, akhirnya semua rombongan memutuskan pergi makan siang dan balik ke hotel saja. Yang tidak saya sadari hari itu, ternyata saya salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke hari ini, entah apa yang terjadi, saya melanggar perjanjian suci yang saya deklamasikan tahun kemarin (Barangkali karena merasa desperate tiba-tiba sampai sana semua orang pada sibuk main sama anak dan istrinya masing-masing? Lah saya masak mau bikin yuki-daruma sendiri? Atau mau mati beku nungguin mereka sampai sorenya. Bah). Lalu beruntunglah ada seorang padawan lain yang akan belajar main ski dari seorang senior yang sepertinya sudah sering main. Ngikut aja, kali bisa tau apa yang salah tahun kemarin itu. Ternyata makhluk-makhluk ini pada berencana beli tiket lift seharian. FYI, karena acaranya nyampur antara "main salju" dan "main ski", para panitia sepakat buat ga mesan pilihan paket karena dikhawatirkan akan merugikan pihak-pihak tertentu. Jadi buat siapa yang pengen melakukan apa, kalau itu ga gratis berarti harus bayar sendiri-sendiri lagi. Lebih mahal tentu saja, tapi karena terlanjur nyemplung sama ini rombongan, udah nyewa alat-alat pula masak mau meninggalkan diri? Akhirnya secara ajaib saya sampai lagi di beberapa ketinggian tertentu di permukaan tanah. Panik? Jelas. Tapi ada harga diri yang harus diselamatkan. Untungnya si senior cukup berhati mulia ga sekedar meluncur meninggalkan umat tak berdaya seperti saya di atas perbukitan itu. Saya bingung dia bisa dengan tenangnya berdiri stabil di atas permukaan salju yang miring itu tanpa tertarik turun.. Hmmm, ada yang masih salah dengan cara berdiri saya (karena kalau ga direm, kondisi default dari papan ski yang mengarah lurus itu akan meluncur turun). Sebenarnya secara teori udah tau sih ada yang ngomong bahwa kedua kaki harus membentuk huruf V, posisi badan bending dan bla bla bla... Tapi kan kalau praktek itu segampang teori, maka ga ada umat manusia yang perlu latihan di muka bumi ini. Halah. Dan ini yang paling susah dari belajar ski menurut saya. Maksudnya pas belajar bawa motor atau mobil kan diajarinnya bawa dari pelan dulu, belajar gimana cara nyupir yang benar dulu baru ntar belajar nambah kecepatan. Lah kalau ini defaultnya aja meluncur cepat boro-boro latian kontrol dengan tenang. Belum lagi efek memar-memar yang bikin frustasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ga heroik dong kalau lagi-lagi cerita berakhir di sini. Akhirnya, selewat beberapa kali percobaan melalui metode paling jenius sedunia: trial and error, dan tentu saja setelah beberapa manuver gulingan yang bikin ngilu, akhirnya ketemu juga cara ngerem itu.. walaupun kurang cakram, yaa seengganya bikin agak melan lah. Tantangan berikutnya gimana cara belok? Ya iyalah, dengan banyak orang-orang yang entah udah makan apa aja buat bisa meluncur layaknya ..... (bingung apalagi analoginya) lalu lalang karena mereka juga main ski, tentu saja, saya juga kudu wajib harus bisa ngontrol lintasan sendiri biar ga asal bertumbukan. Ga epik dan malu-maluin negara lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena terdorong adrenalin atau rasa penasaran, dan setelah sadar bahwa saya harus bolak-balik naik ke atas hingga beberapa kali kalau ga mau rugi karena udah beli tiket lift buat seharian, nemu juga cara menyelaraskan "tekanan" kaki kanan dan kaki kiri biar papan skinya bisa mengarah ke kanan dan ke kiri sesuai kehendak sang pengemudi. Saya tersentak dan menyadari, bahwa ternyata ide buat bikin papan ski lengkap dengan fungsi stir dan pedal bukanlah terobosan yang jenius sama sekali #mulai sumringah, bahaha. OK, literally nemu juga apa yang ga bisa saya lakukan setahun kemarin! Itu berarti: nyoba naik ke ketinggian lebih menantang lagi (kurang sotoy apa coba)!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di ketinggian entah berapa, setelah lift panjang yang begitu mengerikan (entah saya punya phobia ketinggian) saya sampai di puncak tertinggi (sambil menancapkan bendera merah-putih.. ya engga lah). Yay. Pas pertama keluar lift kok orang-orang di atas sini lebih sepi ya daripada ketinggian sebelumnya. Waduh. Tapi adrenalin terlanjur tertumpahkan. Meski masih ga yakin bakal bisa ngulang cara ngerem dan belok dengan benar, saya meluncur turun. Dari puncak itu benar-benar bisa keliatan rumah-rumah di bawah tempat akhir lintasan hanya sebesar biji zarah... ummm, mungkin ga sekecil itu sih, tapi cukup kecil buat bikin parno. Inilah yang bikin beda dari lintasan di Nagano dulu. Kalau di Hakuba kita ga bakal pernal tau kapan lintasannya bakal berakhir, even I can't tell which one is better actually.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di sana lah saya sepanjang siang tadi, terguling dan terpelanting di beberapa cerukan yang curam, setengah berharap bahwa saya tidak pernah benar-benar naik, setengah lagi menolak hasilnya bakal sama dengan tahun kemarin. Entah di turunan keberapa akhirnya pasrah ngebiarin papan skinya mengarah agak lurus, karena gagal menerapkan posisi rem sempurna di kemiringan yang ada. Yup, tentu saja hasilnya saya meluncur dengan kecepatan tertinggi yang pernah saya habiskan di atas papan ski, mikir kalau ga berhasil direm yaa coba dibelokkan saja, berusaha menghindari benturan dengan apapun, toh suatu saat akan mencapai akhir lintasan juga. Dan voila, entah karena emang kalau dalam kondisi terjepit, fungsionalitas manusia jadi meningkat melampaui batas biasa, papan skinya benar-benar under control. Lebih jauh lagi secara ga sengaja nemu cara turun zig-zag yang katanya bisa menahan kecepatan luncuran. Saya mencapai akhir lintasan dengan selamat. Yaa, jatuh dikit biasa lah. :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolak bahwa hasil yang barusan adalah sebuah kebetulan, saya naik lagi, mencoba meluncur turun kedua kalinya dari titik tertinggi. Sesuai dugaan, pas nyoba melakukan hal yang sama untuk kedua kali pada saat memori otot belum terlatih itu emang ga gampang. Tapi seengganya prinsip dasarnya masih berhasil diingat walaupun kadang ga mulus-mulus amat. Dan inilah detik-detik yang tepat buat ngerasa ketagihan, ngulang dan ngulang lagi ke atas, sampai akhirnya meluncur turun dengan papan ski lebih cepat daripada naik menggunakan lift yang bermotor. Pada beberapa titik tertentu saya cukup yakin kecepatan saya tadi bisa mencapai 60 km / jam (kebiasaan dulu suka nebak-nebak kecepatan kendaraan yang lagi dibawa sebelum ngeliat speedometer, tapi bisa jadi salah deng, hehe). Pas ketemu lagi di atas, yang ngajarin aja sampai kaget saya berani ngebut, padahal ngeremnya masih belum benar. :P. Barusan ngecek di internet rata-rata pemain ski handal bisa mencapai kecepatan hingga 200 km / jam (dengan rekor dunia: 251 km / jam). Edaaaaannnnnn.. Dan untuk alasan ini saya harus bilang: main ski itu seru, pemirsa!! #naluri-suka-ngebut-kalau-lagi-stres-sayang-dua-tahun-terakhir-kurang-tersalurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa, kesimpulannya. Sesuai judul. Saya tidak bakal komplain soal hari ini, walaupun sekarang kedua kaki saya sepertinya butuh balsem akut, hehe (plus kenyataan bahwa saya harus berhemat hingga akhir bulan. T_T). Sebelum winter tahun ini berakhir masih semangat pengen main ski seengganya sekali lagi deh. Tadi kayaknya saya peserta rombongan yang terakhir kali ngebalikin perlengkapan skinya. Super penasaran soalnya. Februari mudah-mudahan ada yang mau diajak. Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Saatnya berendam air panas dan tidur nyenyak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-977334983214807543?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/977334983214807543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=977334983214807543' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/977334983214807543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/977334983214807543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/cant-complain-about-today-see-from-how.html' title='Can&apos;t Complain About Today..'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2812366665462392493</id><published>2012-01-04T12:22:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T13:18:17.513-08:00</updated><title type='text'>Kemana aja...</title><content type='html'>&lt;img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/51FA5GiPtWL.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;(bukan film jepun tentu saja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... baru nonton ini. Well, no big deal sebetulnya, dan ga biasanya juga saya bakal ngeblog sesuatu tentang film (yeah we know this is more than that). Bukan film yang bagus karena menyentuh, tapi unik. Terlalu unik malah. Pertama tau dari capture yang dibikin sarkasme di 9gag yang salah satu trending topic-nya memang tentang friendzone. Bahkan saya tau istilah "friendzone" juga dari website yang sama. Anyway, dari sini kemudian saya penasaran dengan nama "Jenny Beckman" yang muncul di awal cerita, kemudian browsing-browsing nemu link yang isinya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Back in July, Erik posed the question: Who is Jenny Beckman? Her name popped up in the snarky intro to 500 Days of Summer, and inspired a bunch of questions. Is she the girl on Facebook, a fake name used for comedic value, or a real person who somehow allowed her name to be used?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most of the mystery has now been answered, folks. Screenwriter Scott Neustadter wrote a post for the Daily Mail called "(500) Days of Summer: Revenge is writing a film about the girl who dumped you," outlining the story behind the story. Yes, there is a girl, who may or may not be called Jenny Beckman. While they didn't work together at a greeting card company (they met at school), he did fall hard, she didn't quite feel the same way, and the pair still tried to make a casual relationship out of the deal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The intro is a little smidge of hyperbole with its "It is surely the greatest act of revenge in the history of cinema," but it's a good read, and is nice to see how real experiences can be translated to the big screen. Even better, our "What happened next?" curiosity can be satisfied. Neustadter did show her the script, and as he says: "She loved the story, she said. It had surprised and moved her because she really related to Tom. Yes, incredibly, Jenny hadn't recognised herself as Summer at all."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menarik saya adalah kalimat terakhir. Wth, ini seengganya mengingatkan bahwa saya pernah menulis sesuatu tentang orang-orang yang clueless. Apakah reasoning sebegitu sulitnya? Atau sebetulnya ini hanya antara "bisa melihat" versus "memilih buat mengacuhkan" karena tidak ingin menghancurkan fakta yang ingin mereka terima? Anyway, sebetulnya ada jokes tentang friendzone yang saya suka (tapi ga nemu lagi sekarang), yang intinya menyindir kebanyakan dari yang menertawakan hal ini adalah mereka sendiri yang (tanpa sadar) melakukannya. See? Why do I have to be so emotional about this? Hmm, maybe... because if I was the one who wrote this movie, I guess I know to whom I should address it for. Hmm, tapi curiganya kalau post ini dibaca sekalipun, kasusnya bakal sama dengan line terakhir yang di-italic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Dan saya menulis blog ini di pagi buta begini. Penting amat. Terus, thumbs up buat aktrisnya yang "bikin pengen nabok" sekaligus "layak dikasih tepuk tangan" pada saat yang bersamaan (like dulu page-nya di fb. hehe).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2812366665462392493?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2812366665462392493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2812366665462392493' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2812366665462392493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2812366665462392493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/kemana-aja.html' title='Kemana aja...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4965565697220243538</id><published>2012-01-03T00:32:00.000-08:00</published><updated>2012-01-03T00:38:06.795-08:00</updated><title type='text'>Random</title><content type='html'>I am always amazed by woman who have the sense of art. No offense nor being sexist. Just saying..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*abis buka deviantart*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4965565697220243538?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4965565697220243538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4965565697220243538' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4965565697220243538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4965565697220243538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/random.html' title='Random'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6679078678659479726</id><published>2012-01-01T04:33:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T05:17:30.811-08:00</updated><title type='text'>Bosaaaaaannnn</title><content type='html'>Bahkan ga sampe 24 jam pertama di tahun ini saya sudah merasa begitu bosan. Satu hal yang paling saya benci adalah kenapa semua restoran harus tutup karena tahun baruan. Ga semua sih, tapi anehnya di antara tempat-tempat yang tutup semuanya adalah tempat yang "bisa dimakan" di sekitar rumah. Jadilah sepanjang siang harus mondar-mandir keluar masuk subway, naik turun kereta sampe akhirnya baru sekitar jam 4 sore baru nemu tempat buat makan siang. Jalan jauh dengan perut kosong itu ga enak, sodara-sodara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu entah perasaan saya doang, tapi kota berasa jadi sedikit sepi. Baguslah. Saya suka sepi. Tapi ga suka kesepian. Buhuhuhu. Maka setelah selesai makan siang yang hanya berjarak sekitar 30 menit dari matahari terbenam, singgah dulu di kampus buat numpang maghriban. Lagi-lagi gedung kosong, lorong-lorong gelap, ga ada orang. Untung ga keingat cerita 7 keanehan sekolah. Kemudian nyari rental mobil, karena ada yang ngajak jalan. Saya sih ga peduli mau kemana, yang penting saya benar-benar butuh melakukan sesuatu. Atau ga yaa... baca lagi judul di atas. Sialnya semua rental mobil yang didatangi tidak melayani peminjaman yang dibutuhkan hingga tanggal 4. Fuuu. Ada sih yang bisa disewa besok, cuman setelah diitung-itung perkiraan biaya versus kapasitas orangnya kayaknya kok ga jadi ngirit. Maka dibatalkanlah rencana hura-hura ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Duh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan udah lama mutar-mutar deh, tapi ternyata masih jam 7 malam. Daripada bengong di kamar, jalan lagi ke meieki, kali aja ada yang menarik, diskon atau apa kek (padahal ga ada duit juga kalaupun ada). Bahkan kebanyakan toko elektronik masih ga buka. Yang menarik, ada kerumunan beberapa orang kayak camping di depan salah satu toko yang tutup. Ya biasa lah kayak di tivi-tivi pas mau rilis produk yang ditunggu-tunggu itu. Penasaran, saya cari tau ada apa gerangan. Ternyata ada sale tahun baru, dan "hanya" 50% (eh, 50% worth it emang ya buat ditunggu-tunggu?). Liat-liat list produk yang didiskon ga satu pun yang saya kenal. Bah. Pas ngeliat kapan mulai sale-nya lebih shock lagi. Besok jam 9 pagi deng. Dan orang-orang ini udah ngantri dari (seengganya) jam 7 malam ini. Dingin-dingin di jalanan begitu. Mereka seriusan mau di sana sampai besok pagi? Edaaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, ternyata si yang-menarik yang mau dicari ga ketemu. Mungkin si yang-menarik ini lagi ada di tempat lain. Halah. Jam 8 udah ga tau mesti apa, street performer yang biasanya rame malam-malam pun juga ga keliatan. Akhirnya memutuskan pulang. Di subway juga relatif sepi, akhirnya ngantuk dan ketiduran. Bangun-bangun ternyata pas sampai di stasiun tujuan. Untung kebawa lagi sampe stasiun-stasiun berikutnya. Kalau ga kan males mesti balik arah lagi. Jam 9 sampe rumah. Mikir lagi mau ngapain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa dong hal bermanfaat yang terjadi hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6679078678659479726?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6679078678659479726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6679078678659479726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6679078678659479726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6679078678659479726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2012/01/bosaaaaaannnn.html' title='Bosaaaaaannnn'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4316931990653423375</id><published>2011-12-29T11:38:00.001-08:00</published><updated>2011-12-29T12:18:20.513-08:00</updated><title type='text'>Starting the List</title><content type='html'>Now about the new list for the coming year. I think it will be okay to start listing somethings up. I can finalize by this coming week, thinking what I am going to be the whole next year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti saya masih bakal di Jepang sepanjang tahun 2012 nanti. Ya tentu saya berharap benar-benar akan bertahan sampai selesai, walaupun sepanjang tahun kemarin kayaknya mengeluh akan banyak hal, dan (masih) dibayang-bayangi rasa takut bahwa semua akan berjalan di luar rencana. Cukup tahun 2011 ini saya berada di titik ingin meledak dan meninggalkan tempat ini. Now I think about it, there will not be any better leaving this place before I finish what I have started.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kredit kuliah saya harap sudah terpenuhi jadi saya bisa fokus di riset (dan tesis tentu saja). Mari pertimbangkan buat ngambil kelas bahasa Jepang semester depan, tapi kayaknya ga bakal menargetkan apa-apa buat yang ini. Publikasi: sepertinya 3 conference paper tidak akan terlalu ambisius, plus target 1 international journal. The other things, I still want to see another side of the world. Hmmm, sepertinya saya ingin mencapai 3 penerbangan internasional berikutnya. Yaa, seengganya kalaupun ga tercapai saya bisa mendaftarkan "jadwal pulang" sebagai salah satunya. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Literally, I stop typing after listing all of those research-related targets as above. Seems I have no life other than that recently. Huhu*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah ya, pertengahan tahun depan hingga akhir saya mesti sudah harus jelas mau ngapain setelah lulus. Sekarang sih sudah ada beberapa opsi yang dipertimbangkan, tapi harus dibikin secara jelas. Kalau ada jeda-waktu yang tak terelakkan juga harus tau mau ngapain. Hmmm, lalu biasanya saya juga bakal bikin sesuatu target yang hobby-related. Tapi apa yah? 2 tahun terakhir saya hanya sibuk dengan kamera, which is sebentar lagi sepertinya akan mencapai titik jenuh. Not because I do not like it anymore, just because I think something is missing. This coming year I want to do something different with it, but not sure what. OK seengganya target tetap exist di klub foto juga boleh lah. Syukur-syukur bisa nemu partner model yang bisa diajak simbiosis mutualisme.. Musik? Saya ga cukup yakin masih bisa main musik seperti dulu. Saat ini di kamar ada 3 alat musik: biola, gitar dan piano, plus drum-pad buat latian sticking sih kalau bisa diitung juga. Kayaknya mesti latian lagi, tapi ga ngerti juga parameter apa yang bisa dijadikan evaluasi di akhir tahun depan. Hmm, OK, barangkali nargetin bakal manggung di Meidaisai. Berarti saya harus mengadakan pendekatan dengan anak-anak klub band di kampus. Atau tampil di acara Festival Indonesia 2012. Ngimpinya sih yang diadain KBRI di Tokyo, cuman ga ngerti linknya ke siapa (bisa aja sih dicari mengingat ada koneksi via petinggi, cuman bingung lagi ntar mau ngajak siapa), seengganya yang di Nagoya dulu deh. Cuman kali ini bukan "keroyokan" kayak 2 tahun terakhir. Either solo, duet, atau band juga boleh lah. Masak iya tahun berikutnya pulang (amin) tanpa ada pengalaman manggung di Jepang sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu soal mengubah kebiasaan. Sayangnya kata orang old habit die hard. Lebih disiplin soal tidur, either kapan mulainya ataupun selesainya. Exercise. Exercise. Exercise! Then, NABUNG! Rekening sih punya 3, tapi kok ya kosong semua. Ngutang pula itu gara-gara apa-apa ngartu kredit. Kalau dipikir-pikir beasiswa Monbusho itu ga dikit-dikit juga. Kalau masih kebiasaan kayak gini, ntar pas udah balik ke Indo dan ga punya inkam yang sebanding bakal kelabakan sendiri. Lagian siapa yang tahu kebutuhan yang menunggu di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... baru itu yang kepikiran. Update lagi ah ntar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4316931990653423375?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4316931990653423375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4316931990653423375' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4316931990653423375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4316931990653423375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/12/starting-list.html' title='Starting the List'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1625616622345803068</id><published>2011-12-29T02:41:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T03:21:45.506-08:00</updated><title type='text'>Libur Musim Dingin dan Tahun Baru</title><content type='html'>FYI, post ini dibuat di ruangan lab yang ga ada siapa-siapa kecuali saya. *Yaiyalah, siapa libur-libur gini bakal datang ke sini. *Ada sih beberapa makhluk yang keliatan berkeliaran *Anyway...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 hari menjelang tahun baru (lagi). Tahun lalu bikin resolusi di buat tahun sekarang di http://rizkimardian.blogspot.com/2011/01/2011.html. Mari direview pencapaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target pertama. Hmmm, soal paper. sepertinya agak terlalu ambisius awal tahun kemarin. Ha-ha. Kenyataannya tahun ini cuman sempat nulis 4 paper, 1 rejected, 1 conditionally-accepted tapi pada akhirnya dibatalin. Jadinya cuman 2 kali presentasi di conference. Definitely poin pertama ini statusnya: Failed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target kedua, pengen ngabisin kredit di tahun pertama program Master. Well, officially semester ini baru berakhir di bulan Februari sih, cuman anggap aja bisa dihitung tahun 2011. Kredit kelas yang mesti diambil mestinya udah memenuhi syarat minimal (kecuali kredit yang emang ga bisa diambil sebelum tahun terakhir, kayak seminar lab). Status: completed. Tapi kayaknya mesti ngambil ekstra biar "aman" buat lulus ntar. Well, soal nilai. Memuaskan. :) *Mesti bersyukur dong, walaupun ga 'maksimal' emang, tapi jelas jauh lebih baik daripada sebelum-sebelumnya *Walaupun kalau dipikir-pikir buat dapat nilai di sini ternyata ga sesulit yang dibayangkan, objectively-speaking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target ketiga, soal nabung...... -_-". Well, walaupun ga sekonsumtif tahun pertama di Jepang *eh, apa iya* tapi kayaknya yang namanya tabungan kok ya ga nambah-nambah. Tahun pertama sih banyak dihabisin buat 'mainan' anggap aja masih culture-shock gara-gara "apa aja ada" di Jepang. Tahun ini keknya ga sering belanja, tapi pengeluaran jadi banyak gara-gara relatif sering ninggalin rumah. Sok-sokan pula jalannya ga cuman di Jepang doang. OK lah, poin ini juga masih diberi status: failed. Huhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target keempat (dan yang paling berat buat direview T_T), kayaknya masih gagal. Buat poin ini cukup dilist aja kesalahan-kesalahan yang harus diperbaiki tahun berikutnya dalam hati. Hffff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target kelima, soal bahasa Jepang, malah tahun ini keknya ga ada effort apa-apa buat berprogress (malah yang ada ber-disprogress kayaknya). Baru ingat tahun kemarin nargetin bakal nyampai N2. Doh, malah ga kepikiran sama sekali buat ngambil JLPT (Boro-boro, kelas bahasa Jepang juga udah ga ngambil lagi dari awal tahun kayaknya). Total Failed. Walaupun kabar baiknya, mungkin udah lebih pede (dikit) buat ngomong bahasa Jepang sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target-target lainnya: 1) Nyari kesibukan: Hmmm, ikut klub foto di kampus tapi udah jarang setor muka. Cuman kadang-kadang pas tau ada pameran aja datang buat submit foto, dan baru tau ternyata foto yang saya bikin pas acara Meidaisai masih diomongi sampai beberapa bulan setelahnya. :). Entah ceritanya dilebih-lebihkan ato engga, haha. Kesibukan lain, secara tak terduga tahun ini terpilih jadi ketua PPI Nagoya, dan cukup buat bikin kerjaan-kerjaan baru yang ga ada sebelumnya. Ga kerasa bulan depan udah mulai nyari penggantinya lagi. Hore!. Terus gabung klub band juga di kampus. Yang ini agak ga sesuai harapan. Mungkin karena dari awal ga ada yang terlalu dikenal, sampai sekarang bahkan belum nemu "teman" yang bisa diajak latian bareng. 2) Kurangi tidur: Hmm, ini sih agak bingung mengevaluasinya. Pada waktu-waktu tertentu ada yang jam tidur saya bisa dibilang sedikit, pada waktu-waktu lain (seperti sekarang misalnya) saya bisa tidur hingga 12 jam sehari. Haduh. Tapi satu hal (jelek) yang masih belum bisa diubah: tidur pagi, dalam pengertian baru mau tidur pas pagi atau bangun buat solat paginya terus tidur lagi sampai siang. Ini mesti diubah! (I said this a lot, I bet). 3) Olahraga: ...... (sambil ngelus-ngelus perut). Huhu. Entah bersepeda ke kampus bisa dihitung olahraga, atau misalnya sekali-dua kali main baseball dan sepak bola juga bisa dihitung, tapi kalau dilihat dari produknya sih kayaknya ga bisa diitung deh. Alasannya klasik: panas pada saat musim panas, dingin pada saat musim dingin. Dasar males! Masukin ke resolusi tahun depan lagi dong? -_-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak, sekian review dari tahun 2011. Banyak failed dong yah (apa semua? T_T). Buat tahun depan kayaknya bikin di postingan baru setelah ini aja deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1625616622345803068?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1625616622345803068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1625616622345803068' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1625616622345803068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1625616622345803068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/12/libur-musim-dingin-dan-tahun-baru.html' title='Libur Musim Dingin dan Tahun Baru'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6878721863558208795</id><published>2011-12-27T02:53:00.000-08:00</published><updated>2011-12-27T02:56:37.626-08:00</updated><title type='text'>Panik</title><content type='html'>Bukan hal yang mengejutkan kalau sampai hari terakhir sebelum presentasi masih belum ada bahan buat dilaporkan besok. Ide sih ada, secara teori juga yakin benar, cuman pas dites simulasinya kenapa hasilnya ga sesuai yang diharapkan. Apa yang kelewat yah? Buhuhu, kalau yang ini gagal, apa dong yang bakal dipresentasikan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6878721863558208795?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6878721863558208795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6878721863558208795' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6878721863558208795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6878721863558208795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/12/panik.html' title='Panik'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7510161367142792630</id><published>2011-12-25T23:59:00.001-08:00</published><updated>2011-12-26T00:07:34.704-08:00</updated><title type='text'>Here Again</title><content type='html'>Wah, baru ingat udah lama ga balik ke blog sendiri, kebanyakan makai soc-med yang lain kali yah jadi bingung sendiri beda tujuan penggunaannya masing-masing. OK lah, meracau di sini kayaknya lebih baik daripada (terakhir-terakhir lebih sering) di tumblr karena terlalu malas ganti tab buat buka halaman yang lain. Tapi, mulai sekarang mari berdayakan masing-masing sesuai fungsinya sendiri-sendiri (emang apaan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian mending ngomong ga jelas di blog daripada ngeluh doang (kayak postingan-postingan di bawah). Ngebaca ulang postingan sebelumnya kok kayaknya saya nyedih amat yah. Haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Postingan yang di buat 2 hari sebelum periode zemi (research meeting) berikutnya. Terjebak antara rasa malas dan emang ga tau mau ngerjain apa (like always). Kalau begini kapan saya bakal jadi researcher yang "bener-bener" yak? Buhuhu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7510161367142792630?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7510161367142792630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7510161367142792630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7510161367142792630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7510161367142792630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/12/here-again.html' title='Here Again'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4604748490118949009</id><published>2011-08-25T21:29:00.000-07:00</published><updated>2011-08-25T23:07:25.864-07:00</updated><title type='text'>This is gonna be long story</title><content type='html'>Nyaris 24 jam setelah hari terburuk sejauh ini. Semalam gelisah, ga bisa tidur dengan tenang, bentar-bentar kebangun dan balik lagi kepikiran maki-makian sepanjang sore kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini ceritanya. Ini entah udah postingan ke berapa saya mengeluhkan soal ini. Dan entah udah seberapa jauh juga saya berusaha menahan diri buat ga meledak, mencoba 'get along' dengan apa yang saya persuasikan sebagai 'culture shock'. 3 tahun lalu saya begitu yakin bahwa saya bakal bisa bertahan, bahkan setelah diceritakan bahwa tempat ini adalah neraka dunia. Lebay? Dengerin dulu. Dari cerita yang saya dengar, kekejaman si profesor mencakup bentakan dan makian-makian yang sebetulnya tidak pantas diucapkan pada seorang murid, bahkan dari seorang guru sekalipun. Me-refer laporan yang udah dikerjakan sampe begadang dengan istilah 'sampah' dan punya standar tinggi mengenai hasil riset. Reasonable kalau dilihat dari satu sisi, mengingat pencapaian yang sudah dia peroleh sepanjang hidupnya. Dia pintar, banyak orang yang menceritakan. Saya juga bisa melihat sendiri dari cara dia bicara, memberi komentar di setiap sesi presentasi. Yah, 3 tahun lalu saya memutuskan menerima untuk direkomendasikan ke tempat ini, tanpa tahu apa yang menunggu di sini. Nyesal? Well, di sisi lain saya juga harus sadar ini konsekuensi atas pilihan yang saya buat waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa masalahnya? Bukan sekali dua kali saya dibikin kesal dengan perlakuan yang saya terima di sini. Ga usah di-list lah. Karena tujuannya juga cuman menumpahkan kekesalan pas kemarin. Singkat cerita, saya merencanakan buat pulang dan berlibur di rumah selama lebaran. Tadinya saya berpikir untuk membuat itinerary yang lebih lama, tapi saya putuskan hanya 3 minggu dengan asumsi bahwa itu udah cukup singkat untuk dibilang terlalu lama. Jadilah sekitar 3 bulan lalu saya booking tiket PP, mumpung ada promo dan harganya belum membludak seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berasumsi bahwa mestinya ga masalah karena: Pertama, saya merencakan pulang selama liburan. Yang mana sejauh yang saya mengerti liburan adalah hak semua mahasiswa. Kedua, ini buat pertama kalinya saya pulang setelah 1.5 tahun. Selama itu tidak pernah bertemu keluarga, jadinya alasan yang kuat juga buat meminta pulang, ditambah dengan event lebaran yang mestinya ga bisa diganggu gugat. Yah, kecuali sebetulnya saya berpikir bahwa apakah kita perlu alasan untuk pulang ke negara sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, mendengar cerita-cerita yang 'ga benar' dari senpai sebelumnya, saya putuskan buat ngobrol dulu sama si profesor sebelum tiketnya saya bayar, 3 bulan yang lalu itu. Jawaban yang pertama saya terima aja udah ngeselin, dia bilang dia ga peduli sama acara agama. What? Well, I do not care if you do not want to have a faith, but to stop someone doing something for his own reason? OK, saya cari cara lain. Beruntung kebetulan ada event keluarga lain, saya coba yakinkan. Yaa, meskipun waktu itu jawabannya rada ga jelas, dia bilang kalau alasan keluarga OK tapi diskusikan dulu sama asosiatnya, siapa tau saya harus diminta submit paper pada jadwal tersebut. OK, saya akui di bagian ini saya melakukan kesalahan. Saya baru berdiskusi dengan si asosiat kemarin, tapi itu juga karena saya berasumsi bahwa yang harus saya lakukan adalah: kalaupun ada perintah untuk submit paper, lakukan sebelum jadwal pulang. Dan saya sudah melakukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya sampai pada hari kemarin, mungkin 2 bulan yang lalu saya mendapat notifikasi dari panitia summer school di Italia yang sebelumnya saya iseng-iseng daftar. Sebetulnya saya cuman pengen tahu apakah dengan CV saya sejauh ini saya bisa lulus proses seleksi dan sebagainya. Toh saya mikir juga ntar kalaupun diterima, sah-sah aja ga register karena ga ada dana. Ternyata saya malah mendapat sponsorship. Yaah, seems not right to not go then. Lagian juga tujuan ke sananya buat belajar (OK, saya ga mau denial, sedikit banyaknya juga ada alasan buat bersenang-senang. Tapi ga salahnya bukan?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi sebelum saya booking tiket saya ngobrol dengan si profesor. Walaupun sampai sekarang saya masih belum bisa terima prosedur kayak begini di Jepang; bahwa tiap kali kita ingin melakukan sesuatu harus lapor dulu dan atas izin profesor. Well, reasonable kalau dilihat dari sudut pandang bahwa mereka tidak ingin terjadi apa-apa tanpa ada yang bertanggung jawab, tapi menjadi sesuatu hal yang menyebalkan pada saat 'lapor' berubah menjadi 'minta izin'. Apa hak mereka untuk ga memberi izin jika saya ingin melakukan sesuatu yang ga melanggar hukum? Pada akhirnya, sampai lagi pada kesimpulan bahwa jadi mahasiswa di Jepang itu ga lebih dari sekedar untung-untungan. Kalau lagi untung dapat profesor yang pintar dan kooperatif, tenanglah hidup kalian. Kalau ga, mesti belajar nahan ati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah saya yakinkan bahwa saya ingin pergi summer school karena ingin belajar sesuatu yang baru. Sebetulnya sih ga itu aja, hal yang seringkali saya rasa lebih bermanfaat adalah karena saya bisa ketemu orang-orang baru, kenalan baru, jaringan baru. Kapan lagi saya bisa ngobrol sama para PhD dari eropa, profesor dari amerika, dan sebagainya. Dapat ijin sih, tapi kemarin saya baru sadar bahwa ternyata itu meninggalkan banyak 'permasalahan' di belakangnya (yang sebetulnya saya menolak untuk menyebutnya sebagai masalah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pas baru balik ke Jepang saya terpaksa begadang karena harus submit paper (mikirnya biar ga masalah juga ntar pas pulang). Sepanjang penerbangan Milan - Tokyo sebetulnya saya udah ga tidur, sibuk sendiri dengan laptop di seat kelas ekonomi yang tidak begitu nyaman itu. OK, berhasil ngejar deadline. Awal bulan kemarin saya submit 2 sekaligus. Lalu dapat notifikasi, bahwa ada second call untuk paper yang sebelumnya rejected. Mumpung udah ga ada kelas saya coba kerjain toh cuman 1 halaman abstract buat presentasi paper ini. Tapi ternyata itu menjadi masalah. OK mungkin saya salah karena ga ngelapor dulu sebelum submit. Tapi ada alasannya. Pertama, masalah deadline. Kedua, karena sebelum ke Italia saya udah diskusi soal ini. Sejauh yang saya ingat saya dikasih 'lampu hijau' buat itu. Akhirnya setelah sempat kesal-kesalan saya batalin 2 di antara 3 paper yang saya submit. Yang 1 lagi pun karena deadlinenya di-extend masih disuruh revisi yang sampe berkali-berkali disuruh benerin tanpa dikasih tau apa yang masih harus dibenerin. Yang dipermasalahkan sebetulnya paper yang saya submit buat second call. Alasannya, karena paper yang sebelumnya rejected, udah ga jadi 'elegan' lagi pergi karena publikasinya pasti bakal jadi beda antara paper yang lulus seleksi pertama atau yang kedua. WTH. Saya udah terlalu cape buat memperjuangkan. Jelas banget kalau mereka sebetulnya cuman memperdayakan mahasiswa untuk mencapai target publikasi yang mereka mau. Yang saya inginkan beda. Sebetulnya saya begitu ingin datang ke konferens yang ini karena topiknya begitu terkait dengan apa yang sekarang saya kerjakan. Banyak pembicara-pembicara yang nama mereka muncul di paper yang saya jadikan bahan acuan. Saya mikirnya, kalau bisa datang ke sana, ada kesempatan buat ngobrol langsung dengan mereka, bakal jadi pengalaman yang berharga juga. Sedikit banyaknya malah bisa ngasih masukan buat kerjaan saya. Ga kayak diskusi bulanan dimana saya hanya dikasih tau bahwa yang saya kerjakan salah, tanpa pernah dikasih petunjuk selain omongan tentang teori-teori robotika yang kemana-mana. Bahkan tadinya saya berpikir kalaupun di second call ini masih ga lulus, saya bakal minta izin buat datang sebagai attendance (which I do not think I will do it anymore). Paper yang kedua sebetulnya ga masalah, atau seengganya belum sampe dipermasalahkan, tapi entah kenapa mendengar speech dari si asosiat siang itu, bahwa: "kamu itu baru mahasiswa, bukan periset bebas, jadi kalau ada apa-apa di tulisan kamu, kami yang harus tanggung jawab" (yang anehnya kalau saya nemu masalah dengan gimana cara ngerjainnya, itu ga jadi tanggung jawab mereka lagi). Akhirnya saya batalin juga mengingat masih ada open problem yang saya belum bisa jelaskan. Case closed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin. Setelah 'perjuangan' buat nyari si profesor demi stempel dia yang sangat berharga itu (baca di:http://mardian.tumblr.com/post/9367407587/i-did-not-want-complaining#notes), akkhirnya kira-kira jam 4 berhasil juga ketemu dia. Omongan pertama, yang kemudian saya sesali, adalah tentang perjalanan ke Italia. Sebelum berangkat dia sempat mengenalkan saya pada 2 nama relasinya di universitas penyelenggara summer school. 1 di antaranya memang sempat bertemu dan ngobrol-ngobrol sebentar. 1 lagi, entah karena ada masalah apa saya tidak mendapat balasan email lagi dari beliau, jadinya saya tidak jadi berkunjung ke ruangannya. Yaa, saya ceritakanlah apa adanya. Tanggapan si profesor: mestinya kamu langsung aja datang ketok pintu ruangannya. Saya dalam hati: oh, OK. Saya ceritakan soal email yang tak dibalas. Ditanggapinya malah: emangnya kamu berharap dia bakal balas email kamu. Dia tidak kenal kamu. Kamu dan dia bukan teman. Kalau saya, ada mahasiswa asing mengirim email ke saya ga akan saya balas. Mestinya kamu cc emailnya ke saya, jadi pas dia lihat nama saya, dia bakal tahu. Kali ini otak saya terbelah jadi dua pendapat. Satu sisi ada benarnya, walaupun saya berpikir itu cukup ga sopan buat mengacuhkan email yang dikirim benar-benar, apalagi kalau dia memang lagi ada waktu buat membalas sebetulnya. Di sisi lain, saya berpikir ga sepenuhnya benar. Saya menerima balasan email pertama kali saat saya mengenalkan diri, dan yang kedua saat saya bertanya kapan jadwal yang dia bisa dikunjungi baru tidak dibalas. Well, sayangnya saya udah terlalu malas berdebat soal itu karena di tangan saya kemarin ada kertas yang lebih urgent. Tapi untuk alasan yang ga bisa saya jelaskan sepertinya mood si profesor sedikit berubah. Yang mana kemudian jadi jelas pada saat saya menunjukkan kertas yang harus saya isi karena saya mau pulang. Perang emosi dimulai. Makian pertama yang saya terima: kamu udah gila ya? Whoa.. saya tidak melihat hubungan kegilaan dengan permintaan pulang, apalagi selama libur musim panas. OK, this is not going anywhere if I do not stand up. Tapi saya juga tau saya bisa 'maksa'. Akhirnya ngerelain mesti ngomong dengan nada memohon, dengan alasan bahwa saya udah berjanji akan pulang selama musim panas ini sama orang tua saya, saya udah ga ketemu mereka selama 1.5 tahun, dan ini baru pertama kalinya saya meminta pulang. Tanggapan berikutnya: silakan pulang tapi ga usah kembali lagi. What?? Sebetulnya saya udah mendidih pas mendengar jawaban itu. Untung aja jawaban yang keluar dari mulut saya kemarin: OK (dan sebetulnya sampai sekarang saya masih memikirkan kemungkinan ini secara serius). Saya diam, mencoba menahan diri biar ga keliatan memberontak dan tetap patuh. Saya ceritakan betapa saya harus pulang karena ada acara wisudaan yang mesti saya hadiri juga (dan memang benar, saya udah berjanji pada saat adek perempuan saya meminta saya pulang di acara wisudanya dia). Saya ceritakan bahwa saya harus ketemu orang tua saya, yang dengan ngeyel dibalas bahwa dia juga ga ketemu orang tuanya udah lama. Grrrhhh... Saya udah ga ingat detilnya, ga tau berapa lama dan berapa banyak kata-kata crazy, stupid, who care, etc yang saya terima tapi pada akhirnya dia suruh saya berdiskusi dulu dengan si asosiat yang menjadi supervisor saya langsung. Sebetulnya saya udah dongkol dalam hati, tapi saya ikuti, dan mengejutkan, cara si asosiat berdiskusi sedikit lebih menenangkan (entah karena mungkin saya udah terlalu insulted sebelumnya). Ga sebentar juga sih ngobrolnya. OK, mestinya saya cerita ke dia dulu soal ini. Tapi itu juga karena dari sebelum-sebelumnya saya diberitahu bahwa jika saya ingin ngapa-ngapain yang berhak ngasih izin itu ya si profesor, makanya saya juga niatnya ngomong sama si profesor dulu. Dan tahu sendiri, dia selalu ga pernah bisa ditemui pas saat dicari, gimana bisa ngomongin masalah ini lebih awal? Karena rencananya saya baru mau ngomong setelah resmi dapat izin. Anyway, dalam pembicaraan yang saya harus berusaha keras untuk tetap ngomong: I am sorry, akhirnya si asosiat bilang dia bisa ngerti bahwa betapa pentingnya bagi saya untuk pulang liburan kali ini. Tapi ada pembicaraan yang sebetulnya juga ga mengenakkan buat saya dengar. Dia bilang si profesor sebetulnya protes karena saya meminta liburan terlalu lama. Kemarin juga minta izin summer school yang menurut dia cuman buang-buang waktu (what?). Dia bilang karena saya masih belum punya hasil riset yang signifikan mestinya saya stick dengan kerjaan saya di sini. dan bla bla... (saya udah ga bisa mencerna lagi omongannya, dalam hati saya benar-benar udah meraung, bukannya ini namanya perbudakan, saya ga peduli kalau mereka begitu gila mengejar publikasi dan menuntut hasil riset yang bisa mengubah dunia, tapi kenapa saya ga dikasih hak buat berlibur selama masa yang disebut-sebut sebagai 'natsu yasumi'? terlalu lama? anggaplah saya ke italia kemarin juga dalam rangka liburan, tapi kalau ditotal-total itu juga cuman 6 minggu, sedangkan liburan di kalender akademiknya mestinya lebih dari 2 bulan, dia sendiri yang kemarin bilang saya itu mahasiswa, cuman mahasiswa T_T). Untung cara ngomongnya ga sambil bentak-bentak dan dengan kalimat yang lebih manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, anyway.. setelah mendapat OK dari si asosiat (dengan janji bahwa saya harus mengkompensasi waktu yang saya pakai untuk berlibur.. huff), saya balik lagi ke si profesor demi mendapatkan stempel merahnya. Dan ternyata itu juga masih dilanjutkan dengan diskusi yang menyerang kesabaran. Entah bagaimana ceritanya sampe ditanyain: kalau kamu mesti milih, mau pulang pas lebaran atau pas wisudaan adek kamu? Seriusan, saya betul-betul udah putus asa saat itu. Apa hak dia membuat pilihan semacam itu. Yaah, daripada diam dan berharap saya terpaksa bilang kalau memang itu cara terakhir biar saya dapat izin saya lebih memilih buat memenuhi janji datang ke acara wisudaan adek, dan melanjutkan rekor 7 tahun ga pernah lebaran di rumah. Hmppfff.. Ditanya lagi, udah booking tiket? Saya terdiam, jawabannya sudah jelas iya. Toh hari minggu ini mestinya. Saya ga ingat apa saya bilang bakal mau ga mau batalin tiket yang udah dipesan atau gimana (seriusan, saat itu kayaknya otaknya saya udah ga berfungsi normal), tapi akhirnya ga lama setelah itu dia ngasih juga stempelnya di kertas yang harus saya submit ke kantor universitas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmpppphhhh.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya saya udah kayak orang gila sepanjang malam. Antara marah, perasaan tak berdaya, frustasi yang bikin ga enak hati sampai akhirnya baru bisa tidur paginya setelah lama guling-gulingan di tempat tidur dengan pikiran-pikiran yang mengganggu. Mau bilang apa lagi? Mau nanya-nanya ke siapa juga ini udah pasti bentuk academic harassment. Mau lapor ke bagian akademik? Haha, mana mungkin di negara feodal yang menganggap seorang pasti selalu benar, bakal melakukan sesuatu buat membela murid yang entah siapa. Dia juga nothing to lose kayaknya, mau saya akhirnya kabur toh ga bakal membawa kerugian apa-apa buat dia. Tinggal saya aja berarti yang memutuskan berusaha bertahan 1.5 tahun lagi atau ..... entahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, anyway.. kayaknya yang pasti saya mau pulang dulu. Kita lihat aja gimana perkembangannya ntar setelah balik. Kalau masih kayak gini yaa.. mungkin terpaksa 'menulikan' diri dari komentar-komentar negatif yang mungkin muncul kalau saya membuat keputusan yang ga biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God, help me T_T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4604748490118949009?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4604748490118949009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4604748490118949009' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4604748490118949009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4604748490118949009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/08/this-is-gonna-be-long-story.html' title='This is gonna be long story'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5600970615154580022</id><published>2011-06-20T03:21:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T03:48:26.049-07:00</updated><title type='text'>Sepertinya saya akan kembali mengeluhkan hal yang sama</title><content type='html'>Satu minggu terakhir dan tiga minggu ke depan kayaknya bakal cukup padat. Masalahnya 3 di antara semua kelas semester ini, yang berjudul "Micro-Nano Systems Engineering Special Lecture 1 - 3", dipadatkan selama bulan Juni. Yang menyebalkan adalah untuk setiap kelasnya ada report ringkasan mengenai kuliah tiap minggu, yang mana beban report saya bulan ini meningkat hingga pangkat tiga. Satu kelas lain, yang berjudul "Practical Scientific English" dan tadinya saya harap bakal jadi 'hiburan' berubah menjadi neraka dunia pas jadwal kelas dan tugasnya dirilis. Kelas ini juga dipadatkan dari pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, karena digabung sama suatu program intensif summer yang perbnah saya bahas baru-baru ini. Buh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And above everything else, saya masih dikejar-kejar juga buat riset. T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anyway, bukan itu yang mau dikeluhkan sekarang. Cuman sebagai pengantar, karena hari ini mendadak begitu banyak hal yang harus diurus mondar-mandir kesana kemari. Sampai akhirnya saya menyadari ada satu deadline report yang terlewat karena ..... entahlah karena apa. Well, untuk kelas yang saya sebutkan terakhir, sebetulnya saya sedang berpikir buat ngedrop saja karena takut ga kuat dengan beban 13 report + group assignment + presentasi. Yah, sebenarnya juga lebih karena pada hari terakhir kelasnya, saya tidak bisa hadir, yang berarti saya tidak bisa ikut presentasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya akan tetap ikuti kelasnya, tapi cuman sit-in dan sekedar memeriahkan suasana. Begitu rencananya. Jadilah saya berupaya menemui sensei yang menjadi koordinator kelasnya, menyusun kata-kata di dalam kepala, gimana sebaiknya menarasikan apa yang saya inginkan (berdasarkan pengalaman ketika harus mengkonfrontasi kakek-sensei, semua harus direncanakan dengan matang; layaknya main tetris, kita harus bisa memperkirakan blok apa yang akan keluar selanjutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sungguh di luar dugaan, pada saat keluar ruangan, saya dapat kesimpulan lain yang lebih menyenangkan. Saya masih dapat mengikuti sesi kelas sampai akhir, dan jika memang berhalangan hadir di hari presentasi, mereka dapat mengatur jadwal lain yang lebih pas. Dan karena ternyata senseinya bersahabat, saya nekat bertanya bagaimana dengan report yang saya baru saja lewatkan. Ternyata masih ada guru yang berhati mulia di negara ini. Dia bilang tidak apa-apa, silakan kirim lagi saja sambil tersenyum. Yah, tersenyum. Bukan tertawa mengintimidasi seperti yang selalu saya alami di lab. OK, here we go. Ini yang sebenarnya menjadi motivasi keluhan kali ini. Profesor Ishida, sensei yang hari ini saya datangi tadinya untuk minta membatalkan kelas, memberikan keringanan agar saya tetap lanjut. Well, pada poin tertentu memang berlebihan meminta submit report yang sudah lewat deadline, tapi toh dia masih ngasih izin. Ini juga bukan baru pertama kalinya sih saya berinteraksi dengan sensei-sensei yang bersahabat. Beberapa tahun lalu misalnya, ada 3 orang profesor Jepang datang menghadiri konferensi di universitas saya yang lama. Dua di antaranya sangat mudah diajak bercerita, hanya satu yang terkesan dingin dan susah didekati. Dan tebak itu siapa? Yup, sensei yang pada dia saya harus tiap minggunya melaporkan perkembangan riset dan segala sesuatunya. Beberapa saat setelah di Jepang pun saya sempat berurusan dengan beberapa orang sensei yang lain, di luar kelas maksudnya. Dan kebanyakan pada welcome, walaupun ada juga sebagian yang serius, tapi seengganya bisa tersenyum dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, coba tebak, mestinya gimana tulisan ini disimpulkan. Huhu. Yasudahlah, sebaiknya keluhan ini dibiarkan menggantung, daripada saya dituduh mendiskreditkan satu atau beberapa golongan tertentu. Mari lanjut nge-report sahaja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5600970615154580022?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5600970615154580022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5600970615154580022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5600970615154580022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5600970615154580022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/06/sepertinya-saya-akan-kembali.html' title='Sepertinya saya akan kembali mengeluhkan hal yang sama'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8172622927070014083</id><published>2011-06-15T07:37:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T08:47:04.305-07:00</updated><title type='text'>Tutor</title><content type='html'>Jadi ceritanya dimulai pada saat saya berencana ngambil satu kuliah umum di departemen enjinering, tapi walaupun tertera di kitab panduan mahasiswa program master universitas nagoya bakal dibuka di semester ganjil, kelasnya ga muncul dijadwal yang dirilis. Setelah melakukan cross-check bahwa saya ga salah trenslet, saya nyamperin kantornya dan nanyain kalau mau ngambil kelas itu gimana caranya. Ternyata itu kelas, entah merujuk sama dalil apa, bakal digabung sama summer school yang bakal diadain universitas nagoya tahun ini. Karena udah terlanjur cinta sama itu kelas, saya putuskan buat tetap ngambil. Tapi pas ngisi aplikasinya ada keterangan bahwa buat gabung itu program mesti bayar buat field-trip, kunjungan ke pabrik, dan segala macamnya. Saya proteslah. Masak kuliah udah dibayarin monbusho, pengen ngambil kredit, masih aja saya yang tak berdosa ini (~boong deng) dipalakin sama kampus. Akhirnya orang di kantornya nelpon sana-sini buat ngejelasin kondisinya. Dan ngasih jawaban: "Buat kamu gapapa..." Saya bingung dengan maksud kalimat itu, tapi yasudahlah, ntar kalau tetap disuruh bayar, tinggal drop aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu kemudian dapet email, katanya ok, saya lulus seleksi ikut kelasnya (~ciaelah). Ditanyain bakal bisa ikut semua kegiatan apa engga. Disuruh briefing tanggal sekian bulan sekian. Checked. Datanglah saya pada hari yang dijanjikan. Pas briefing ternyata rame yang datang, saya telat jadi asal ikut nimbrung sambil clingak-clinguk. Lagi pada ngomongin soal tutor. Hoo, ternyata para peserta summer school dari luar jepang bakal dikasih tutor. Yah, standarlah. Brifingnya lumayan seru kayaknya, sampe kemudian perhatian saya tertuju ke satu halaman yang berisi nama peserta berikut nama tutor masing-masingnya. Dan nama seseorang yang mirip saya ada di kolom tutor. Well, terlalu mirip malah. Lalu, seakan semua sumbat pemahaman terlepas dalam nadi pemikiran saya (~lebay), saya baru nyadar itu saya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaaaaaaaaakkkk (~ga gitu juga sih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya mau protes, gimana mungkin nasib orang-orang malang yang ga tau apa yang menanti mereka di nagoya bakal digantungkan di tangan seorang saya? (retoris). Apalagi di jobdesc-nya ada tulisan: "mengajarkan bahasa jepang, membantu mahasiswa asing beradaptasi dengan budaya Jepang". Lah saya aja masih terseok-seok gini. Tapi pas liat-liat lagi manualnya, ternyata pas sampe bagian 'honor tutor', saya yang tadinya pake emot (bah) langsung berubah jadi (troll). Wohoho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway anyhow, sampailah kita pada hari ini dimana saya mengemban tugas suci, bangun di pagi hari yang kelabu setelah alarm yang ke-8 berbunyi, pura-pura bergaya rapi ala salary-man, meluncur menuju hotel tempat para peserta yang sekitar 2-3 minggu lagi mungkin bakal menyesali pilihan mereka datang ke negara ini. Ceritanya mereka bakal dianterin ke penginapan yang lebih layak buat melengkapi penderitaan selama di sini. Sebelum berangkat baru nyadar belum ngambil duit, deposit di free-pass subway juga lagi kosong. Akhir lari-larian ke sana kemari takut telat. Untung, dewi fortuna berpihak pada saya. Masuk subway langsung dapat kereta, pas ganti jalur juga pas waktunya juga. Alhasil, dengan gemilang saya mencapai tujuan pertama. 15 menit lebih awal malah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Songong dikit nungguin para tutor yang lain. Bangga dong datang lebih dulu dari para jejepangan itu. Tapi pas mereka datang, saya langsung jadi pengen ngumpet, Ternyata salah kostum (doh). Well, layaknya chuck norris akhirnya saya berhasil menyamarkan penampilan formal hari ini menjadi casual, Misi berikutnya ada meng-escort para manusia asing itu ke posko-posko yang telah ditentukan. Dua tutor dipasangkan dalam satu kelompok kecil terdiri atas 3 orang (well, ga literally dipasangkan juga, karena bukan beda gender. I wish. huhu). Beruntung pasangan saya (dalam definisi yang berbeda tentu saja) adalah penduduk pribumi. Tadinya saya ngarep bisa ngomong english sama dia, tapi malah dari awal diajak ngomong bahasa ini lagi. T_T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung cuman 1 peserta dari kelompok saya yang udah bisa ngomong jepun. 3 tahun belajar katanya, tapi baru pertama ke jepang. Jago juga sih. Yaudah, saya ngindarin ngajak ngomong tuh orang deh. Biar dia ama si jepun-pribumi aja. Well, overall saya ngarep ga ada yang bakal notice keberadaan saya di tempat itu. Tapi ternyata si pasangan (duh), malah cuman ngajak ngobrol si yang-bisa-ngomong-jepang doang. Jadilah saya secara heroik, bersosialisasi dengan si yang-dua-lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berjalan mempesona. Si yang-bisa-ngomong-jepang ternyata ikutan ngobrol juga. Ternyata dia bisa english. Yaiyalah merekanya dari Yu-Es sono. Geblek. Sampe di tempat penginapan saya ngerasa di atas angin, ternyata si tutor pasangan ini walaupun englishnya di atas rata-rata orang jepun, dia masih belum terlalu native. Keliatan kadang dia kayaknya ga nyadar nyampur-nyampur bahasa ibunya dia sama bahasa ibunya itu 3 orang lagi. Yaa, saya merajalela dong. Huahahahahahahaha (~kenapa ketawa coba).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi terus jadi keder sendiri pas mulai jalan dari penginapan, ceritanya misi berikutnya adalah memperkenalkan daerah sekitar kepada si para peserta yang baru datang. Si tutor yang satu lagi ternyata sangat well-prepared sodara-sodara. Pas baru turun dari lift aja dia langsung ngasih 3 potong karton berisi nama lengkap, nomer tilpun, email, sampe skaip-nya segala dong. Saya? Cuman nge-hehe doang di pojokan sambil ngomong pelan: "I will give mine later" (doh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus pas sampe luar gedung, dia terus langsung dengan sigapnya ngeluarin 3 lembaran lain, ternyata print-an gugelmap sekitar penginapan dengan marking beberapa tempat buat belanja, plus tanda sekarang lagi dimana. Hadooooohhhh... Harga diri saya terinjak-injak. Tercabik dan terberai hingga hanya menyisakan repihan luka yang tersapu hembusan angin (~halah). Saya pake strategi lain. Pura-pura ga liat, pura-pura ga ada apa-apa. Keliatan banget dah siapa yang niat, siapa yang ga niat. Huhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita akhirnya kemudian kita memperkenalkan cara menuju sekolah tercinta, kemudian orientasi summer schoolnya, jalan keliling kampus nyari-nyari ruangan yang bakal dipake, terus welcome party. Pas lagi makan ngobrol lagi ama si tutor satu lagi itu, ternyata dia juga kayaknya jadi tutor dalam rangka ngambil kredit kelasnya. Tapi bedanya pas jadwal jalan-jalannya dia ga ikut karena alasan ada kelas yang lain. Pas ditanya lebih jauh ternyata kelas lain yang saya ambil juga. Bedanya saya lebih milih jalan-jalan, terus buat kelasnya 'ditawarin' nitip absen (ckckckck).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selepas makan malam, rangkaian misi suci hari ini berakhir dan summer schoolnya dimulai dari besok. Duh, bakalan padat juga sampe seengganya sebulan ke depan. Mana masih ada riset yang !@#$%^&amp;*(), report kelas juga kayaknya masih ada yang belum submit. *_*. Udah keburu pusing, akhirnya pas itu anak-anak barat pada lanjut ke nijikai (party lanjutan kali artinya kalau diterjemahin), saya langsung cabut pulang. Niatnya sih pengen tidur kecapean. Ternyata dijalan pulang, ketemu 1 peserta cewe dari Turki yang juga ga mutusin buat ikut nijikai.... Hmmm, apa yah. Pas acara makan malam dia duduk di meja yang sama kayaknya kebanyakan diam doang walaupun orang-orang di sekitarnya pada heboh. Tapi ternyata pas diajak ngobrol, mayan aktif juga. Well,,,,,,, quite interesting,, for some reason. Haha. Hadduh.... Udah ah. Tidur. Besok mesti bangun pagi pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8172622927070014083?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8172622927070014083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8172622927070014083' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8172622927070014083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8172622927070014083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/06/tutor.html' title='Tutor'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4425185017223917782</id><published>2011-05-22T14:52:00.000-07:00</published><updated>2011-05-22T15:23:24.280-07:00</updated><title type='text'>Itabasami...</title><content type='html'>Saya ga pernah benar-benar mengerti arti kata tersebut di atas sampe benar-benar mengalaminya sendiri. Well, kalau itu kata diinputkan ke gugeltrenslet yang bakal keluar artinya adalah 'dilema'... Hmmm, kind of.. but not exactly true. Jadi kalau ditanya pengertiannya, menurut saya ini adalah salah satu kata dalam bahasa Jepang yang sepertinya ga ada padanan dalam bahasa lain, well let say karena budaya di Jepang itu 'unik'.. ehemm... Jadi itabasami itu begini. Misalkan seseorang punya seorang lain yang dituakannya, anggaplah guru, senior, dsb maka menurut culture-nya si yang dituakan ini bertanggung jawab atas si seseorang. Masalahnya tentu si orang yang dituakan juga punya yang ia tuakan dan begitu seterusnya hirarkinya. Nah anggap ada suatu hal yang menimpa si seseorang yang direfer pertama. Anggaplah setara masalah, tapi ga harus benar-benar masalah. Yang terjadi kemudian adalah golongan orang-orang yang dituakan berikut hirarki-hirarkinya ini akan berdiskusi merundingkan penyelesaian yang sebaiknya ditempuh. Itabasami adalah kondisi di mana si seseorang yang sebenarnya menjadi aktor utama dalam cerita tersebut hanya bisa diam dan menyaksikan orang-orang yang dituakan tersebut saling adu pendapat bahkan berdebat. Kondisi kayak gini sering terjadi misalnya dalam pencarian jodoh. Tapi tentu buat saya bukan begitu kondisinya. Ini soal riset. Dengan mensubstitusi semua variable orang yang disebut di atas dengan saya, S-sensei, dan F-sensei, maka itulah yang terjadi dalam beberapa pertemuan-riset terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tidak mengerti adalah (dan yang simpulkan), entah karena memang saya yang ga bisa menangkap apa yang ditanyakan F-sensei selama saya presentasi, atau memang F-sensei sebetulnya tidak mengerti apa yang saya kerjakan. Bukannya apa-apa, tapi tiap kali saya tidak bisa menjawab (walaupun tentu saya berusaha menjawab), kemudian memelas berharap S-sensei akan membantu menjawab sesuatu, pada akhirnya mereka berdua akan berbicara, sibuk sendiri berdiskusi (dalam bahasa yang saya ga sepenuhnya bisa menangkap tentu saja), kemudian pada akhirnya balik lagi ke saya dan bilang "OK". That is it. Problem? Well, saya berharap saya akan mendapat 'masukan' tiap kali saya presentasi tentu saja. Saya juga ga rela begadang sampe pagi, ga tidur gara-gara nyiapin presentasi (ga juga sih), terus akhirnya saya ga dapat feedback apa-apa, terus kemudian mentok, pada akhirnya mesti ngebut lagi nyiapin buat presentasi berikutnya. Saya sering datang berdiskusi dengan S-sensei. Dan mestinya dia juga menjelaskan sesuatu, memberikan hint atau apalah yang bakal meringankan beban kerjaan saya, tapi makin sering saya berdiskusi makin semua terasa complicated (entah mungkin karena idenya dia masih sebatas ide, atau memang pembahasan dia yang terlalu tinggi buat diikuti otak saya yang terbatas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling saya ga mengerti, mestinya dengan posisi S-sensei sebagai asosiat di bawah F-sensei, kenapa bisa dia menginiasialisasi suatu proyek yang F-sensei juga sepertinya tidak terlalu mengerti hingga detil. Dia juga selalu bilang bahwa tren riset di lab ini tidak sesuai dengan passion dia yang lebih suka mengerjakan theory-work instead of empirical lab experiments. He said something about the work that requires intelligence versus the work that requires tools and money. If so, why he still remain in the same place? Sejauh yang saya amati, mestinya S-sensei juga udah terlalu lama ikut di lab F-sensei, kenapa dia masih belum eligible mempunyai lab sendiri? Well, I do not really care after all, tapi yang membuat agak sedikit mengganggu, untuk semua urusan saya masih harus 'nyari' F-sensei, buat minta ijin ini dan itu saya harus nyari-nyari hanku-nya dia (tanda tangan berupa stempel), tapi saya nyaris ga pernah diskusi banyak dengan beliau. Hubungan dengan F-sensei masih hubungan yang menurut saya agak feodal. Masih ada rasa 'takut' ataupun 'segan' yang menurut saya agak tidak sehat. Bedanya di satu sisi, hubungan saya dengan S-sensei menunjukkan perubahan dari semula berinteraksi, walaupun bukan sesuatu yang menyenangkan juga sih. But it is just OK enough, at least I can say: winning his 'attention' is something possible.. maybe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya? I hate to say this, but why is everything so complicated here... Hmmpppffff. I am mentally tired of these (refer to any of 'these' that made me saying 'sigh' so often). I am not happy. I will just finish everything as soon as possible and then out from here. No more consideration for a longer staying. I will be better somewhere else. Huhu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4425185017223917782?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4425185017223917782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4425185017223917782' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4425185017223917782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4425185017223917782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/05/itabasami.html' title='Itabasami...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-195004364681683005</id><published>2011-04-02T08:43:00.001-07:00</published><updated>2011-04-02T09:57:56.907-07:00</updated><title type='text'>Tentang Jepang 1 Tahun (Prolog)</title><content type='html'>Sebenarnya tadinya gw mau review kehidupan selama satu tahun terakhir sejak lepas landas ninggalin tanah air. Bisa jadi salah satu fase adaptasi terlama dari beberapa kali bab "jauh dari rumah" yang pernah gw lakukan. Yah, jadinya tertunda karena tiba-tiba teringat topik ini yang mungkin bakal terkait sama review yang tadinya mau gw tulis... somehow. Jadi reviewnya lain kali aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gw pernah bikin definisi sendiri, entah gimana awalnya gw bisa mikir ke sana. Barangkali karena gw mikir gimana caranya bisa survive di lingkungan yang harsh ini, terus dengar kabar ini-itu dari luar sana, terus ngeliat persepsi orang-orang juga yang sebenarnya sama kali dengan persepsi gw dulu jauh sebelum benar-benar di sini, terus kesal juga sama orang-orang yang kayaknya tanoshimi terhadap hal-hal yang sekarang gw udah ngeluh-ngeluh kayak begini. FYI, tanoshimi itu bahasa Jepang yang barangkali padanan paling dekatnya: "looking forward". Jadilah gw mikir-mikir kriteria buat survive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw sampai pada kesimpulan (silakan kalau mau setuju ato ga), kategori orang yang bakal survive itu cuman dua: 1. Orang pintar, 2. Orang beruntung. Harap diperhatikan, orang-orang yang ga survive ada di luar konteks pembicaraan, dan relasinya pun "jika survive maka ...", bukan sebaliknya. Mestinya yang masuk golongan 1 bakal ngerti yang gw maksud sih. OK, jadi kalau disuruh ngelompokinnya gimana? Gampang, approachnya ada banyak, tapi kalau gw prefer: pertama liat apakah dia pintar, jika engga liat apa dia survive. Eits, tunggu dulu, gw ga mendefinisikan pintar sebagai kemampuan buat menghafal sebanyak mungkin contoh soal fisika ataupun rumus matematika. Sesuatu yang lebih abstrak, tapi buat simplifikasi kalau emang ga bisa dinilai dia pintar atau engga, ga ada pilihan lain selain ngeliat nilai-nilainya sih (tapi itu berarti dia ga cukup pintar buat bikin orang lain bisa menilai dia selain dari nilai-nilainya di sekolah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw lalu membagi dua kriteria orang pintar: 1. Hardworker, 2. Genius. Ini sama aja kayak ngebedain Alva Edison dari Einstein. Atau perbedaan antara orang yang mengerti karena studying sama orang yang mengerti karena learning. Para genius biasanya lebih suka membahasakan masalah dalam persepsi yang mereka mengerti, bukannya mengulang definisi yang diajarkan kepada mereka, mereka punya bakat buat me-reuse pengetahuan yang mereka punya, sementara para hardworker biasanya mengumpulkan lebih banyak pengetahuan, dan para genius juga biasanya tahu apa yang mereka lakukan dengan baik, hardworker biasanya tangguh karena pengalaman. Ini barangkali yang membuat para genius cepat bosan dan malas, sementara hardworker sebaliknya. Para genius biasanya ga disukai, karena siapa yang bakal suka orang-orang yang bisa dapat hasil memuaskan tanpa menunjukkan usaha yang berarti? Anyway, seperti itulah definisi subjektif saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk orang yang beruntung, gw juga bagi lagi menjadi: 1. Beruntung karena emang lagi beruntung, 2. Beruntung karena warisan. Satu hal yang membuat mereka mirip dengan para genius adalah bahwa mereka mendapatkan hasil yang bagus tanpa usaha yang cukup berarti. Tapi mereka bukan para genius, walaupun mungkin saja para genius bisa juga sewaktu-waktu beruntung. Kategori yang pertama barangkali udah shouganai lah yah (=can't help dalam bahasa Inggris), jadi ga ada gunanya juga disirikin. Tapi terus terang gw suka agak kesal (baca=sirik) sama orang-orang yang masuk kategori kedua. Maksudnya mereka bisa hidup enak karena perjuangan orang lain, mereka dapat prioritas hanya karena predesesor mereka masuk ke kategori hardworker atau genius dan bukan mereka sendiri yang berdarah-darah buat bisa survive tadi. Kalau disuruh ngasih contoh sebenarnya banyak, karena gw selalu sirik dengan orang-orang yang kayak gini. Gw kasih contoh yang paling baik aja deh. Misalnya salah satu alasan yang membuat gw paling susah buat survive di sini adalah karena masalah bahasa. Nyaris satu tahun berjuang buat bisa ngomong, tapi kayaknya masih jauh dari bisa (jangan bandingin sama anak-anak undergraduate yang katanya sampe bisa nangis-nangis setahun dipaksa buat bisa nihongo, tapi gapapa mereka toh orang-orang pintar kok). Karena kayaknya emang buat di usia-usia sekarang emang susah buat belajar bahasa baru. Beda sama anak-anak kecil yang dibawa orang tuanya ke sini karena misalnya orang tuanya yang dapat beasiswa atau kerja di sini atau gimana, mereka bisa belajar sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada yang bisa diterima akal sehat. Jadi apakah gw sirik sama anak kecil? Frankly, yes. Mereka beruntung bisa dapat kesempatan karena orang tua mereka berdarah-darah buat dapat beasiswa ke luar negeri. Mereka beruntung bisa masuk dalam kondisi di mana mereka bisa belajar dengan cepat, mereka bisa belajar tanpa harus malu salah, tanpa harus dipusingkan teori-teori yang udah bikin mumet orang-orang seusia gw. Mereka beruntung, simply karena kesempatan yang sebetulnya adalah warisan. Ini juga barangkali kenapa kemudian gw jadi ga suka diidentifikasi sebagai adik dari si A, anak dari si B, atau hal lainnya yang membuat gw dikenal bukan karena gw sendiri, karena gw simply ga mau masuk kategori survive - beruntung karena warisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, kalau disuruh mengklasifikasi diri sendiri gw ini masuk kategori yang mana... hmm, barangkali untuk kasus yang mau gw review tadi (soal 1 tahun terakhir), gw masih masuk kategori belum bisa survive, terutama buat urusan seikatsu (kehidupan sehari-hari), yaa untuk urusan akademis &amp; riset-risetan maa maa lah (=ga jelek-jelek amat). Tapi untuk kebanyakan kasus yang pada akhirnya gw bisa survive, barangkali sejauh yang bisa gw assess, gw berani bilang gw masuk kategori genius (karena mungkin ada yang kesal karena gw kayaknya lebih seringan less-effort), walaupun kadang-kadang juga masuk kategori beruntung karena emang lagi beruntung. Yang pasti gw menolak kalau gw dibilang beruntung karena warisan. Sejauh yang gw ingat gw selalu mengusahakan apa yang gw dapat sekarang sendiri, makanya gw agak sensi juga kalau dituduh gw bisa sampai ke Jepang karena menerima bantuan. Yah ada sih, tapi toh gw dapat rekomendasi juga dengan ditukar dengan usaha lain sebelumnya, jadi gw ga nerima itu sebagai warisan. Desyouu? Nee?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Entah kenapa gw jadi sensi begini. hehe*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-195004364681683005?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/195004364681683005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=195004364681683005' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/195004364681683005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/195004364681683005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/04/tentang-jepang-1-tahun-prolog.html' title='Tentang Jepang 1 Tahun (Prolog)'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5073815517803635075</id><published>2011-04-02T08:25:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T08:47:09.959-07:00</updated><title type='text'>Warning: this is gonna be harsh...... errr.. a bit</title><content type='html'>Jadi karena ngerasa plurk, twitter ataupun tumblr, apalagi facebook udah ga bisa lagi dipake sebagai media "asal teriak" karena by default bakal ngirim feed ke account-account di fren list, dan berhubung makin banyak juga fren yang bukan fren di sana, sedangkan kayaknya gw juga perlu fasilitas buat ngamuk-ngamuk, maklumlah karena makin lama kayaknya makin susah nyari pelampiasan emosi yang lebih approriate, akhirnya gw memutuskan buat ngeblog secara eksplisit, yaa dalam artian secara eksplisit. *Pasti pusing bacain satu kalimat penuh barusan yang sengaja ga dikonkatenasi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin mikirnya toh ga bakal ada juga yang bacain ini blog lagi, home.csui05 kayaknya juga udah mati, tapi ternyata gw lupa memperhitungkan feednya masih jalan ke sebagian orang yang sempat subscribe. Karena gw kemarin dapat warning atas postingan yang sebelumnya. Jadilah postingan ini dirasa perlu dibuat. Walaupun kalau gw pikir-pikir lagi, palingan yang subscribe ke feed csui05 yaa cuman anak-anak csui05 yang pasti udah tau juga belang gw kayak gimana, tapi sekedar meluruskan jikalau ada postingan setelah ini yang dirasa offensif harap disikapi secara bijaksana *padahal gw sendiri ga bijaksana sampe pake nulis-nulis segala*. Dan kalau-kalau ada yang memperhatikan, sebelumnya gw biasanya nulis kata ganti orang pertama "saya" dengan harapan tulisan yang dibikin jadi kedengaran lebih sopan, dsb. Buat alasan kenyamanan juga untuk sementara diganti kayak sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soiukotodesu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5073815517803635075?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5073815517803635075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5073815517803635075' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5073815517803635075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5073815517803635075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/04/warning-this-is-gonna-be-harsh-errr-bit.html' title='Warning: this is gonna be harsh...... errr.. a bit'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7282738168133526657</id><published>2011-03-30T08:10:00.001-07:00</published><updated>2011-03-30T09:27:04.134-07:00</updated><title type='text'>Hai blog, hisashiburi...</title><content type='html'>Beberapa waktu terakhir berasa emosi gw kurang tersalurkan dengan baik. Entah gw doang, kayaknya internet jadi satu-satunya media pelampiasan apa yang lagi mengganjal atau kadang cuman emosi-emosi sesaat. Ketergantungan? Mungkin. Tapi bisa jadi juga arahnya mulai ga sehat. Salah satu alasan karena pada akhirnya melahirkan ketidakpuasan karena gw ga mendapat feedback apa-apa, seengganya ga selalu dapetin, ataupun kalau pun dapet juga ga sesuai harapan. Alasan lain karena mungkin udah waktunya juga buat gw jadi "lebih tenang", lebih kalem, walaupun akhirnya berasa kok malah harus jaim. Yah, karena posisi tertentu lah. Pernah ada yang bilang begini: "Kalau Mas Teguh (ketua PPI Nagoya periode sebelumnya), wibawanya keliatan kayak langsung melekat di badannya..." Hmm, yah tebak sendiri kelanjutannya, secara implisit itu kalimat komparasi kalau menurut penilaian gw. Tapi gw juga sebetulnya lebih prefer orang-orang menilai gw "nyantai, easy going, bisa diajak gila-gilaan". Dan susah kali yah, buat jadi orang yang bisa bikin respek sekaligus mengingat faktor usia juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway ada sesuatu yang sebetulnya pengen gw tulis dari awal tadi. Masih dalam suasana berkabung, yang menurut salah seorang konsultan gw muncul sebagai efek dari gw kebanyakan mikir. Jadi kalau kata si konsultan ini, gw sebenarnya sedang terjebak dalam pikiran akan suatu perasaan yang semu,karena beberapa saat sebelumnya gw diberi pertanyaan yang menyebabkan gw jadi berpikir secara berlebihan. Walaupun sebenarnya ga harus dijawab, karena ga bakal mengubah apa-apa. Well, yang gw khawatirkan adalah bahwa gw tidak normal dan cenderung defensif terhadap kenyataan yang sebenarnya (atau kenyataan yang semu according to ibu konsultan). OK, gw perjelas. Jadi gw sedang dalam kondisi merasa kehilangan, yang sebelumnya udah gw antisipasi sih, tapi yang ga gw perhitungkan adalah seberapa besar gw bakal merasa kehilangan itu. Pasalnya orang-orang yang dalam jangka waktu terakhir berasa cocok dengan gw pulang meninggalkan Nagoya karena udah selesai pendidikannya. Bagi sebagian besar orang ini anomali, karena gw cuman bergaul dalam jangka waktu 3 bulanan paling lama. Tapi bagi gw kayaknya ga harus lama-lama juga buat terbentuknya rasa nyaman. Apalagi interaksi yang terjadi bisa dibilang intens karena satu atau beberapa kondisi. Pertama karena gw baru selese ujian masuk lalu libur musim dingin yang berarti gw punya banyak alasan buat jalan-jalan. Di sisi lain mereka juga baru selese masa-masa thesis dan akan segera pulang yang juga berarti jalan-jalan. Alhasil gw kayak jadi penyusup di antara orang-orang tersebut. Entah karena juga (seperti biasa) gw diharapkan bisa jadi dokumenter yang baik, gw diajak ikut trip yang rada jauhan dan bermalam beberapa hari (yang sejauh analisis gw bisa jadi faktor terbesar yang membentuk rasa nyaman tadi). Singkat cerita gw merasa nyaman dengan orang-orang ini. Tapi yang gw kemudian ga menyadari bahwa ternyata bagi sebagian mata gw dianggap terlibat lebih jauh. Rasa nyaman berubah jadi bahasa tubuh dan sinyal-sinyal perhatian. Ada yang meratiin gw bersikap lain sama orang tertentu. Mereka bertanya-tanya, dan parahnya sampe suatu malam mereka ini nanya langsung di hadapan gw dan orang yang bersangkutan. OK, ini yang sebetulnya masih bikin gw kesal sampe sekarang. Normalnya, kebanyakan orang bakal bersikap kayak gimana sih dalam kondisi kayak gini? Apa yang coba mereka selesaikan dengan nanya langsung "apakah lo sebenarnya suka sama dia?" Padahal sebelumnya gw ga bikin definisi apa-apa tentang hal ini, kami juga sama-sama ga merasa terganggu dan ga berpikir ada kemungkinan yang aneh-aneh. Karena kami sama-sama nyadar ada faktor yang bikin hal-hal yang berbau asmara jadi ga mungkin. Mungkin gw nyaman bareng dia sebagai wanita, tapi lebih dari itu gw juga nyadar, dia itu senpai buat gw. Tapi yah lagi-lagi itu. Ditanyain pertanyaan itu aja udah bikin gw bingung harus bersikap kayak gimana, ngejawab gimana biar tetap jujur, tapi juga ga harus bikin hubungan gw dan orang yang bersangkutan jadi aneh setelah malam itu. Bukannya lebih baik hal-hal yang ga usah didefinisikan tetap jadi hal yang ga usah didefinisikan? Karena justru setelah itu gw jadi kepikiran hal-hal yang tadinya ga gw pikirin. Yah my bad, gw orangnya terlalu diskrit dan make logika. Kalau udah ada hal yang masuk dalam pikiran gw aja, selama belum dapet penjelasan yang logis gw ga bakal puas, dan gw juga ga bisa berada di zona abu-abu. Sebenarnya ga ada masalah sih, cuman sekarang gw jadi bertanya-tanya perasaan kehilangan macam apa yang gw rasain sekarang. Gw yakin dengan jawaban gw kemarin, tapi di sisi lain gw juga khawatir apa bisa jadi jawaban yang kemarin itu mekanisme defensif otomatis gw yang muncul karena gw terkondisi dalam situasi yang ga punya banyak pilihan jawaban. Bah. Ngantuk-ngantuk malah nulis ga jelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7282738168133526657?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7282738168133526657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7282738168133526657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7282738168133526657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7282738168133526657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/03/hai-blog-hisashiburi.html' title='Hai blog, hisashiburi...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1892502245468386843</id><published>2011-02-13T06:44:00.000-08:00</published><updated>2011-02-13T09:02:29.444-08:00</updated><title type='text'>[Digital Photography] #02 - Konsep Exposure</title><content type='html'>Seperti kebanyakan tutorial yang saya temui di tempat lain, biasanya hal yang pertama kali dibahas dalam pembelajaran fotogfari adalah teori mengenai exposure (untuk alasan kenyamanan saya tetap menggunakan istilah asingnya tanpa menyerap ke bahasa Indonesia). Kalau ditanya apa itu exposure? Secara awamnya saya akan menjelaskan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;exposure adalah gelap terangnya suatu foto&lt;/span&gt;. Logikanya kan mata manusia baru bisa mengenali objek di dalam foto kalau misalnya cahaya yang ditangkap cukup, kalau kurang akan berakibat gelap (ini disebut sebagai underexposure atau singkatnya suka di-refer sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;under&lt;/span&gt; saja), kalau berlebihan akan berakibat silau (ini disebut sebagai overexposure atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;over&lt;/span&gt; saja). Foto yang over atau under tentu ga bakal menampilkan detail dari objek yang ditangkap, jadi sesungguhnya fotografi itu sesederhana mencukupkan kadar cahaya di dalam foto yang diambil. Selesai dong tutorialnya? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum membahas lebih jauh, kalau menurut saya, untuk bikin suatu foto yang bagus secara teknisnya hanya ada dua hal yang harus dipikirkan: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;cahaya&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;warna&lt;/span&gt;. Lupakan dulu soal komposisi, karena buat saya ini adalah suatu hal yang ga bisa ditolong. Memang ada sih guideline-guideline yang bisa diikuti buat bikin komposisi foto yang bagus, tapi kalau menurut saya juga komposisi itu menyangkut apresiasi seni seseorang. Tiap karya seni punya komposisi, jadi kalau orang itu niat buat mengapresiasikan pemikirannya dalam suatu bentuk produk karya, pasti akan muncul hasil yang akan dapat dihargai *jangan sampai saya harus copy-paste definisi seni menurut aristoteles ataupun leo tolstoy di sini. haha*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, jadi balik lagi ke cahaya dan warna (untuk alasan kemudahan juga saya membedakan warna dari cahaya, karena saya ga mau berbusa memberikan penjelasannya dari sudut pandang fisika). Di tutorial kali ini saya akan membahas konsep dasar yang terkait dengan masalah cahaya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi seperti yang saya singgung tadi, fotografi sebenarnya tentang bagaimana mencukupkan jumlah cahaya dalam suatu foto. Mata manusia sendiri sebenarnya ga bisa menentukan berapa kadar pasti cahaya yang bisa dibilang pas tersebut, maka di kamera sendiri kadar cahaya ini bisa dibaca melalui &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;exposure-meter&lt;/span&gt;. Sejauh ini di kamera yang pernah saya gunakan exposure-meter bisa ditemui di bagian bawah viewfinder (pada kebanyakan kamera), samping kanan viewfinder (canon 1Ds, sejauh yang saya ingat), samping kiri viewfinder (nikon FE analog). Kamera pocket mungkin secara eksplisit ga menampilkan exposure-meternya, tapi kalau ada berarti bisa dilihat dari LCD-nya. Buat yang masih bingung komponen mana yang saya maksud, bentuknya seperti penggaris dengan pointer di atasnya (bisa juga pointernya berbentuk jumlah garis ditarik dari posisi tengah) yang menunjukkan kondisi exposure saat itu. Salah satu sisi exposure-meternya biasanya diberi label - sementara sisi yang berlawanan diberi label +, itu artinya kadar cahaya yang ditangkap oleh kamera. Makin mendekati label - berarti foto yang dihasilkan makin under, makin mendekati label + berarti foto yang dihasilkan makin over. Jadilah sebagai fotografer yang beradab dan berbudi luhur, satu-satunya tugas kita adalah memastikan si pointer tadi berada tepat di tengah-tengah garis (saya refer sebagai posisi 0). Demi kemudahan kita semua, saya sarankan juga bagi pembaca yang mengalami kesulitan memahami penjelasan saya, untuk me-refer pada manual kameranya masing-masing (karena saya ga mungkin membahas satu per satu bahkan hingga di mana menemukan komponen yang sedang dibicarakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin utama yang akan saya bahas adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bagaimana cara membuat agar si exposure-meter selalu berada di posisi 0.&lt;/span&gt; Secara umumnya ada 3 parameter utama yang menentukan jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera, biasanya di-refer sebagai segitiga fotografi. Kenapa begitu? Mari lihat penjelasannya melalui gambar berikut. Oiya, sebelumnya pastikan Anda ada di mode Manual, dan mengerti bagaimana cara mengubah-ngubah 3 parameter yang disebutkan pada gambar. Saya rasa semua kamera digital, termasuk pocket dapat mengatur ISO (pada kamera analog, ASA ditentukan pada jenis film yang digunakan), sementara untuk Shutter Speed dan Diafragma barangkali hanya didukung sebagian pocket (dan pilihannya biasanya tidak terlalu banyak) tapi PASTI didukung oleh semua DSLR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KUAIb_T7XIw/TVgG6lQrAyI/AAAAAAAAAC8/hUTpMuXNzDE/s400/segitiga.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573212142375207714" /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari Shutter Speed (atau kadang di-refer sebagai speed saja atau kadang malah shutter), ini adalah parameter yang menentukan lamanya waktu yang diperlukan buat cahaya masuk ke dalam kamera. Semakin lama semakin banyak cahaya yang masuk semakin besar kemungkinan buat overexposure. Perlu diperhatikan, walaupun kadang di kamera ditampilkan angka hingga 1000, sesungguhnya itu berarti 1 per 1000 detik (1 detik kadang ditampilkan dengan angka 1s). Dengan kata lain, istilah "makin lama" itu setara dengan angka yang makin kecil. Kedua adalah Diafragma (atau kadang di-refer sebagai bukaan), yaitu besarnya "lubang" yang melewatkan cahaya masuk ke dalam kamera saat foto diambil. Makin besar lubang ini terbuka tentu makin banyak cahaya yang masuk, makin besar juga kemungkinan foto menjadi overexposure. Angka di sini juga adalah 1 per bukaan, artinya jika ditulis f2.8 akan lebih besar daripada f22 dan seterusnya. Terakhir adalah ISO (kalau di kamera analog biasa disebut sebagai ASA), yaitu tingkat sensitivitas sensor dalam menerima cahaya yang masuk. Makin tinggi berarti makin sensitif, makin gampang menangkap cahaya, makin besar pula kemungkinan foto menjadi overexposure. Jadi sudah bisa menebak bagaimana cara membuat exposure-meter di posisi 0 dari penjelasan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari mengacu pada gambar di atas. Ada alasan tertentu kenapa tiga paramater tadi direpresentasikan sebagai segitiga. Jadi misalkan exposure dianalogikan sebagai luas dari segitiga, dengan menarik ketiga titik sudut segitiga (shutter speed, diafragma, ISO) ke arah luar maka luasnya akan bertambah, ini berarti exposure bergerak ke arah positif (ke arah over). Sebaliknya jika ketiga titik sudut segitiga ditarik ke arah dalam maka luasnya akan berkurang, ini berarti exposure bergerak ke arah negatif (ke arah under). Nah sekarang asumsikan pada suatu luas tertentu, exposure dibilang pas (pada posisi 0), jika kita ingin menambah salah satu parameter (misalnya dengan menarik ke arah luar titik "shutter speed"), maka agar luas segitiga tetap sama, salah satu di antara dua titik lain (diafragma dan ISO), ataupun dua-duanya, harus ditarik ke arah dalam atau dalam artian dikurangi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perhatikan lagi untuk Shutter Speed, menarik titik ke arah luar setara dengan menggunakan kecepatan yang lebih rendah; untuk Diafragma, menarik titik ke arah luar setara dengan menggunakan bukaan yang lebih besar (angka yang lebih kecil); serta untuk ISO, menarik titik ke arah luar setara dengan menggunakan ISO yang lebih tinggi&lt;/span&gt;. Lalu kenapakah kita perlu mengubah-ngubah 3 parameter ini? Bukankah lebih baik jika mereka dibiarkan pada suatu posisi tertentu sehingga kita ga perlu repot-repot mikirin exposure?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, 3 parameter tadi walaupun secara bersama-sama menentukan jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera, secara sendiri-sendiri masing-masingnya juga ngasih efek yang berbeda-beda sama foto yang diambil. Shutter speed misalnya digunakan untuk efek "freezing" atau "long-exposure", artinya apa kita ingin objek yang kita tangkap terlihat diam atau bergerak. Foto olahraga misalnya kan objek yang diambil biasanya ga mungkin dalam posisi diam, maka perlu speed yang tinggi agar ekspresi si olahragawan terlihat jelas dan tidak blur karena gerakannya. Lain lagi kalau mau bikin foto lampu malam atau juga aliran air, dengan menggunakan speed yang rendah kita bisa bikin efek jejak cahaya lampu atau air yang halus. Nah buat foto speed rendah ini perlu diperhatikan kalau normalnya ga mungkin dilakukan dengan tangan kosong karena tangan manusia yang rentan goyang. Solusinya adalah dengan menggunakan tripod ataupun meletakkan kamera di permukaan yang rata. Untuk alasan itu juga lah speed seringkali berpengaruh pada sharpness foto. Speed tinggi karena 'lebih cepat' daripada saat tangan manusia bergoyang selama pengambilan foto, maka foto bisa jadi lebih jelas. Karena itu selama mengambil suatu foto saya selalu mengusahakan speed setinggi mungkin (kecuali memang ingin bikin foto long-exposure atau slow-speed).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diafragma berpengaruh pada ruang tajam dari foto. Barangkali penjelasan lebih detil akan saya berikan pada sesi selanjutnya, tapi gampangnya ruang tajam adalah seberapa jauh jangkauan ke arah depan yang menghasilkan fokus yang tajam. Bukaan yang besar memiliki ruang tajam yang tipis, artinya akan ada banyak bagian dari foto yang tidak termasuk bagian fokus foto, ini berguna pada saat ingin bikin efek blur pada foto potrait. Lebih jauh soal ini akan saya bahas belakangan, tapi untuk sekarang perlu diingat bahwa  bukaan besar berarti ruang tajam tipis (cocok digunakan untuk foto potrait), bukaan kecil berarti ruang tajam lebar (cocok digunakan untuk foto landscape). Sedangkan ISO berpengaruh kepada noise foto. Semakin tinggi ISO semakin banyak juga noise yang dihasilkan. Artinya, cobalah sebisa mungkin menggunakan ISO yang paling rendah (kecuali untuk tujuan tertentu ingin membuat noise pada foto, tapi sejauh yang saya tahu cukup jarang juga teknik seperti ini digunakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, bagaimanakah settingan yang paling baik untuk ketiga parameter yang udah dibahas panjang-panjang di atas tadi? Kalau saya biasanya selalu mengusahakan untuk menggunakan ISO paling rendah (biasanya ISO 100), speed tinggi dan diafragma yang tergantung tujuan (besar untuk potrait, dan kecil untuk landscape). Biasanya juga saya menghindari pemakaian diafragma paling besar karena beberapa lensa akan kurang maksimal di kondisi bukaan terbesarnya. Diafragma paling kecil juga jarang dipakai karena biasanya jadi sangat sulit mendapatkan speed yang masih bisa ditoleransi tangan kosong (dalam kondisi normal saya berusaha membatasi speed di 1/125 detik, walaupun dalam kondisi tertentu kadang saya masih bisa mengambil foto dengan cukup baik dengan speed yang lebih rendah). ISO baru diubah pada saat benar-benar udah ga ada pilihan lagi, itu pun juga hanya sampai ISO 800 karena lebih dari itu noise yang dihasilkannya ga dapat saya terima lagi. Mending ga usah ngambil foto daripada foto yang dihasilkan lebih banyakan 'semut'-nya. Kalau masih pengen juga? yaa pake bantuan cahaya tambahan (flash, red), tapi buat sekarang itu masih di luar pembahasan kita, karena sesi ini baru membahas penggunaan cahaya alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, jadi inilah akhir dari sesi kali ini. Barangkali ada yang mau memberi tanggapan atau masukan? Sampai jumpa di sesi selanjutnya. Dan selamat mencoba.&lt;br /&gt;Btw, ada yang ngerti ga yah udah ditulis panjang-panjang gini? Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips: Mulailah dari menentukan jenis foto yang akan diambil, dari sana tentukan bukaan yang digunakan / ruang tajam yang sesuai (untuk foto potrait di rentang bukaan yang besar biasanya angkanya &lt; f8, untuk foto landscape di rentang bukaan kecil biasanya angkanya &gt; f8), gunakan ISO serendah mungkin, terakhir sesuaikan speednya. Jika ternyata terlalu rendah bisa diperbaiki dengan mengubah diafragma (selama tidak membawa pengaruh pada ruang tajam) atau menaikkan ISO hingga batas wajar (kenali batas wajar ISO kamera anda, ada kamera-kamera tertentu yang memang dirancang untuk low-noise jadi sampai ISO tinggi pun masih tidak apa-apa)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1892502245468386843?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1892502245468386843/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1892502245468386843' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1892502245468386843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1892502245468386843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/02/digital-photography-02-konsep-exposure.html' title='[Digital Photography] #02 - Konsep Exposure'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KUAIb_T7XIw/TVgG6lQrAyI/AAAAAAAAAC8/hUTpMuXNzDE/s72-c/segitiga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2658802986358969681</id><published>2011-02-12T20:45:00.001-08:00</published><updated>2011-02-13T06:10:37.111-08:00</updated><title type='text'>[Digital Photography] #01 - Pendahuluan</title><content type='html'>Selamat datang di seri tutorial fotografi digital versi saya. Tulisan ini tentu akan saya bagi atas beberapa sesi, tiap sesi akan saya beri tag "[Digital Photography] #nomer-seri", untuk memudahkan indexing nantinya. Saya berharap dapat secara konsisten mengupdate blog ini dengan beberapa pengetahuan mengenai dunia fotografi, barangkali ada yang dapat menarik manfaat dari tulisan saya ini. Barangkali saya akan menyajikan seri tutorial ini dalam bentuk tulisan yang subjektif, artinya apa yang saya tulis di sini sebagian besar bersumber dari pengalaman pribadi (walaupun tentu saja pengetahuan yang saya peroleh juga karena me-refer pada tutorial-tutorial lain). Beberapa istilah atau definisi yang saya gunakan mungkin tidak sesuai istilah yang tepat sesuai kamus standar fotografi, tapi tanpa bermaksud menyesatkan, saya hanya me-refer pada pengetahuan saya pribadi (anggap saja saya terlalu malas membuat referensi pada sumber-sumber lain, karena tujuan penulisan ini hanya untuk berbagi bukan untuk menerbitkan karya ilmiah). Oleh karena itu saya sangat terbuka pada koreksi, kritik, saran, masukan dan sebagainya. Karena saya sendiri juga masih jauh dari status "pakar", saya juga masih dalam tahap pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk menilai apakah tulisan saya cukup reliable untuk diikuti, saya bercerita sedikit soal latar belakang. Bagi yang tak ingin mendengar cuap-cuap yang ga relevan bisa langsung me-refer kepada karya foto yang saya hasilkan lebih kurang satu tahun belakang via flickr (&lt;a href="http://flickr.com/mardian"&gt;www.flickr.com/mardian&lt;/a&gt;), atau facebook (&lt;a href="http://facebook.com/rmardian"&gt;http://www.facebook.com/rmardian&lt;/a&gt;, cari saja album yang sesuai deskripsi). Yaa, saya bergelut dengan hobi fotografi digital hanya dalam satu tahun terakhir. Walaupun sekarang saya sering me-refer orang-orang yang secara impulsif membeli kamera mahal tanpa tahu tujuan dan bahkan cara menggunakannya dengan benar sebagai "Alay ber-DSLR", saya sendiri pada saat membeli DSLR pertama saya juga barangkali masuk kategori ini. Alhamdulillah saya segera bertobat. :D. Anyway, kira-kira Januari 2010 saya pertama kali mendapatkan Nikon D3000 sebagai kamera pertama saya, dan setelah itu dengan belajar secara otodidak, ikut klub fotografi di kantor dulu, ikut teman-teman hunting bareng di Indonesia ataupun Jepang, bergabung di forum-forum fotografer di internet, ataupun di dunia nyata seperti Japan-Indonesia Photographer, ikut workshop dan tutorial, iseng-iseng ngirim karya dalam beberapa pameran dan lomba, bergabung juga di klub fotografi Nagoya University, saya rasa dalam satu tahun belakang cukup banyak yang bisa saya tuangkan dalam tulisan walaupun juga barangkali masih perlu masukan dari para pakar yang lebih ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, daripada sesi pertama ini berakhir mengecewakan, saya akan coba bahas kenapa saya menyebut sesi tutorial ini sebagai "Digital Photography". Bukan berarti dalam seri tulisan ini saya akan pro pada suatu kelas kamera tertentu, tapi berhubung pembahasan yang saya tulis berdasarkan pengalaman saya menggunakan kamera jenis digital maka pada praktiknya barangkali akan lebih aplikatif dengan menggunakan kamera digital (note: baru dalam beberapa minggu terakhir juga saya memutuskan untuk menggunakan kamera analog). Lalu Digital SLR versus Digital Pocket (atau Interchangeable)? Salah satu alasan kenapa akhirnya saya memilih menggunakan DSLR daripada pocket ataupun jenis yang berada di antaranya, adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;karena DSLR mendukung "kebebasan" pengguna untuk melakukan setting "sepuasnya" selama proses pengambilan foto&lt;/span&gt;. Apalagi yang dibutuhkan seorang seniman selain kebebasan untuk membuat karya? Beberapa kamera pocket tertentu barangkali mendukung fitur manual, tapi saya ga cukup yakin apakah benar-benar manual? Kamera pocket yang saya punya misalnya, ga ada fitur seperti itu. Dan lagi biasanya kalaupun kamera pocket yang ngasih kebebasan seperti itu, kelasnya pasti bukan kelas pocket biasa yang harganya bisa jadi ga lebih murah daripada beberapa seri DSLR. Lalu apa berarti Anda juga perlu memiliki DSLR?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya yaa tergantung tujuan dan kebutuhannya. Kalau misalnya Anda memiliki kamera DSLR dan masih menggunakan mode Auto, buang aja tuh kamera *oops*. Saya pernah ditanya-tanya sama seorang teman yang berniat membeli DSLR, pertanyaannya soal lensa apa yang mesti dia beli karena dia butuh lensa yang range bisa jauh. Yaa saya tawarkan lensa zoom 18-200mm, tapi ditolak karena harganya yang cukup mahal. Saya tawarkan solusi alternatif, gimana kalau beli lensa tambahan 55-200mm sebagai tambahan dari lensa kit 18-55mm. Tebak dia jawab apa? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Males gonta-ganti lensa!&lt;/span&gt; Beh, langsung deh saya tutup window chat waktu itu gara-gara jadi kesel sendiri. DSLR ga diciptakan buat orang-orang malas, Bung. Kalau misalnya udah males gonta-ganti lensa, males setting ini-itu, males bawa-bawa karena ukurannya yang gede dan beratnya yang kayak batu, gimana mau bikin foto dari sudut-sudut ekstrim? Yah, well.. kecuali Anda barangkali punya cukup banyak anggaran berlebih buat mendapatkan satu atau dua kamera seharga mobil, bebas-bebas aja sih, tapi jangan salahkan orang-orang kayak saya yang serius pengen punya "a-gear-to-kill", tapi ga punya modal buat dibuang-buang, bakal memandang jijik jadinya. Well, seriously, having good camera does not miracle-ously bring you a good capture. Lain lagi saya juga kadang suka geram kalau misalnya dengar komen "ah bagus, pake dslr sih iya". !@#$%^&amp;*. Berhubung ini masih sesi pendahuluan bolehlah saya melantur ke mana-mana dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, berhubung &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tools does not matter&lt;/span&gt; saya juga akan berusaha seobjektif mungkin menyajikan tutorial ini agar dapat diterapkan pada kamera apa pun. Tapi barangkali karena saya lama berkutat di jenis low-end-nya Nikon (dan pernah juga nyicip high-end-nya Canon sebentar), pada saat penjelasannya harus me-refer pada operasi di kameranya sendiri, saya terpaksa me-refer pada tipe yang pernah saya gunakan. Tapi karena sekarang lagi ga megang DSLR apa-apa, mohon maaf juga kalau nanti bakal menimbulkan kebingungan *benar-benar tulisan yang ga reliable ini sepertinya. haha*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, marilah diakhiri sesi cuap-cuap bertajuk pendahuluan kali ini. Sesi berikutnya saya akan coba membahas konsep Exposure sebagai dasar dalam fotografi. Sampai jumpa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2658802986358969681?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2658802986358969681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2658802986358969681' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2658802986358969681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2658802986358969681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/02/digital-photography-01-pendahuluan.html' title='[Digital Photography] #01 - Pendahuluan'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6428643768073937562</id><published>2011-01-05T05:48:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T06:07:05.203-08:00</updated><title type='text'>Saya lagi (merasa) kurang kerjaan</title><content type='html'>Seharian ini (dan beberapa hari terakhir) yang saya lakukan hanyalah tidur sampai siang, pergi keluar buat nyari makan siang, tau-tau udah gelab lagi, pulang-pulang internetan ga jelas, tau-tau udah tengah malam, tidur lagi hingga 12 jam berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar busuq, kecuali seharian kemarin barangkali. Tapi itu juga ga bertahan lama. Riset-risetan masih mentog, ga ada ide mau ngapain, baca satu peper ga selese-selese malah bikin frustasi. Lagi berasa salah kemarin nge-iya-in buat topik ini, tapi topik sebelumnya juga kayaknya sama aja sih. Atau barangkali pada saat udah familiar semua hal terasa sedikit lebih mudah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan oh iya, beberapa hari terakhir terlalu sering bermimpi saya lagi di rumah. Ada apa gerangan. Dan lagian pattern ceritanya juga selalu sama: giliran mau balik lagi ke Jepun saya baru sadar saya lupa ngurus perizinan buat kembali ke Jepun. Sudahlah, mari berhenti sebelum mengeluh lebih banyak...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6428643768073937562?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6428643768073937562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6428643768073937562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6428643768073937562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6428643768073937562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/01/saya-lagi-merasa-kurang-kerjaan.html' title='Saya lagi (merasa) kurang kerjaan'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-835649976739110936</id><published>2011-01-02T05:48:00.000-08:00</published><updated>2011-01-02T06:10:42.825-08:00</updated><title type='text'>2011</title><content type='html'>Untuk tahun ini target saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kuliah dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;2. Untuk hal-hal non kuliah pun juga dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, kalau kata om-om para penyusun guideline "sukses meraih masa depan" (atau semacam itulah) saya harus menentukan target yang jelas dan spesifik. Okeh, kalau begitu saya coba perinci. Target nomor 1 sepertinya harga mati untuk saya. Tahun ini, mulai dari bulan April saya resmi menjadi mahasiswa Master, program studi Micro-Nano Systems Engineering, Nagoya University. Tujuan saya sampai di negara ini adalah untuk bersekolah, karena itu saya akan bersekolah (premis yang paling benar inferencenya). Di Jepang, terutama untuk engineering, kuliahnya berbasis riset, dan semuanya bakal all-about-paper. Kali berikutnya saya nulis paper mungkin bukan pengalaman pertama, tapi harus jadi paper pertama yang berkualitas. Kalau yang sebelumnya... sucks. Ingin menargetkan jumlah papernya, sampai akhir tahun ini mudah-mudahan bisa produksi 5-7 paper. Dengan target ini, berarti secara langsung saya juga udah menargetkan bakal ada kemajuan signifikan buat riset saya. Untuk kelasnya sendiri, karena belum ngerti persis sistem kredit di sini, barangkali masih open terhadap perubahan rencana, tapi sebisa mungkin saya ingin menghabiskan semua kredit yang disyaratkan di tahun pertama. Nguli di tahun awal kayaknya lebih mendingan daripada bersakit-sakit di tahun akhir. Walaupun di sini ga ada sistem IPK, tapi harus tetap dapat nilai maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengenai resolusi nomor 2, hmmm apa yaah. Yang lewat di otak saya saat sekarang salah satunya adalah masalah finansial. Tahun ini rencana nabung berantakan total. Cuman sukses 3 bulan pertama sepertinya, abis itu rada boros. Jalan-jalan, belanja-belanja ga penting, cuek makan makanan mahal di luar, dan sebagainya. Tahun berikutnya mesti lebih ditekan pengeluarannya, karena gawat juga nih kalau pas pulang ntar malah ga bawa apa-apaan. Bikin anggaran pengeluaran bulanan yang realistis dengan tidak melupakan aspek hura-hura tentu saja. Hoho. Lalu mengenai ibadah. Hmmm... sepertinya terakhir-terakhir agak mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. Ga mau nyebutin secara spesifik ah, ntar ketauan pula lagi belangnya. Huhu. Intinya berupaya lebih baik? Klasik sih emang, tapi yang klasik itu aja udah dari berapa tahun sebelumnya masih aja belum bisa terealisasikan. Lalu kemampuan bahasa Jepang, termasuk baca + tulis + percakapan. Kurang dari satu tahun belajar ini bahasa gaib, walaupun ada kemajuan tapi masih jauh dari sempurna. Akhir tahun berikutnya target bisa tembus level 2 (kalau sekarang sih belum pernah ambil, tapi kalau kata sensei-sensei di nihongo gakko mestinya kelas yang sekarang setara untuk level 3. oh iya, fyi, level 1 itu level tertinggi kalau di bahasa jepang, bukan yang terendah). Selebihnya ga ada target yang terlalu spesifik. Barangkali akan mencari kesibukan dan kesenangan baru juga buat mengisi waktu, itu juga kalau masih ada waktu yang tersisa. Ah iya terakhir sepertinya yang penting juga, kurangi tidur, perbanyak olahraga, tepat waktu kalau bikin janji (dulu kayaknya saya bukan tipe yang suka telat, tapi entah sejak kapan jadi suka kek gitu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dulu sepertinya. Semoga tahun ini menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-835649976739110936?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/835649976739110936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=835649976739110936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/835649976739110936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/835649976739110936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2011/01/2011.html' title='2011'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7835805227059489280</id><published>2010-12-31T01:36:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T17:01:49.853-08:00</updated><title type='text'>Jadi ini akan menjadi postingan terakhir di tahun 2010, hmm barangkali</title><content type='html'>Baiklah, untuk itu daripadanya saya akan mencoba membahas mengenai... *drumroll*... kamera............... (bodo dah kalau dianggap geek banget di penghujung tahun ini bukannya sibuk tahun baruan, tapi yah toh buat nihonjin-nihonjin pun, yang beriman juga palingan cuman pergi ke kuil, yang ga beriman mungkin lagi sibuk di hotel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, so here is the story about I am deciding to give up the two and the only two of DLSR (-s atau -es?) I have ever had. Ceritanya begini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari suatu hari di akhir tahun 2009, saya lupa persisnya kapan dan kenapa, tapi saya memutuskan untuk mempunyai satu kegemaran baru. Barangkali saya cuman lagi ngalay atau kenapa, tapi tiba-tiba saya menginginkan kamera yang katanya jenis canggih, dan bisa menghasilkan foto bagus, dan mahal-tentu-saja, dan entah-kenapa-jadi-trendy. Yang terakhir ini yang paling ga saya suka, karena banyak alay-alay yang memilih dslr mahal barangkali pada mikir dengan hanya mencet tombol shutternya, foto mereka akan langsung layak tampil di national geographic. Ah ya, this is of course an offense. Sakit hati saya ngeliat orang-orang yang bawaannya 5D Mark II, 70-200mm f2.8 L tapi pas ngeliat hasil karyanya jadi pengen nangis. Seriously, you guys obtain a gear-to-kill, but instead by that you kill the art itself *ngamuk2 sendiri, nonjok meja, banting kursi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke topik, jadilah pas akhir-akhir tahun 2009 itu saya mulai browsing-browsing, baca-baca soal dslr, nyari tau kira-kira tipe yang cocok dengan saya, dalam artian cocok = cukup mampu belinya tentu saja. Kalau ga salah itu gaji pertama saya dari A*c*c*e*n*t*u*r*e waktu itu, jadi tentu saja targetnya yang bagus di antara yang murah, yang membawa saya pada kelas-kelas entry-level. Singkat cerita akhirnya head-to-head saya jatuh ke antara Nikon D3000 versus Canon 1000D. Buat yang ga tau itu makhluk jenis apa, kalau berdasarkan silsilah keluarga besar keduanya, mereka itu lowest class dari seri dslr keluaran dua raksasa optik asal Jepun ini. Saya ga akan bahas detilnya, tapi akhirnya waktu itu pilihan saya jatuh ke Canon 1000D. Saya mulai susun target anggaran dengan harapan bakal bisa dapetin lensa yang cukup bagus buat disandingkan dengan si kamera yang beruntung. Lalu pas itulah datang suatu tawaran dari seorang teman yang sedang ingin menjual kameranya yang lebih mahal. Canon 50D dari kelas midrange. Dalam kondisi normal waktu itu jelas saya ga akan sanggup beli, tapi dia menawarkan harga yang sangat murah untuk ukuran 50D yang membuat saya mereka (=melakukan reka?) rencana awal. Walaupun harus sedikit mark-up anggaran, saya putuskan meminang itu kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deal. Saya udah mengucapkan kesepakatan transaksi waktu itu dan bersiap menyelesaikan proses pertukaran uang dan barang, saat akhirnya saya dikhianati. Kesepakatan dibatalkan sebelah pihak, saya batal mendapatkan itu benda. Saya kesal sekali tentu saja, tapi kalau kata orang sini "shikataganai". Akhirnya saya mau ga mau balik lagi ke pilihan awal, tapi entah kenapa alih-alih merapat ke si 1000D, saya merubah haluan ke si D3000, pada tanggal 3 Januari 2010. Malamnya saya sempat dicaci maki karena dianggap melakukan pilihan yang kurang bijak (&lt;a href="http://www.plurk.com/p/3963ac"&gt;daftar pustakanya&lt;/a&gt;). Haha, mungkin iya sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, hari berikutnya setelah memanfaatkan sisa anggaran yang tidak lagi di mark-down setelah gagal mendapatkan 50D, saya mendapatkan lensa 18-200mm f3.5-6.3 buatan third-party Tamron (ini kemudian saya jual lagi sebelum berangkat ke Jepang, karena ga puas sama hasilnya yang sering shake), satu tas kamera (sekarang juga udah dibeli sama seorang teman di Jepang), satu tripod (masih ada) dan SD memory card tentu saja. Itu untuk pertama kalinya dalam hidup saya melakukan fotografi. Yah, sebelumnya saya sempat mempunyai pocket jaman-jamannya kamera pelem masih populer, tapi saya rasa itu ga bisa dikategorikan ke fotografi, disebut "asal-jepret-lalu-berdoa-hasilnya-akan-seengganya-bisa-dilihat-grafi" barangkali lebih pantas. Anyway, itu si kamera akhirnya saya namain ALICE, stand for *drum roll*... Adequate Lensed Inventory for Capturing Events (nyontek di plurk barusan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Maret 2010, untuk pertama kalinya saya pindah haluan ke jalur manual. Itu sebutan untuk elit-elit dslr yang tidak bermanja-manja pada fitur auto-fokus, tapi mau bersabar untuk memutar ring yang mengatur fokus si lensa, sementara matanya sibuk menentukan kapan jari-jarinya harus berhenti. Tentu saja karena lensanya sendiri tidak diproduksi di jaman digital, harganya bisa jadi sangat murah. Fun fact, saya tidak pernah tuh belanja lensa di atas 1 mega rupiah. Ah anyway, lensa manual pertama saya adalah Nikkor Pre-Ai 200mm f4, salah satu terfavorit, monster-bokeh walaupun bukaannya cuman 4, dan entah kenapa kalau ngeliat itu lensa saya malah teringat belimbing (?). Pembelian lensa itu berkat pelajaran dari seorang bernama Bob, barangkali salah satu fotografer yang paling diakui di kantor saya dulu, pada suatu sesi belajar-bersamanya klub fotografi para konsultan itu. Satu lagi, dari si pemilik lama lensanya, yang bernama Galuh, yang saya tahu tentang dia sih dia sepertinya hobbyist yang punya pengetahuan luas mengenai kamera dan cara merusak lensa melalui tang, gergaji dan obeng. Mereka berdua tentu bukan masuk kategori "alay-ber-dslr". Lensa ini ga berumur lama, karena kemudian saya ganti lagi dengan 2 lensa lain pada tanggal 20-an Maret 2010: 18-55mm f3.5-4.5 (lensa kit yang sangat saya sesali kenapa ga saya beli aja pas beli kameranya, karena ternyata ini juga kemudian menjadi favorit saya untuk landscape. tapi akhirnya lensa ini menghembuskan nafas terakhirnya di Kyoto setelah ujian masuk Master, dan saya gantikan dengan Nikon Ai 28mm f2.8), dan 50mm f1.8 (lensa yang sampai sekarang masih sering saya pakai untuk moto objek di range normal). 200mm-nya sendiri kemudian saya ganti lagi, tapi kali ini yang versi Ais pada tanggal 23 Maret 2010. Sekarang jadi favorit saya untuk range tele, walaupun pas liat-liat lagi sepertinya hasil yang Pre-Ai dulu sedikit lebih sangar. Oia, saking sukanya sama lensa ini, di Jepang saya beli satu lagi yang versi Ai. Jadi sekarang saya punya 2 lensa 200mm, ditambah 4 lensa lain yang belum tersebut (Micro-Nikkor Pre-Ai 55mm f3.5 untuk foto makro, Nikkor Ai 105mm f2.5 untuk short-tele, Aus Jena Pancolar 50mm f1.8 satu-satunya lensa mount M42 saya, Canon EF 135mm f2.8). Ah ya, satu tambahan lagi, saya juga pernah beli junk-nya lensa Canon FL untuk dibongkar bagian depannya dan dijadiin ekstensi buat lensa makro), dan flash SB-23 yang entah dari kapan juga udah mati secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut. Sekitar 25 Maret 2010, 5 hari sebelum berangkat ke Jepang, saat itu saya lagi di dufan ketika menyadari ada sesuatu yang aneh sama si ALICE. Tanpa sebab yang jelas, dia kehilangan kemampuan auto-focusnya bahkan dalam kondisi cahaya normal. Saya panik, langsunglah saya bawa dia ke Alta (distributor resmi Nikon di Indonesia), tapi si om-om yang melayani dari balik meja waktu itu malah menolak untuk memperbaiki dengan alasan bahwa ternyata si ALICE bukan barang asli dari Alta sendiri. What? Jelas-jelas berarti saya ditipu oleh si penjual, entah itu barang Black-Market atau didistribusikan sama agen yang ga berlisensi. Saya nuntut, tapi si penjual malah lepas tangan, saya disuruh kontak distributornya langsung (seriusan pas nulis kayak gini aja saya jadi kesal lagi). Mana waktu itu saya udah pusing karena mau berangkat, tapi masih juga masuk kantor sampai H-2, sekarang pakai disuruh mondar-mandir ke Jakarta Barat pula *kalau ga salah*. Sampai di tempat distributor saya ngamuk sejadi-jadinya. Mereka minta waktu hitungannya mingguan buat benerin ALICE, yah saya tambah kesal. Akhirnya setelah diultimatum dan gencar ditelponin, 3 hari kemudian si ALICE diganti barang baru lainnya, kali ini dengan pembuktian kalau itu asli dari Alta. Sukurlah.. Hmmm, tapi tiba-tiba saya jadi sadar kalau ALICE pada kenyataannya bukan lagi ALICE yang dulu lagi *halah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ironisnya salah satu foto saya pas di Indonesia yang pernah memenangkan kompetisi, selama di Jepang saya belajar banyak, &lt;del&gt;terlalu banyak malah&lt;/del&gt;. Salah satunya mungkin berkat perkenalan dengan Pak Sonny dan Pak Riza (GM Garuda Indonesia cabang Nagoya waktu itu). Dua-duanya punya hobi yang senada dengan saya, dan mereka juga perintis Japan-Indonesia Photographer yang sekarang berpusat di Nagoya. Dan selama itu juga, sebelum saya sadari saya sepertinya terserang Gear Acquisition Syndrome. Well, memang itu istilah yang dipake para gitaris yang terobsesi buat memiliki alat-alat mahal tanpa alasan yang jelas, semacam kecanduan barangkali. Tapi saya rasa sekarang istilah ini bisa diaplikasikan ke kasus apa pun yang berhubungan sama hobi. Saya membuat pilihan yang barangkali agak terburu-buru pada akhir Agustus 2010. Well, alasan lainnya mungkin karena waktu itu karena saya sedang terlibat satu masalah emosional yang cukup berat *halah*, membuat saya ingin menemukan pelarian untuk membuat merasa lebih baik. Jadilah 4 September 2010, saya menerima kamera kedua dan termahal yang pernah saya punya, Canon 1Ds. Kalau berdasarkan silsilah keluarganya lagi sih, ini kamera ini berada di urutan paling atas, jadi wajar harganya juga gila (lebih gila lagi saya yang memutuskan untuk mendapatkannya waktu itu). Saya namakan ini kamera sebagai FUMIKO... err kalau ga salah kepanjangannya: Full-frame Unquestionable Matter Installed with Keen Optic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I must admit, that was one of my biggest failure. Bukan karena Fumiko ga ngasih hasil yang bagus. Tentu semua orang dunia bakal demo sama Canon kalau misalnya kamera semahal itu ga mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang super. Tapi masalahnya sendiri adalah.... dengan Alice pun sebetulnya saya juga bisa menghasilkan foto yang &lt;del&gt;super itu&lt;/del&gt; layak. Hahaha. Okeh, sebelum ada yang protes mari dilupakan kalimat yang terakhir barusan (bukan bagian "Hahaha" maksudnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi begini... secara teknis saya tentu melakukan komparasi antara hasil yang saya peroleh dari Alice dan Fumiko. Dua-duanya seperti yang saya duga punya karakter yang beda, terutama dalam masalah tonal. Saya selalu bilang kalau tonal Nikon itu lebih Vivid, dan tonal Canon itu lebih Natural (saya tidak akan bahas di sini tentu saja). So true, tapi nyatanya ketika saya lakukan pengujian kepada beberapa pengamat di luar sana, ga ada yang bisa mengenali perbedaan-perbedaan yang saya lihat. Rendering Fumiko yang menurut saya sangat-sangat bagus pun tentunya tidak akan dikenali begitu saja, kalau misalnya untuk melihat perbedaan detil gambar di facebook dengan gambar di flickr aja susah dilakukan oleh mata biasa. Well, saya paham itu. Jangan salah, saya tidak lagi berbicara mengenai kekurangan mata manusia awam. Justru di situlah letak superiornya kita, kemampuan mata untuk secara fuzzy mengenali detil cahaya dan warna membuat manusia dapat melakukan anotasi benda-benda di sekelilingnya dengan sempurna. Ga masuk akal? err.. kalau harus dijelaskan, bisa-bisa kita akan berbicara mengenai masalah computer vision dan visual perception pada robot yang sampai sekarang masih jadi masalah besar yang tak terselesaikan. Jadi terima ajalah kayak gitu. Wkwkwk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi singkat cerita lagi, sebelum tulisan ini jadi panjang ga jelas (atau sudahkah?), selewat berapa kali perbandingan, lalu mulai muncul kemalasan untuk bawa-bawa begitu banyak benda hanya untuk berfoto-foto, mana berat si fumiko juga mencapai 1,5 kilo belum termasuk lensa, jadi udah berasa bawa batu aja kemana-mana; saya memutuskan untuk meninggalkan Fumiko... atau lebih tepatnya Fumiko yang sebaiknya meninggalkan saya, apalagi karena rasa penasaran saya sama kamera jenis high-end pun sudah terobati (ternyata full-frame itu gitu doang *songong*). Ah alasan lain juga karena saya kecewa dengan resolusi LCD yang dimilikinya. Sungguh-sungguh itu di luar perhitungan. Waktu itu, ketika sedang bergejolak secara emosional, saya berpikir bahwa akan menjadikan kamera baru sebagai pelarian. Tadinya saya berpikir untuk memiliki Nikon D90 saja (salah satu kamera terbaik Nikon dari kelas mid-range), lalu berpikir sebaiknya Canon 50D saja untuk jajal perbedaan tonal antara Nikon dan Canon, lalu pas cek-cek harga di internet, saya nemu lelang Canon 1Ds yang sangat murah (untuk kelas harga 1Ds tentu saja).  Saya browsing-browsing soal 1Ds dan menemukan fitur-fitur yang cukup menarik bahkan untuk keluaran seri lamanya. Tapi saya sungguh-sungguh tidak memperhitungkan soal LCD. Maksudnya, tadinya saya berpikir apa pentingnya sih punya LCD besar dan resolusi bagus, toh hasil fotonya juga dilihatnya di komputer nantinya. Tapi saya salah, preview itu penting. Selama di lapangan kalau ga bisa menentukan apakah foto yang kita ambil sudah cukup bagus atau tidak, bagaimana tau kapan harus ngulang take lagi atau kapan harus berhenti. Ga jarang pas dilihat lagi di komputer, hasilnya Fumiko ga memuaskan (in terms of missed-focus, karena saya di jalur manual focusing sodara-sodara). So, 23 Desember kemarin, daripada si Fumiko mati membusuk di dalam tasnya, saya putuskan untuk menerima pinangan yang ditawarkan pada hari itu. Officially, setelah berkawan selama lebih kurang 3 bulan, saya harus mengucapkan selamat jalan pada salah satu kamera terbaik Canon itu, tapi juga salah satu pembelian terburuk saya (Yah, Real Madrid pun pernah salah membeli Ricardo Kaka dari Milan sodara-sodara, bukan karena Kaka-nya yang ga jago tentu saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu hari berselang, tawaran lain datang menginginkan Alice. Sebetulnya saya ga punya alasan buat ngelepas Alice, tapi tentu saja lupakan pernyataan itu barusan. Haha. Entah barangkali lagi ngalay lagi atau kenapa, tapi terakhir-terakhir merasa sedikit kurang terpuaskan sama hobi selama setahun ke belakang ini. Terlepas dari fakta bahwa saya memang tipe yang susah untuk dipuaskan, tapi yaa begitu saja rasanya. Merasa lagi ga bisa bikin foto-foto yang menarik, angle kreatif, terlalu malas ngonsep tapi asal jepret di view yang plain, dan sebagainya. Kalau dalam istilah yang sedikit songong, mungkin berasa tantangannya mulai sedikit berkurang. Hahaha.. Saya quote kata-kata dari seorang teman pengguna kamera Hasselblad (don't ask me to explain what is that) di klub fotografinya Nagoya Univ deh, gini (narasi persisnya saya juga lupa, tapi intinya sama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"They (refer to producers) make dslr so perfect, so computerized that it (refer to dslr) becomes flawless, and in the end flawless makes dslr result lost its naturality. They (producers) also make everything big and heavy, as you see in pro-cameras. So for the worst, those who don't understand it (refer to Alay-ber-dslr) will buy battery gripper for nothing but to make their small camera bigger. !@#$%^&amp;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, bagian yang disensornya saya tambah-tambahin doang itu, tapi seriusan saya terenyuh saat terlibat dalam pembicaraan itu, membuat saya sampai pengen ngebanting si Alice dan Fumiko *kalau yang ini namanya majas melebay*. Tapi moral story-nya, saat ini saya sudah resmi melepas Fumiko (atau siapapun namanya sekarang), dan juga udah menerima pinangan terhadap Alice, tinggal nunggu ngirim barangnya aja ke pembeli di Tokyo yang meminta transaksi dipending dulu sampai Januari. Tapi ga tau juga sih, karena kemarin pas bawa si Alice ke farewell hunting di Shirakawago, malah nyadar ada sesuatu yang ga benar dari hasil foto-fotonya. Sekarang sih masih dalam tahap inspeksi, tapi kalau benar ada yang salah, terpaksa dibatalin karena kasian juga calon pembelinya dan si Alice berakhir di karantina... :'-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And then, to end this long but meaningless monologue, I will put the picture of the newcomer that will replace Fumiko and Alice. *Drumroll*...... tadaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="cursor:pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/TR3TDbnZMmI/AAAAAAAAACw/r2AIkhkN8H4/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5556829571151114850" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamera saku kedua saya sepertinya. Bukan, bukan leica, tapi lensanya doang yang leica-leicaan. :D. Well, happy new year everyone.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7835805227059489280?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7835805227059489280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7835805227059489280' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7835805227059489280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7835805227059489280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/12/jadi-ini-akan-menjadi-postingan.html' title='Jadi ini akan menjadi postingan terakhir di tahun 2010, hmm barangkali'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/TR3TDbnZMmI/AAAAAAAAACw/r2AIkhkN8H4/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2340553308830064866</id><published>2010-12-24T03:10:00.000-08:00</published><updated>2010-12-24T04:17:51.153-08:00</updated><title type='text'>To the End</title><content type='html'>Mungkin terlalu cepat untuk bicara soal resolusi (masih tanggal 25 dan masih ada sisa 6 hari lagi di tahun ini), tapi yah berhubung tahun ini ga terlalu sering juga saya update blog ini, jadilah pas tadi baca-baca lagi langsung nemu resolusi yang pernah saya buat di awal tahun yang lalu. Marilah di review sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target terbesar saya tahun lalu itu adalah berangkat ke Jepang dengan status sebagai mahasiswa riset, yang alhamdulillah langsung terjawab dengan datangnya panggilan resmi dari kedutaan yang saya terima entah akhir bulan Januari atau awal-awal Februari tahun ini. Dan yaa, saya sekarang membuat tulisan ini di Jepang. Satu hal yang mungkin berubah, dulu sebelum berangkat saya merasa cukup yakin ingin menyelesaikan pendidikan di sini tidak hanya sampai Master, tapi juga hingga selesai Doktoral, tapi yaah seiring dengan perkembangannya, rencana awal selalu bisa berubah. Kita lihat saja bagaimana nanti perkembangan setelah ini. :D.&lt;br /&gt;Sedikit flashback, sebenarnya untuk resolusi ini saya juga menyiapkan plan B dan C, karena tau notifikasi dari kedutaan pasti akan datang di awal-awal tahun. Jadilah saya menyiapkan rencana seandainya saya dibatalkan berangkat ke Jepang, saya harus mempersiapkan diri untuk beasiswa lain. Waktu itu kalau ga salah sempat bookmark aplikasi buat beasiswa EM yang EMARO (bla-bla-Robotics), tapi yah untung juga tidak harus bergulat lagi dengan prosedur-prosedur seleksi yang sangat menguras tenaga itu. :D. Kalau itu masih gagal juga, plan terakhirnya yaa tetap bertahan di pekerjaan terakhir yang saya tekuni waktu itu, sebagai analyst di tim konsultan yang berspesialisasi di bidang Talent Management *oh, I really had no idea why I ended up there. lol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target berikutnya, "Fluent in Written and Spoken Japanese" which is harus saya kasih nilai B barangkali untuk pencapaiannya. Well, sebelum ke Jepang saya benar-benar buta dengan ini bahasa rumput. OK, mungkin agak bohong, karena saya pernah ngambil les tingkat sangat-super-very-dasar-sekali selama 3 bulan, itu juga 1-2 jam seminggunya, sering skip pula, abis lulus S1 hingga saat keberangkatan ga pernah ngelanjutin lagi dengan alasan kesibukan pekerjaan (well true), akhirnya nyampe sini mulai lagi belajar dari baca hiragana &amp; katakana. -_-". Yang mana harus saya akui itu salah satu kesalahan terbesar terkait masalah persiapan datang ke Jepang. Beruntung ada 7 orang lain yang terbang ke Nagoya pagi itu dari Narita (3 di antaranya sangat jago bahasa Jepangnya), jadinya saya bisa sampai juga dengan selamat ke tempat saya sekarang nulis tulisan ini.&lt;br /&gt;OK balik lagi, sebetulnya kalau dilihat dari sisi positifnya yaa saya harus ngasih award juga sih. 9 bulan belajar bahasa, seengganya sekarang untuk percakapan-percakapan sederhana 80% bisa saya ikuti, walaupun 20% sisanya harus sambil salto buat bisa jelasin apa yang mau dibilang. Dan barangkali karena sebelahan kamar sama anak indo yang udah JLPT 1 kadang kalau ada tulisan-tulisan rumput atau perlu ngurus sesuatu jadi males duluan buat ngerjain sendiri. Well not good, satu bulan lagi tinggal di apato sendiri, apa-apa juga berarti harus bisa ngurus sendiri. Nilai minus karena sebetulnya dalam 3 bulan terakhir justru perkembangannya tidak sebaik 6 bulan sebelumnya, karena banyak skip kelas bahasa Jepang dengan alasan persiapan ujian. -_-"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target selanjutnya, "Passing Entrance Exam" which is accomplished. Beruntung sekali rasanya karena terus terang sempat merasa antipati duluan pas tau materi ujiannya. Kalkulus, aljabar linear, dan mekanika. 2 yang disebut pertama pernah belajar sih pas S1, tapi kalkulus adalah salah satu kuliah dengan nilai terendah di transkrip, alin pun juga pas baca bukunya cuman inget bab 1 doang (doh), mekanika? terakhir belajar pas SMA. Lah, pas SMA tau sendiri saya kek gimana *kalau ga tau, emang mending ga tau sih (ninja). Yaah, intinya, Yokattaa!! ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, sesuatu yang berhubungan dengan musik dan biola. Saya sih dari awal ga berharap bakal bisa lanjut ngeband lagi, walaupun kenyataannya selama di sini sempat ngerasain studio musik Jepang sekali (dan itu mahal gilak), jadi di targetnya pun saya lebih fokus bakal latian biola lagi (setelah stagnan balik dari Singapur waktu itu). Sempat nanya-nanya soal Nagoya University Symphony Orchestra, tapi ternyata jadwal latiannya makan waktu banget, jadi kayaknya bakal bahaya buat keperluan riset ntar. Jadi untuk target ini masih gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ada target publikasi paper 2-3. Wew, sekarang saya baru sadar ternyata ada resolusi 'naif' pas tahun lalu. :D. Barangkali waktu itu mindsetnya publish paper di Indonesia, itu pun skopnya domestik, dengan hasil riset yang pas-pasan tapi masih bisa submit 3 publikasi. :P. Ternyata selama masa research student di sini malah bisa dibilang ga ada kemajuan riset sama sekali, seengganya sampai sekarang. Sama sensei pun "ga terlalu ditanggapi", cuman disuruh bantu-bantu kerjaan orang lain. Walaupun mungkin akhirnya sempat bantu-bantu nulis juga, tapi cuman jadi co-author di salah satu publikasinya dia. Well, long way to go.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next, Learning Photography. I bought my camera in middle of January 2010, and that was for the first time I did photography. OK, dulu sempat sih punya kamera pocket di jaman-jamannya masih pada pake roll pelem, tapi saya cukup yakin itu ga bisa dikategoriin fotografi. Mungkin asal-jepret-grafi? Dan udah cukup lama juga ga tau kemana perginya itu kamera. :P. Anyway, mungkin lain kali saya tulis tentang ini di tulisan terpisah lainnya, tapi mengenai pencapaian, seengganya cukup melewati ekspektasi. Kesempatan lomba pertama yang saya ikuti sempat void gara-gara resign dari kantor, lalu sampai di Jepang ketemu dengan 2 orang pendiri Japan-Indonesia Photographer (yang kebetulan berpusat di Nagoya), ikut komunitas ini jadi ada kesempatan tersendiri buat belajar banyak, lalu puncaknya mungkin memenangkan voucher Holiday Resort Lombok (yang pada akhirnya ga bakal bisa saya pakai juga sih. hiks).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga target terakhir mungkin bisa dibilang agak kurang jelas, mungkin juga karena sepertinya tahun lalu saya juga bikinnya ga terlalu spesifik. "Better communication and presentation skill as well as English". In fact, saya merasa ada kemunduran dalam bahasa Inggris saya. Soal skill presentasi? Masih stagnan, jauh dari rival abadi saya yang pernah mengkritik betapa buruknya presentasi saya di saat sidang akhir TA dulu *if you know who. haha. "Places to travel". Hmm, kenapa pula ini ada di resolusi saya? Tapi yasudahlah, seengganya selama di sini saya sudah sempat berjalan beberapa kali, walaupun ga terlalu jauh juga. Paling jauh ke utara itu ke Nagano, ke Barat itu ke Kyoto (entah kenapa 2x pula), dan ke Timur itu ke Tokyo. Well. entah bagus atau buruk itu hitungannya. Lalu yang paling absurd. "Pioneering IT product for self-purpose or commercial". Apa pula ini? Saya ga terlalu ingat apa yang saya rencanakan pada saat menulis itu. Barangkali yang saya maksud semacam portal pribadi / online portfolio (self-purpose?), lalu apa pula maksudnya untuk tujuan commercial? Saya tidak ingat kapan terakhir saya masih cukup sering terlibat proyek-proyek freelance. Barangkali ada hubungannya dengan itu, bisa jadi juga ini back-up plan semisalnya saya kurang cukup sukses dalam perencanaan studi dan pekerjaan? Yang pasti, ini adalah resolusi yang paling saya lupakan dan sepertinya untuk sementara waktu masih akan dilupakan dulu. :D. Seengganya sampai studi di sini kelar dulu, karena keinginan untuk "menciptakan sesuatu yang akan mengubah dunia" itu tentu saja sampai sekarang masih ada. Wuahahaha *ketawa jahat*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, that is the end of my 2010 resolution.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2340553308830064866?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2340553308830064866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2340553308830064866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2340553308830064866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2340553308830064866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/12/to-end.html' title='To the End'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2052001593710678355</id><published>2010-12-04T22:32:00.000-08:00</published><updated>2010-12-07T00:43:23.706-08:00</updated><title type='text'>Beberapa waktu belakangan ini....</title><content type='html'>1. Dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kenshuusei&lt;/span&gt; (研修生) ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kenkyuusei&lt;/span&gt; (研究生) ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;gakusei&lt;/span&gt;　(学生)&lt;br /&gt;Yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia berarti: dari mahasiswa-magang ke mahasiswa-riset ke mahasiswa-sebenarnya. Yai, tanggal 26 November kemarin salah satu kekhawatiran terbesar saya selama di Jepang dipunahkan oleh pengumuman informal bahwa saya berhasil lulus ujian masuk program Master yang dilaksanakan tepat pada 2 hari sebelumnya. Entah bagaimana caranya mereka bisa melakukan koreksi hasil ujian sebegitu cepatnya, tapi yaah that's it. Sore-sore abis main futsal bareng anak2 lab, dipanggil lagi ke lab pas udah nyampe rumah, disuruh ngadep Fukuda, ditelpon Sekiyama, dan dinyatakan lulus. Pengumuman resminya masih tanggal 16 ini sebetulnya. Tapi sepertinya saya mulai menyadari kenapa mereka (para sensei itu) lebih senang mengumumkan lebih awal: karena mereka sepertinya ga senang saya berada dalam state menunggu yang mana bisa jadi alasan buat ga ngerjain riset dulu. Terbukti baru beberapa jam setelahnya, Sekiyama langsung memborbardir email saya dengan 40 lebih paper buat dibaca.. X-(.&lt;br /&gt;Ah ya sedikit menjelaskan poin ini, selama 6 bulan pertama status saya di Jepang adalah sebagai mahasiswa-magang, yang berarti kewajibannya untuk mengikuti program pelatihan bahasa Jepang yang katanya super-intensif. Ga tau sih seberapa efektif sebetulnya, karena toh merasa level bahasa Jepang saya masih menengah ke bawah. Terus juga, mestinya sih ga ada urusan sama lab2an, tapi entah kenapa udah ngerasa diutilisasi sejak awal2. 6 bulan berikutnya, yang mana berarti sekarang2 ini, statusnya berubah jadi mahasiswa-riset. Secara teori sih buat mempersiapkan diri buat ikut ujian masuk sambil nyusun rencana riset kalau2 nantinya bisa tembus ujian masuk. Terakhir, status mahasiswa-sebenarnya, yang walaupun baru secara sah disandang mulai April bulan depan, tapi seengganya udah diamankan pasca ujian masuk. Dan yaa, itu berarti juga status mahasiswa-riset pun udah ga bisa dianggap masa buat main2 juga mulai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dari ryuugakusei kaikan (留学生会館) ke juutaku　(住宅) / apato　(アパート) / mansyon　(マンション) atau apapun namanya lah.&lt;br /&gt;Kalau ini sih soal rumah2an. Beruntung awal2 sampe di Jepang udah diurusin segala urusan mengenai tempat tinggal, jadi ga perlu pusing2 mikirin rumah pas dari masih di Indonesia (kayak beasiswa sebelah. haha). Ditambah lagi biasanya juga dikasihnya tempat tinggal di asrama punyanya kampus yang kalau dibanding kos2an di luar harganya lebih murah. Sekedar meluruskan, kalau di Indonesia istilah apartemen berarti identik dengan tempat tinggal mewah buat orang2 yang punya kelebihan uang, tapi kalau di kebanyakan negara lainnya, istilah apartemen justru buat tempat tinggal irit yang jauh lebih murah daripada punya rumah sendiri. Kalau buat mahasiswa asumsinya sama kayak kos2an barangkali.&lt;br /&gt;Jadilah ceritanya walaupun udah diberi kemudahan seperti itu, jatah yang dikasih juga cuman 1 tahun (asrama / kaikan yang lain ada yang cuman 6 bulan malah). Anak2 di kaikan sini entah kenapa udah mulai banyak yang cabut dari pertengahan tahun. Alasannya sih kalau ntar nyari tempat tinggal baru mepet2 di akhir tahun, bakal susah nyarinya karena traffic orang2 pencari tempat tinggal baru juga lagi tinggi2nya. Jadilah sebaiknya dari sekarang. Kalau saya sih kemarin masih khawatir soal ujian jadinya mikir buat mengenyampingkan masalah ini dulu sampai jelas urusan bakal kuliah di mana. Beruntung ga harus pindah buat nyoba ujian di univ lain yang jelas2 di kota yang berbeda, jadinya sekarang harus mulai pusing2 nyari tempat tinggal baru. Tapi ternyata urusan beginian ribet juga. Nyari apartemen kalau pas masih dari Indonesia pastinya ribet karena kayak beli kucing dalam akuarium. Ga tau pilihan2 apa aja yang ada, ga bisa liat langsung juga kondisinya gimana. Tapi justru kalau udah ada banyak pilihan, dan bisa liat langsung tempatnya pula kok ya sama pusingnya. Belum lagi buat milih apa bakal nyarinya lewat agen yang jelas2 bakal narik keuntungan lebih, atau nyari sendiri yang berarti urusan milih2 dan liat2 apartemennya bakal jadi lebih terbatas. Ada tempat yang bagus dan udah berasa cocok, tapi mahal dan jauh. Ada tempat yang dekat dan murah, kamarnya yang kurang menarik. Kayaknya bakal jadi yang terakhir aja keluar dari kaikan nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari Event Description System ke DNA Computing&lt;br /&gt;Hmmm, perlu dibahas ga yah? Kalau ini soal riset2an. Dari awal2 datang ke sini sebenarnya saya udah siap2 bakal ngerjain topik yang baru karena udah dikasih bocoran bahwa ga bakal ngerjain topik yang diajukan selama seleksi beasiswanya. Itu juga sebabnya kenapa proposal riset yang saya ajukan juga reverse-engineered dari TA pas S1. Lain alasan, karena topik TA saya rada kacau (baca: sangat kacau), jadilah sempat rada was2 juga kalau disuruh presentasi segala pas sampai sini. Singkat cerita akhirnya saya disuruh ngerjain satu topik yang related sama robot vision, recognition, perception dan sejenisnya itulah. Sejujurnya di antara 4 masalah besar dalam riset2an mengenai robot otonom bergerak (perception, locomotion, localization, dan cognitive) saya paling tertarik sama masalah yang disebut terakhir. Masalah yang kedua sangat fisika, sementara masalah lainnya walaupun bisa pake approach compscie, kurang sreg aja. Tapi abis diskusi berkali2 yaa akhirnya nyerah juga dan manut kalau nanti bakal disuruh riseta2an soal perception. Yaah, ujung2nya bakal computer vision juga larinya, pikir saya. Tapi ternyata abis pengumuman, saya diajak bicara 4 mata sama om guru, katanya karena sekarang udah lulus ujian, maka saatnya mikirin topik riset secara serius. Apalagi saya diharapkan bakal lama di sini, sampe doktoral (what? who said that?). Kalau kemarin kan persiapan ujian, jadinya disuruh bantuin topik yang lagi ongoing sekalian buat tau gimana cara "main" di Fukuda Laboratory. Saya dibolehin milih sendiri kalau ada topik yang pengen saya ajuin. Waw, kesempatan bagus saya pikir. Karena dari pas saya datang ke sini saya sebetulnya berharap bisa ngerjain sesuatu yang related sama &lt;span style="font-style:italic;"&gt;social-capable robot, emotional robot, developmental robot&lt;/span&gt;, atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;learning robot&lt;/span&gt;. Tapi yah dipikir2 lagi, udah cape juga kalau harus nyusun2 proposal, terus ntar juga harus bisa ngeyakinin para sensei2 itu kenapa topik yang saya ajuin layak untuk dikerjakan. Lagian 6 bulan di sini, satu hal yang saya pelajari, riset2an soal robot sebenarnya udah bukan blue-ocean lagi apalagi dibanding topik micro/nano teknologi yang lagi dikerjain tim sebelah. Udah banyak researcher2 yang berusaha menyelesaikan robot otonom, tapi nyatanya produknya sendiri masih jauh dari yang dibayangkan di pelem2. Artinya kalau engga mesti jenius, kalau engga ya harus kerja mati2an juga buat survive, which is agak ga feasible buat karakter saya. Huhu. Jadilah akhirnya menerima saja saran buat ngerjain satu topik baru yang agak beda dari yang sebelumnya. DNA Robot. OK, I have no idea what this is. Tapi dari sedikit yang bisa saya pahami dari penjelasan berbusa si om guru kemarin, topik ini menjanjikan (entah apa pun yang dijanjikannya), karena dalam projeknya sendiri bakal ngerjain suatu biological machine *ciaelah* namely DNA robot yang berukuran molekular yang diharapkan dapat diterapkan pada aplikasi medis, misalnya disuntikkan ke dalam tubuh manusia buat menyerang virus2 ganas di dalam tubuh. Bayangin aja, di dalam tubuh manusia robot2 berukuran micro akan bekerja sama berperang melawan virus penyakit. Yeaah, kurang keren apa coba? Seengganya kalau saya bayangin sih agak futuristik2 gimanaa gitu (norakabis.com). Hmmm, yasudahlah.. Baru nyadar ini toh ternyata alasannya saya dikasih tau udah lulus duluan, biar bisa langsung dipekerjakan buat riset2an. Sigh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2052001593710678355?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2052001593710678355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2052001593710678355' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2052001593710678355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2052001593710678355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/12/beberapa-waktu-belakangan-ini.html' title='Beberapa waktu belakangan ini....'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4942055247941703013</id><published>2010-07-19T09:42:00.000-07:00</published><updated>2010-12-24T03:10:11.619-08:00</updated><title type='text'>The Belated Title</title><content type='html'>Kadang gw bertanya-tanya, sejauh ini seberapa besar sih kemajuan yang udah gw dapat selama berada di Jepang.. Terhitung nyaris 4 bulan gw di Nagoya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 tujuan besar yang harus gw capai dalam tahun ini. Pertama, menguasai bahasa Jepang seengganya untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Gw ambil kelas super-intensive di pusat mahasiswa international (a.k.a ECIS) di Nagoya Daigaku. 1 hari ada 3 kelas yang cukup bikin mumet. Kalau dilihat dari sisi positifnya, dibanding 4 bulan yang lalu gw jelas ada kemajuan dalam bahasa Jepang. Tapi dilihat dari ekspektasi, sepertinya kemampuan bahasa Jepang gw masih di bawah harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target kedua, lulus ujian masuk. Ga lucu kalau akhirnya gw susah payah apply beasiswa, ternyata pulangnya masih tanpa gelar. Yup, lulus beasiswa monbusho belum tentu lulus universitasnya. Mesti ikut ujian masuk lagi. Khusus program master, biasanya ada ujian tertulis. Dan ini jadwalnya tergantung fakultas masing-masing, bahasa pengantarnya juga. Beruntung gw dapat milih antara bahasa Inggris dan bahasa Jepang (yang pasti gw bakal milih bahasa Inggris), walaupun nanti kelasnya sendiri bahasa pengantarnya dalam bahasa Jepang semua. Yapi yasudahlah, pikirin ujiannya dulu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling gw takutin, materi fisika yang hampir selama 4 tahun belakangan ga pernah disentuh lagi. Pas SMA pun gw sekolah juga asal-asalan. Ga tau deh masih ada yang nyisa apa ga tuh saripati pelajaran fisikanya. Materi kalkulus dan Alin juga bukannya aman sih, gw masih harus baca lagi dari awal, secara nilai kalkulus I gw adalah nilai terendah kedua sepanjang sejarah transkrip. Huhu.. Persiapan gw sejauh ini? Bisa dibilang 0 besar. Mungkin 0,0000000000....1.. Kena rounding error juga ilang tuh angkanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natsu-yasumi segera datang. Sesungguhnya gw juga ingin memanfaatkan kesempatan ini buat menjelajahi beberapa bagian Jepang, seengganya yang dekat-dekat dulu aja. Mumpung masih di sini, belum tahu juga bakal selamanya di sini apa engga. Tapi dilihat dari tingkat accomplishment misi gw sejauh ini kok mengkhawatirkan yah? Dan setelah ditilik-tilik lagi (bahasa apa ini?) sepertinya gw emang agak kebanyakan main terakhir2 ini. Kerjaan gw kalau ga tidur kalau ga nenteng2 kamera. Padahal sebelum tahun baru kemarin gw ga tau apa2 tuh soal ini benda. Mau bersumpah ga bakal megang kamera sebelum selesai ujian juga ga sanggup. Di beberapa acara juga gw ditunjuk (a.ka. ditumpulkan jadi seksi sibuk bagian pegang kamera).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi misi tambahan yang gw targetkan sendiri. So far, sensei F minta gw persiapan buat shiken (ujian masuk), sementara sensei S lebih ngotot minta gw ada kemajuan di riset. Gw ambil jalan tengah. Ciaelah. Sotoy nargetin bisa dua-duanya. Tapi... dasar manusia input, gw bikin rencana doang bisanya. Giliran bagian eksekusi juga ga ada realisasinya. Huff...... Tapi setelah dipikir2 lagi, sebenarnya mungkin masalah manajemen waktu. Gw terlalu banyak main atau terlalu banyak istirahat. Ujian atau riset ga ada hubungannya sama hobi ataupun niat rekreasi. Selama manajemennya teratur juga mestinya bisa.. Ok, yosh... Just to remind myself. I need to tackle all of them altogether. Ganbatte!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;たぶん後で日本語で書きますよう。&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4942055247941703013?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4942055247941703013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4942055247941703013' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4942055247941703013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4942055247941703013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/07/kadang-gw-bertanya-tanya-sejauh-ini.html' title='The Belated Title'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7079523302292678418</id><published>2010-06-09T03:11:00.001-07:00</published><updated>2010-06-09T03:31:00.423-07:00</updated><title type='text'>Yoshhhh...</title><content type='html'>Memasuki bulan ketiga petualagan di ranah nagoya. B-6 (6 bulan lagi??) menuju entrance exam, hmmm.. tapi lebih baik membicarakan hal-hal yang menyenangkan. hoho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah, demi meningkatkan etos kerja saya membuat perencanaan. Target lebih tepatnya (atau wishlist). Buat dipenuhi hingga 9 bulan ke depan, yaqni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Punya SIM Jepang&lt;br /&gt;Buat bisa dapet SIM motor gede di Jepang bisa ngonvert SIM C-nya Indonesia via ujian tulis dan praktik. Kalau ga, mesti.harus.kudu ikutan les nyupirnya dulu baru ikutan ujian.&lt;br /&gt;Yang jadi masalah sekarang, SIM C saya bakal mati bertepatan hari ulang tahun saya yang ke-23 (which is tahun ini. dem). Jadi best plannya, mesti pulang ke Indo dulu buat ngurus perpanjangan SIM, which is paling cepatnya pas Haru-yasumi (spring vacation) atau setelah entrance exam.&lt;br /&gt;Yang mana, punya keinginan buat punya SIM Jepang berarti ada tujuan lain, yaqni...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Punya motor lagi.&lt;br /&gt;Nabung, nabung. Kalau tren nabungnya bisa sama kayak bulan kemarin, mudah2an akhir tahun bisa dapet CBR 600CC a.k.a FireBlado, one of my dream ride. Amiin. Karena poin ini highly-dependent sama poin pertama, berarti walaupun targetnya akhir tahun udah mampu, terpaksa menunggu hingga tahun ajaran baru dimulai. Sekalian setelah memastikan kontrak beasiswa monbusho saya masih dapat dilanjutkan sesuai rencana (baca: lulus entrance exam). Hoho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoshhhh.. New goal has been set. Time to get work of it. Jelas, saya tidak perlu mencantum target-target yang sudah menjadi harga mati, semisal: lulus exam, fiksasi topik &amp; metode riset, dan bla bla.. Itu harga mati yang bisa ngubah semua hal kalau ga berhasil dicapai.. -_-"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7079523302292678418?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7079523302292678418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7079523302292678418' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7079523302292678418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7079523302292678418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/06/yoshhhh.html' title='Yoshhhh...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-462101570528732121</id><published>2010-05-13T00:36:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T04:42:41.172-07:00</updated><title type='text'>the very first post in the land of the rising sun</title><content type='html'>Akhirnya saya sampai juga di Jepang. wahahaha... *kenapa juga mesti tertawa di bagian ini*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah sedikit membahas apa yang sedang terjadi akhir-akhir ini. Berhubung lagi malas nulis panjang lebar, saya hanya akan menarik beberapa poin (penting) yang dapat diceritakan di kesempatan yang sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. If you are going to live in some new places, at least learn how people speak. You come to Japan but you cant speak Japanese? Think again.. Salah satu kesalahan terbesar saya adalah saya terlalu mengacuhkan masalah bahasa hingga saat keberangkatan. Saya seolah merasa aman, karena cukup pede (seengganya bisa) bicara bahasa internasional. Yet, you are just like alien when you dont speak in the same way with the others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saya tidak menyesalkan bahwa saya tidak bisa sembarangan saja mendapatkan makanan di tempat-tempat makan di luar sana, tapi saya menyesalkan bahwa saya tidak pernah benar-benar belajar mengolah makanan sendiri. It sucks if everynight you can only eat the same food again and again with the same bad taste. You think you can cook the-so-called-instant-food-with-instant-ingredients? Well, I did. Hingga akhirnya saya di sini menemukan bahwa daging yang harus saya olah sebelum jadi makanan adalah daging yang diperoleh persis setelah binatangnya dimatikan. *I wonder what is the correct term for this*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Never underestimate the weather. Well, saya lahir di negara tropis. Sampai beberapa bulan lalu saya tidak pernah terlalu peduli dengan cuaca dan ramalan-ramalannya. Because there was no point to. Tapi persis 2 April yang lalu, setelah melangkah keluar dari lift stasiun kereta bawah tanah yang pertama kali membawa saya menjejakkan kaki di ranah Jepang, I just realized, even the wind can kill you anytime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. There is a part of me that now regret my decision coming to Japan. Wahaha. I dont even know whether I am joking or not. It is definitely not about missing home nor anything else. Ini soal akademik. Dulu saya setengah ga percaya pada saat saya diceritakan soal belajarnya orang Jepang yang disebut sebagai the way of samurai. Well, mungkin di poin ini saya sedikit berlebihan, tapi saya bisa merasakan tekanan di mana-mana sekarang. Bahkan di state saya yang sekarang yang mestinya belum harus memikirkan soal kuliah dan riset, saya ga bisa tenang dengan hanya pulang cepat setelah kelas bahasa dan leha-leha di kamar. Definitely, I wont be able to survive, if I just remain like I used to be... Kasarnya di sini: ga ada yang bakal ngajarin lo, kalau lo ga mau belajar. Literally. You cannot just come to meet your sensei and asking "please teach me something". Yang ada, baru aja pertemuan pertama di lab, senseinya bilang: "Read hundreds of paper and then come talk to me when you are ready". Ga tau sesuatu? Ga mengerti cara melakukan sesuatu? Download paper, baca buku, propose the result and then sensei will be there for feedback. If you still cannot figure out where to go, it means you have not yet trying hard enough. I am not joking. They wont teach you anything, because they also used to learned like that by themself. Istilahnya: mereka ga bakal nyuapin, mereka ga akan bilang: ini loh topiknya, begini loh cara ngerjainnya, lalu kalaupun gagal "tenang aja, kita akan pikirkan cara penyelesaian yang lain". Just not like that. Bahkan senior lab yang juga bukan mahasiswa Jepang yang pada hari pertama datang menjemput saya bilang: "Prepare yourself, they wont teach you anything".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, in fact... I am really worried about my self for years to go. Huhuhuhu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-462101570528732121?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/462101570528732121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=462101570528732121' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/462101570528732121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/462101570528732121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/05/very-first-post-in-land-of-rising-sun.html' title='the very first post in the land of the rising sun'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3323447771171228722</id><published>2010-03-20T23:07:00.000-07:00</published><updated>2010-03-20T23:48:59.399-07:00</updated><title type='text'>My photography things: the road then I trespass (part 2)</title><content type='html'>Bagian satu berakhir, kisah gw ga berakhir begitu saja (Ya iyalah, ngapain beli kamera tapi ga pernah dipake). Gw ga tahu entah hitungannya normal atau berlebihan atau malah kurang, sampai hari ini kira-kira si ALICE udah mencapai shutter count sekitar 2000. Artinya ada 2000 foto yang udah gw hasilkan dari pertengahan januari sampai pertengahan maret. Berarti rata-rata 1000 foto per bulan, dan 33 foto sehari. Waw!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana komentar gw sejauh ini tentang dunia pemotretan? Hmmm..&lt;br /&gt;Overall, gw puas dengan performa Nikon. Hmm, emang sih sejak beli si ALICE gw udah ga pernah lirik-lirik si merah lagi. Instead, gw malah makin rajin browsing soal kamera-kamera nikon berikut reviewnya. Gw mungkin pernah baca banyak plus dan minus dari kedua brand yang merajai jagad perkameraan ini, tapi bukan berarti gw bisa bilang which one is better. Bahkan orang-orang yang lebih expert dari gw pun juga ga akan secara langsung bilang mana yang lebih baik. Tapi kalau ditanya di antara keduanya gw bakal beli yang mana? Gw ga nyesel milih Nikon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi... gw agak nyesel dengan gear dslr gw yang sekarang. Hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah seperti ini. Ketika dulu gw memutuskan mau beli DSLR gw dari awal udah sengaja memberi batasan kamera-kamera merk baru, tanpa sama sekali memperhitungkan nama-nama yang udah discontinued. Ga pernah terlintas di pikiran gw buat cari tahu soal D40, D50, D60, D70, D70s dan sebagainya.&lt;br /&gt;Apakah mereka lebih baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi sebetulnya gw ga bisa jawab apakah mereka lebih baik atau engga. Kalau dilihat sekilas dari reviewnya mungkin kamera-kamera baru yang ada sekarang punya fitur yang lebih komplit dari kamera lama, bahkan jika dibandingkan dengan kelas di atasnya. D100 aja misalnya yang masih 6 MP adalah seri pendahulu D300 yang kelasnya agak jauh dari D3000 yang udah 10 MP.&lt;br /&gt;Ok, satu lagi sekarang yang baru gw sadari, bahwa mungkin gw sekarang adalah penggemar situs kenrockwell.com. Bahkan walaupun si penulis udah jelas-jelas bilang rekomendasi yang dia tulis bersifat subjektif karena berdasarkan pendapat pribadi, cara penyampaiannya sangat sistematis dan reasonable. Dan komplit. Seengganya gw selalu buka section Nikon dkk.&lt;br /&gt;Pointnya adalah di sana beliau (si abang Ken) menulis bahwa kebanyakan orang-orang menilai superioritas kamera dari angka-angka fiktif seperti Megapixel dan ISO sensitivity. Padahal kamera yang punya MP dan ISO yang tinggi belum tentu kamera yang lebih baik. MP hanya ukuran besar gambar yang dapat dibuat. Dari kamera 6 MP pun gambar yang dihasilkan udah berukuran sisi panjang sekitar 3000, itu udah lebih dari cukup selama foto yang dibuat bukan untuk ukuran poster.&lt;br /&gt;Lalu mengenai ISO, kamera-kamera high-end mungkin bisa mencapai ISO hingga 3200++, tapi apa berarti kualitas gambarnya jadi lebih bagus? Kenyataannya ISO tinggi berarti gambar lebih noisy. Pada akhirnya perbandingan kualitas kamera bukan dilihat dari angka ISO yang dapat dicapainya, tapi lebih ke head to head hasil capture gambar pada ISO yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah pangkal kekecewaan terbesar gw sama D3000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikon D3000 atau modelnya si ALICE adalah kamera yang sangat bagus untuk ISO rendah (100 dan 200), hasil pas-pasan di ISO 400 (untuk kondisi indoor), dan tidak rekomendasi untuk menggunakan ISO 800 (kecuali terpaksa), apalagi ISO 1600 dan HI-1 (never use them!!). Dulu gw pernah denger anekdot: Nikon itu buat foto Landscape, Canon itu buat foto Potrait/Model. Somehow buat kasus D3000 gw merasa ada benarnya.&lt;br /&gt;Karena punya ISO rendah yang sangat baik, D3000 jadi sensitif sama cahaya yang tersedia. Sedikit aja gelap, yang pada akhirnya memaksa penggunaan ISO di atas 400 jangan harap dapat foto yang ga noisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw baca-baca lagi di situs yang sama (kenrockwell.com), ternyata si pendahulu Nikon D40 punya kualitas ISO tinggi yang lebih baik. Gw ga tau apa alasannya Nikon melakukan hal seperti ini pada produknya. Tapi nyatanya dari contoh capture yang diambil dengan Nikon D40 (diambil dari berbagai sumber) banyak yang hasilnya bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw mungkin ngomong sebagai amatir yang baru coba-coba fotografi, tapi mengingat gw sekarang udah make si D3000, gw sebetulnya menyesalkan seandainya gw ambil D40, mungkin gw bisa menghemat duit lebih banyak dengan kualitas yang tidak berbeda jauh.&lt;br /&gt;Kemudian sisanya bisa di invest di perlengkapan lain layaknya lensa, flash, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara soal lensa, pengalaman juga yang akhirnya bikin gw menyesalkan pilihan Tamron 18-200mm yang gw lakukan. Bukan karena kinerja yang tidak memenuhi standar. Hasil foto yang gw ambil dari pasangan D3000 dan Tamron 18-200mm so far ada juga yang memuaskan, tajam dan sesuai harapan. Tapi ga jarang gw keteteran sama lensa yang gampang shake apalagi ga ada fitur Vibration Reduction (VR). Ok, gw ga tau sejauh mana fitur ini bisa membantu karena gw juga belum pernah make lensa jenis VR terlalu lama (selain minjem punya teman).&lt;br /&gt;Hal lain yang kemudian gw pelajari juga bahwa walaupun lensa zoom punya rentang jarak yang cukup jauh (bisa menyapu semua rentang dari 18mm hingga 200mm) ternyata focal length bukan segalanya. Pada kebanyakan kasus ternyata gw lebih sering menggunakan jarak yang itu-itu aja. Buat landscape misalnya, gw ternyata lebih sering berhenti di focal 18mm. Buat tele, tentunya gw pol-in hingga range maksimumnya di 200mm. Buat potrait? ternyata cukup comfortable juga kalau gw yang moving forward-backward buat ngedapetin posisi yang pas. Artinya, gw juga sering stop di jarak 18mm. Kesimpulannya apa? Gw akhirnya merasa lebih penting buat punya lensa yang lebih tajam yang berarti: saatnya lirik-lirik lensa jenis prime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan pertama gw jatuh ke Nikkor 200mm f4 pre-AI. Lensa manual, lensa lama yang udah lahir duluan daripada gw. Gileee.. Awalnya gw memberanikan diri make lensa manual, karena pertama kali setelah gw mau beli D3000 gw nanya-nanya lensa apa yang paling bagus buat si nikon. Gw disarankan make lensa dengan bukaan hingga 2.8 yang biasanya mahal pol. Spontan gw reply bahwa gw cuma punya budget maksimum digit 7. Itu juga 7 digit yang menengah ke bawah. Ternyata gw malah diketawain dan si reply-er bilang bahwa dia pun ga pernah belanja lensa di atas 1 juta, karena rahasianya: dia make lensa full manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw penasaran dan nanya-nanya lebih jauh. Gw akhirnya diperkenalkan ke suatu forum fotografer yang isinya para pengguna lensa manual. Sempat muncul keraguan bahwa gw cukup bisa make lensa jenis ini, tapi setelah di salah satu sesi komunitas fotografi di kantor yang menjelaskan cara focusing manual akhirnya gw memantapkan bakal make lensa manual. Seengganya nyoba dulu satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasilnya..... *drumroll*.. Gw kecanduan. Gw keracunan virus lensa manual. Dahysat!!! walaupun ini lensa gw ambil dengan harga yang ga nyampe seperempat harga lensa Tamron, gw puas hingga 4 kali lipat *lebay*.. But seriously, lensa manual walaupun udah tua tapi kebanyakan punya kualitas yang bagus, tajam dan yang penting bokeh-monster!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, I think I must stop my 2nd part here..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3323447771171228722?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3323447771171228722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3323447771171228722' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3323447771171228722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3323447771171228722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/03/my-photography-things-road-then-i.html' title='My photography things: the road then I trespass (part 2)'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-738896151303154168</id><published>2010-03-20T22:32:00.000-07:00</published><updated>2010-03-20T23:07:22.822-07:00</updated><title type='text'>My photography things: the way to go there (part 1)</title><content type='html'>Akhirnya sampai juga gw ke tulisan dengan topik yang satu ini. Sampai saat postingan ini dibuat, belum genap 3 bulan sejak gw pertama kali memantapkan niat buat punya kamera digital SLR, tapi sekarang gw udah jadi addicted banget sama hobi yang katanya lagi nge-trendi (intended typo) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, to make it clear, tulisan ini dibuat sama sekali bukan karena gw udah ahli dalam hal jepret-menjepret, tapi lebih karena gw gatel pengen nulis atau sekedar share experience. Terinspirasi dari &lt;a href="www.kenrockwell.com"&gt;Abang Ken Rockwell&lt;/a&gt; yang selalu dengan senang gembira membagikan pengalamannya dalam hal perkameraan, ga ada salahnya gw coba tulis dari sudut pandang gw as beginner. Dan sama kayak yang abang Rockwell selalu bilang juga bahwa meskipun tulisan yang dibuatnya disajikan dalam bentuk naratif teknis dan rinci, bukan berarti kesimpulan yang diberikannya di setiap akhir tulisan adalah kebenaran mutlak yang harus diikuti, tapi lebih ke rekomendasi yang sifat pendapat subjektif. Yaah well, too much introduction I think...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pertengahan januari awal tahun baru terakhir kemarin, akhirnya setelah melakukan kalkulasi finansial, dan perhitungan motivasi dan juga setelah minta tombok sana-sini akhirnya (tet tot, mengulang kata 'akhirnya') gw memutuskan buat menemukan kamera dslr yang pantai dihargain jumlah tabungan yang ga sedikit. Maka dimulai survei perburuan di perpustakaan online terbesar di dunia: papa google. Like a clueless newbie, gw langsung masukin keyword yang sangat simple buat menentukan pilihan: "Best DSLR Camera".. Tentu saja yang keluar rekomendasi-rekomendasi yang menuntut 8 digit. Pencarian kemudian direvisi dengan tambahan frase: "... for beginner". Maka sampailah gw di beberapa referensi yang sebenarnya masih cukup membingungkan, apalagi lain portal lain rekomendasi. Akhirnya gw coba list down nama-nama yang frekuensi kemunculannya sangat tinggi, berikut harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah filtering berikutnya berdasarkan harga. Gw coba set batas atas kamera yang sanggup gw usahakan. Jumlah pilihannya ga berkurang banyak karena emang range harga kamera di kelas yang sama harganya beda-beda tipis. Maka sampaila gw pada kriteria filtering yang rada SARAB (Suku, Agama, Ras, Adat dan Branding). Gw eliminasi merk-merk yang belum pernah gw kenal, sampe gw akhirnya cukup mempertimbangkan 3 brand yang paling sering gw lihat, dengar dan rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Browsing-browsing lagi, akhirnya terjebaklah gw dalam branding-war yang populer di kalangan para beginner pencari kamera dslr. Bendera kuning atau bendera merah? If you got what I mean. If not, it is Nikon or Canon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filter-memfilter lagi akhirnya gw sepakat buat mulai dari seri paling bawah di antara keduanya, dengan harapan bisa save sedikit lebih banyak duit buat nyari pasangan lensanya. The battle was then between Canon EOS 1000D versus Nikon D3000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya gw udah cukup yakin mau 'berkeyakinan' merah, gw mulai survey harga 1000D body only di beberapa sumber, sebelum menunggu waktu yang tepat buat didapatkan. Lalu tiba2 muncul tawaran menggiurkan buat mendapatkan kamera dari kelas mid-level dengan harga yang terjangkau dari seorang teman-yang-kau-tahu-siapa. Kamera yang ditawakan Canon EOS 50D + Lensa 18-70mm. Langsung me-reset mindset buat memiliki si 1000D akhirnya gw mengusahakan nombok sana-sini hingga akhirnya (kenapa 'akhirnya' selalu berulang?) siap buat menjajal si 50D yang notabene kelas yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena emang ga jodoh sama ini kamera, karena beberapa alasan teknis transaksi tidak berjalan hingga selesai. Gw gagal mendapatkan kamera mid-level as my first DSLR. Agak kesal karena waktu itu mestinya udah sampai tahap deal (sampai gw nyari bala bantuan dana, minjem dulu dari rekening sebelah), akhirnya gw ngelawan arah, gw malah ambil Nikon D3000 body only. Beberapa hari kemudian gw melengkapi si D3000 yang seterusnya gw namakan ALICE ini (Adequate Lensed Inventory for Capturing Events) dengan lensa sapu jagad for nikon bikinan pihak ketiga. Pertimbangannya, karena gw berpikir zoom adalah fitur yang paling penting maka gw pilih range yang paling maksimal. 18-200mm. Sebenarnya ada sih yang lebih jauh lagi, tapi mentok karena dana akhirnya gw ambil yang versi Tamron ini. Berkat perhitungan dan negosiasi selama transaksi yang cukup ciamik, akhirnya gw masih bisa dapet tas, tripod dan memory card di sisa budget yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--End of Part I--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-738896151303154168?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/738896151303154168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=738896151303154168' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/738896151303154168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/738896151303154168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/03/my-photography-things-way-to-go-there.html' title='My photography things: the way to go there (part 1)'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3746897366054312062</id><published>2010-01-06T07:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T08:02:05.389-08:00</updated><title type='text'>Time to clean up the mess</title><content type='html'>In respond to previous post, ada 2 blok di flowchart di sana yang udah boleh diapus (dance). Kabar baiknya gw udah terima kabar terbaik yang gw tunggu-tunggu dari kedutaan Jepang. Ah mungkin soal ini gw ceritakan lain kali saja. Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So now, it is time to clean up the mess. Kalau diitung-itung perkiraannya masih ada waktu sekitar 3 bulan lagi sebelum terbang ke negeri Sakura. Gw berharap nantinya pada saat berangkat gw dalam keadaan yang tenang, selesai semua utang, beban dan tanggung jawab, dan pergi secara baik-baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, kalau semua masalah yang harus gw selesaikan hingga kuartal pertama di tahun 2010 di-list di sini sepertinya kurang baik juga, karena mungkin akan ada hal-hal tertentu yang menyangkut nama baik orang lain, atau hal-hal yang sifatnya sensitif. Jadi, gw pake variabel aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yg lagi gw tunggu sambil deg2an, gw harap dapat terselesaikan dalam seminggu ke depan. Ini menyangkut banyak hal dan kebodohan.&lt;br /&gt;Satu masalah kecil dari bulan November, sepertinya gw tunggu hingga paruh pertama di bulan Januari, setelah itu ga ada pilihan selain merelakan tanpa konfrontasi.&lt;br /&gt;Satu tindakan yang harus segera diambil, akan gw tempuh di akhir Januari. I hope everything will be fine and they can understand.&lt;br /&gt;Satu (paket) kegiatan yang bersifat supplementary dan necessarily. Yaah, sambil dinikmati saja ntar.&lt;br /&gt;Satu target yang harus dikerjakan. Mudah-mudahan masih sempat.&lt;br /&gt;Satu pilihan besar yang harus gw buat. Well, I know this will not be that easy... a lot. Yet, I need to accomplish what I have started.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still hope for the best...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3746897366054312062?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3746897366054312062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3746897366054312062' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3746897366054312062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3746897366054312062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/01/time-to-clean-up-mess.html' title='Time to clean up the mess'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1431616592566772740</id><published>2010-01-02T19:24:00.000-08:00</published><updated>2010-01-02T21:54:06.387-08:00</updated><title type='text'>I dreamt to fly to the high sky... and higher</title><content type='html'>Well, here are my new resolutions for 2010. Just to remind, there are still a lot of things to be done. Since things started to get more complicated now, I think a nested plan will be more appropriate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Pakai bahasa Indonesia aja ah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang gw peratiin dari waktu-waktu sebelumnya, salah satu faktor yang pada akhirnya menyebabkan gw menemui kegagalan dalam menyelesaikan perencanaan yang udah dibuat adalah kurangnya komitmen dan gampang bosan ketika menemui kendala. Terlalu banyak hal yang ingin gw kerjakan, tanpa fokus pada hal-hal kecil terlebih dahulu. Dalam taraf tertentu mungkin gw agak menilai tinggi kemampuan sendiri, hingga akhirnya cenderung memaksakan diri. Gw terlalu berorientasi jauh ke depan. Jadi sebagai tema dari resolusi gw tahun ini: Stay focus, keep things simple and why bothered?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw mungkin ga harus terlalu memaksain diri dalam banyak kegiatan yang menyangkut bakat dan kemampuan. Bermusik misalnya, mungkin harus direview kembali seberapa penting hal ini buat gw sekarang? Drum, gitar, violin? Tahun ini mungkin gw berencana lebih fokus di instrumen yang disebutin terakhir. Olahraga, mungkin harus direview juga bahwa kecerdasan kinestetik merupakan salah satu kelemahan yang gw punya. Tapi, seengganya harus lebih rutin buat jaga kesehatan. *Betapa sehat itu terasa berharga pas saat udah sakit*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal interest of study, gw udah memantapkan bakal lebih dalam di robotic, automation, dan kecerdasan buatan. Mungkin arahnya soft-computing atau probabilistic theory. Sayang juga, gw baru sadar pentingnya 2 kuliah ini sekarang. Satunya dulu ga gw tanggepin dengan serius, satu lagi ga pernah ada kesempatan buat ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian berlanjut pada what I see myself within the next 10 years. Terus terang dari sekian banyak perencanaan yang gw bikin sekarang, pertanyaan tersebut ada di level yang masih abu-abu. Tiap kali interview kerja, kalau ada pertanyaan semacam ini, gw cuman jawab sesuai dengan apa yang kira-kira diharapin sama si interview. Yet, I never evaluate my own orientation. Sebenarnya ada sih rencana yang 'cukup sempurna'. Gw berpikir buat jadi half-academics-and-half-enterpreneur. Gw berpikir akan membangun perusahaan bidang automation dengan gw sendiri fokus pada basis risetnya. Lalu di waktu lain gw juga jadi dosen.. yup, there's part of me that now want it. Tapi di salah satu bagian tergila dari otak gw, gw mulai memikirkan kemungkinan jalur karir yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In case gw benar-benar bakal dikirim buat belajar ke Jepang (I hope I will), gw berencana melanjutkan karir di Toyota pusat di Jepang, yang menurut riwayatnya adalah salah company yang banyak terkait dengan Nagoya University. *Oops, but I said I will take unpaid leaving from my current employer*. Rencana gilanya, setelah puluhan atau mungkin ratusan tahun setelahnya, akhirnya gw bakal dapat kepercayaan buat jadi regional manager di kawasan Austr-asia Pasifik. Akhirnya gw pulang dan menetap di  Singapura, atau Australia dan hidup bahagia bersama anak dan cucu.. Hahaha. what a big dreamer I am.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana gila lainnya, masih terkait dengan beasiswa ke Jepang yang masih gw tunggu kepastiannya, dalam libur tahun pertama atau tahun kedua sebagai mahasiswa master di Nagoya, gw pengen appy internship di salah satu perusahaan game terkemuka di Jepang. Well, you think it is ridiculous? Ga tau kenapa, tiba2 gw kepikiran lagi ide yang dulu pernah gw mimpi2in, buat masuk entah-gimana-caranya ke Squaresoft dan terlibat di project FF. Ya, gw pernah ngayal kayak gitu dulu. wokwok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See what I mean? Gw selalu mulai dari menginginkan hal-hal besar. Gw selalu memimpikan hal-hal yang besar. Dan gw selalu berpikir gw punya kapasitas sebesar itu juga buat ngewujud-tin (bener ga yah penulisannya?) mimpi-mimpi itu. Gw selalu percaya sama kalimat yang memotivasi gw: "Apa yang hari ini disebut pesawat terbang sama orang-orang itu, dulunya ga lebih dari sekedar mimpi konyol dua Wright Bersaudara. And so will my dream will have the name in the future".. Gw dapet dari mana yah? Apa jangan-jangan quote yang gw bikin sendiri? Haha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, to conclude, that I do not think I talked about my this year resolution within the above post, gw coba rangkum dalam flowchart aja barangkali. Limited to 2010 or at least earlier next year, these are what I am oriented myself with.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img32.imageshack.us/img32/9118/picture2ig.jpg" width=500/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garis merah berarti, if failed. garis hitam berarti sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm,, too many? or too less? Well, lets start with Bismillahirrahmanirrahim. Semoga 2010 bakal jadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1431616592566772740?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1431616592566772740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1431616592566772740' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1431616592566772740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1431616592566772740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/01/i-dreamt-to-fly-to-high-sky-and-higher.html' title='I dreamt to fly to the high sky... and higher'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8984080679307149629</id><published>2010-01-01T02:55:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T02:57:15.133-08:00</updated><title type='text'>resolusi dua ribu sepuluh</title><content type='html'>hem, apa yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*tunggu nanti deh kalau moodnya udah lebih positif*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8984080679307149629?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8984080679307149629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8984080679307149629' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8984080679307149629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8984080679307149629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2010/01/resolusi-dua-ribu-sepuluh.html' title='resolusi dua ribu sepuluh'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5828031917055658625</id><published>2009-12-29T05:14:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T06:10:44.426-08:00</updated><title type='text'>Sekarang 29 desember</title><content type='html'>Hari ketiga sebelum pergantian tahun buat yang ke-23 kali nya dalam hidup gw. Kalau berdasarkan trennya, sekarang momen buat mereview apa yang udah terjadi selama setahun ke belakang. Hmm, kalau mau sarkastis, kenapa resolusi selalu dibuat di awal tahun, dan dievaluasi di akhir tahun padahal setiap waktunya hidup manusia itu berubah... ups, ga selalu juga sih. Tapi, yasudahlah. Toh pergantian tahun adalah batasan waktu yang dirasa cukup ideal buat, ga terlalu sebentar dan ga terlalu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw jadi inget, pernah posting &lt;a href="http://rizkimardian.blogspot.com/2009/01/it-has-been-quite-long-time-since-last.html"&gt;ini&lt;/a&gt;, ga lama setelah tahun baru kemarin. Salah satu hal yang gw inget, sampe pergantian tahun yang terakhir, gw ga pernah ngerayain tahun baruan... seengganya yang by purpose. Keseringan gw hanya berbaring di tempat tidur dan sedikit berpikir kalau mulai keesokan pagi setelahnya, gw harus membiasakan diri buat ga salah-salah nulis tanggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang bakal menanti di 2010, gw mau review postingan yang gw link barusan dulu aja... soal resolusi. Here we go.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Graduation. Yup, I obtained it. Target yang pertama gw tulis nyaris setahun lalu udah tercapai dengan hasil yang cukup memuaskan.. Ga, mungkin lebih tepatnya sangat memuaskan...... Hmmm, ga juga sih. Prediket kelulusan gw Alhamdulillah satu lagi di atas itu.&lt;br /&gt;2. Regular income. By definition, I did. Dalam semester terakhir mungkin salah satu konsentrasi terbesar yang gw lakukan adalah mengejar jalan yang akan menyambungkan hari ini dengan mimpi gw suatu saat nanti (dem, I must avoid the-so-melancholic-thing). Tapi sejauh perjalanan itu juga, akhirnya gw mutusin seengganya gw mau meninggalkan dunia kampus dulu buat sementara waktu. Gw apply kerja. Awalnya sih niatnya 'asal-ada-kerjaan (dan ada duit)', tapi akhirnya ternyata susah juga buat 'asal-ada-kerjaan'. Gw sekarang new-joiner di salah satu perusahaan yang sebenarnya cukup prospektif buat 'diseriusin'.&lt;br /&gt;3. Fixed band group. Hum... incomplete! Gw ga tau kenapa, mungkin karena kesibukan di semester terakhir, semua orang jadi sibuk; mungkin juga karena gw yang disibukkan oleh usaha mengejar mimpi. Pada akhirnya, jarang ke studio, gw jadi agak demotivasi. Atau mungkin juga karena pengalaman band yang terakhir, akhirnya membuka mata gw, that I am not that into this band-thing. Visi gw berbeda dengan mereka yang benar-benar ingin serius di jalur musik. Serius dalam pengertian gw, hanya bakal jadi disruption buat mereka-mereka yang ternyata punya definisi lain soal serius. Okay then, I will just be a musician of my own life. Let say a freelancer or hobbyist. I will still do the band, but only for fun.&lt;br /&gt;4. Personal site, and other artwork stuff, for example: game an novel things. Sebenarnya ini dua poin yang berbeda di postingan gw soal resolusi itu. Tapi karena mungkin reviewnya agak sama, mending digabung aja. Hmm, yang ini statusnya juga incomplete. Blog ini aja juga sempat freezed untuk waktu yang cukup lama, apalagi yang namanya miara website pribadi. Terlalu sibuk dengan hal lain, didukung oleh malas dan kekurangan waktu bahkan buat hal-hal yang lebih penting menjadi faktor utama penyebab kegagalan. Tapi, seengganya baru-baru ini berhasil juga rapi-rapi template blog. Bikin akun baru di wordpress akhirnya ga keurus. Niat belajar XNA framework, Open GL and friends, dan lain-lain... mungkin bakal jadi resolusi di tahun berikutnya lagi.&lt;br /&gt;5. International publication. Somehow I did, yet I am not really satisfied with it, and so is my mister sensei. Niatnya sih secara informal mau tetap berbagi risors otak buat riset. Mungkin buat meruntuhkan keraguan si mister sensei soal kemampuan gw, mungkin juga buat modal yang lebih baik kalau pun misalnya nanti gw jadi mendarat di tempat katanya matahari terbit. But so far.. I am still no where. Another resolution for beginning next year perhaps.&lt;br /&gt;6. Going abroad. Definitely incomplete. Selain emang gw nya juga ga pernah nyari-nyari info lagi, kalau pun ada kadang malah ga bisa dimanfaatin dengan baik. Terakhir, perjuangan menahan kantuk demi interview call dari balik bumi, gw harus berpuas diri berakhir di daftar-tunggu. Hmm, gw rasa itu hanya terminologi sopan bahwa gw ditolak. Another resolution for new year? DEFINITELY I WANT IT! Tapi pihak yang seharusnya ngabarin pun juga belum ngasih kabar. Mulai-mulai khawatir nih.&lt;br /&gt;7. Usefully enjoying last minute in campus life as student. Hmmmm.. Resolusi yang agak abstrak dan mungkin niatnya nge-cover hal-hal yang udah disebutin juga di atas. Gw ga tau apa resolusi yang satu ini berhasil dicapai apa ga. Enjoy? Mungkin. Useful? I doubt. Mungkin ada hal yang bermanfaat terjadi, tapi jelas banyak hal yang ga bermanfaat juga terjadi (bahkan sepertinya lebih banyak). Banyak kegagalan juga, salah satunya milestone terbesar yang udah gw set dari pertengahan tahun. Tapi yasudahlah. Orang bijak bakal bilang: ada hikmah di balik kegagalan. Entahlah.&lt;br /&gt;8. Prepare a future plan. Eksplisitnya sih ini menyangkut penghidupan yang bakal gw jalani di masa depan dalam artian jangka panjang, walaupun kalau berdasarkan resolusinya hanya menyangkut hal-hal kecil yang dapat dilakukan sebagai permulaan. Tapi frankly, it is stillvery far far far away from completion. Ga banyak  kemajuan, karena emang masih belum ada tujuan yang jelas. Mungkin mesti ditunda. Rencana yang besar ga bakal cukup kalau ga dimulai dengan langkah yang kecil. Tapi, keknya lebih gampang buat gw bikin rencana yang besar daripada ngelakuin langkah yang kecil. Haha. Mungkin yang ini harus pending dulu, excluding from next year new resolution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So.... kalau misalnya tingkat keberhasilan gw setahun kemarin ditentukan secara kuantitatif, artinya dilihat dari jumlah misi yang berhasil diselesaikan, gw jelas-jelas FAIL secara telak. Hanya 2 dari 8 yang berhasil tercapai, itu pun resolusi yang sebenarnya dari awal 'tinggal-tunggu-waktu'... Secara kualitatif? Ga mungkin lebih baik juga sih... Hm, what a bad year overally... Eh tapi kalau lagi-lagi me-refer ke orang bijak, ada yang bilang gini: 'Sebenarnya ga ada hal yang disebut buruk. Yang ada adalah orang buruk yang ngelakuin suatu hal'.. Lebih kurang begitulah. Huhu, mungkin buat kasus gw, quote itu mesti diaminin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, masih tersisa 3 hari di tahun 2009. Bikin resolusi buat tahun baru? Maybe, I will...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5828031917055658625?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5828031917055658625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5828031917055658625' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5828031917055658625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5828031917055658625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/12/sekarang-29-desember.html' title='Sekarang 29 desember'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-393266667240955974</id><published>2009-12-25T02:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T03:15:44.138-08:00</updated><title type='text'>New template, not so new post</title><content type='html'>Tidak ada angin dan tidak ada hujan akhirnya saya memutuskan untuk berbenah-benah sedikit di sini. Ah, ungkapan di atas sepertinya mengandung sedikit keambiguan tingkat tinggi. Apa urusannya sama angin dan hujan kalau mau berbenah-benah? Sedikit ambigu, tapi tingkat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya belum ada inspirasi yang terlalu urgen buat diceritakan. Tapi berhubung template-nya masih baru, mari kita buat sebuah postingan baru... *Kita?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali dari perjalanan menuju barat dalam 24 jam terakhir, akhinya saya menyerah kalah pada yang namanya batuk-flu. Semalaman, sepagian dan sesiangan ini dibuat menderita oleh uhuk-uhuk hatchi-hatchi yang sangat menyiksa. Sehat emang terasa enak pas udah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin Apataran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang menurut hoaksnya bung danu dibikin sampe 10 tahun *mau aja lo diboongin nu. wokwok*. Ada beberapa pelajaran moral yang dapat diambil dari perjalanan suci kemarin. Salah satu yang paling berharga adalah 'ruang kosong di dalam angkutan kota jenis kopaja/deborah adalah berdimensi tidak terbatas'. Yes, thought it was true. Entah gimana caranya selalu ada cara buat nambahin orang ke dalam bis yang dari awal udah penuh sesak sama orang. Saya dan 5 orang beruntung lainnya dari awal udah cukup ga yakin, apakah masih ada ruang kosong dalam bis yang secara ga beruntung terpilih jadi pegawal perjalanan menuju barat. Pas masuk, si akin  aja  sebenarnya udah berdiri di tangga pintu masuk, setengah di dalam bis setengah luar. Tapi, secara ajaib, entah gimana caranya, dalam beberapa kilometer berikutnya masih aja 1000 orang lainnya bisa dimasukin sama si tuyul kenek. Sepanjang perjalanan sempat bertanya-tanya dengan bung kemal, apa jangan-jangan itu bis benar-benar berdimensi tak hingga, atau punya ekstensiong ke kantong doraemon, atau jangan-jangan satu-satu ada penumpang yang lenyap ke lubang hitam yang nyambung di suatu bagian di dalam bus. Alhasil, pas landing di bilangan cilandak, terjawablah kalau hapenya bung nulad yang ternyata jadi korban 'lubang hitam' *my deepest condolences*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan dengan menyelesaikan misi suci yang dikhianati para tuyul-tuyul yang ngakunya rame bakal datang. Yaah, lumayan sih buat film yang digembar-gemborkan sebagai film mahal. Ngomong2, hutannya agak mirip Macalania Forest di Final Fantasy X, salah satu tempat memorial Tidus-Yuna first kiss. Saya beri rating: good enough buat si Apatar, walaupun ada bagian-bagian yang terasa mengganjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, saya malah terperangkap dalam kesakitan yang sungguh sangat menyiksa. Menyebalkan lebih tepatnya. Selain itu juga bertanya-tanya kabar baik apa saja yang bakal menunggu di akhir tahun ini. *What took it so long?* Tak sabar tak sabar sungguh tak sabar...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-393266667240955974?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/393266667240955974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=393266667240955974' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/393266667240955974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/393266667240955974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/12/new-template-not-so-new-post.html' title='New template, not so new post'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7832923272280731143</id><published>2009-11-06T04:45:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T03:04:31.670-08:00</updated><title type='text'>It will be easier if I just simply don't put it into consideration...</title><content type='html'>God, I am really a person who can't easily satisfy with what I've got..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7832923272280731143?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7832923272280731143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7832923272280731143' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7832923272280731143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7832923272280731143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/11/it-will-be-easier-if-i-just-simply-dont.html' title='It will be easier if I just simply don&apos;t put it into consideration...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2399204057256016076</id><published>2009-10-02T12:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T12:07:46.692-07:00</updated><title type='text'>Lagi banyak pikiran</title><content type='html'>Pengen jalan-jalan... Belanda kayaknya ide yang bagus.&lt;br /&gt;Seengganya ada yg bisa direcokin, ga harus nyari tempat tinggal...&lt;br /&gt;Tapi harus punya seengganya 2000 USD buat teleport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahal.. T_T.&lt;br /&gt;Ga jadi deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2399204057256016076?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2399204057256016076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2399204057256016076' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2399204057256016076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2399204057256016076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/10/lagi-banyak-pikiran.html' title='Lagi banyak pikiran'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-27394410744425278</id><published>2009-10-02T11:08:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T12:00:02.221-07:00</updated><title type='text'>Harusnya saat ini saya sedang tertidur...</title><content type='html'>Tapi seakan-akan tidur merupakan hal yang tersulit di muka bumi ini. Dari jam 9 WIB tadi berakhir pada mondar-mandir dari kamar ke ruangan tengah mulu. Kalau ga melakukan sesuatu lebih sulit buat membendung informasi-informasi yang seharusnya tidak dipikirkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saatnya membunuh waktu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari terakhir, seengganya ada beberapa hal yang dapat membuat pikiran saya cukup sibuk. Rutinitas baru menempuh perjalanan cukup panjang ke arah timur yang sampai hari ini masih terasa so far so good. Ada beberapa hal baru yang dapat dituangkan ke dalam cerita kali ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga bisa bilang bahwa saya sangat menyukai lingkungan kerja saya yang baru. Tapi seengganya not bad laah. Dari saat sebelum menyetujui kontrak, hal yang paling mengganggu keyakinan saya adalah tentang kredibilitas si perusahaan yang baru mendirikan headquarter di negara ini. Hal berikutnya adalah mengenai lokasi kerja yang sempat membuat shock pada saat interview. Apakah saya akan bertahan dalam kantor yang tidak terlihat seperti kantor dan juga tidak terletak di kawasan perkantoran? Tapi lalu pertanyaan itu terjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama kerja, bela-belain datang pagi tepat waktu.. Errr, ga juga sih, telat 15 menit dari standar jam kerja kebanyakan perusahaan. Tapi emang ga disebutkan disuruh datang jam berapa dalam panggilan kerjanya. Hanya buat ngejaga image, masak hari pertama udah langsung datang telat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pas masuk kompleksnya jadi bingung, pintu kantornya masih tutup. Sampai jam 9, itupun juga baru mbak2 yang jaganya yang udah datang. Menunggu hingga pukul 10. Ga ada tanda-tanda kehidupan. Satu jam lagi.. jam 11. Kegaringan melanda, tapi ga enak juga mau make komputer buat internetan. Akhirnya ada yang nongol, itulah dia sebut saja Mr. U sang developer leader. Datang dalam setelan kemeja, jeans dan sendal, ga match sama setelan kemeja polos, celana bahan, dan sepatu yang saya kenakan. Bla bla dulu, akhirnya dipersilakan menempati tempat duduk masing-masing. Saya pilih di pojokan. &gt;:P. Komputer dinyalakan dan ... ga ada apa-apa ternyata. Komputer baru yang ketika diselidiki masih belum terhubung ke dalam jaringan, karena memang instalasi internet pun baru akan dilakukan pagi itu. Jadilah sepanjang siang ngegaring di Ms Paint, Solitaire, dkk. Operator instalasinya pun baru datang sore-sore dan sampai jam pulang pun masih offline sama sekali. Keadaan sedikit tercerahkan pada saat instalasi program, ada Adobe CS3 Premium Suite. Waw, software mantap. Catet: ntar kalau ada duit bakal masuk urutan teratas software2 yg bakal saya beli. Wokwok.. Kegaringan dicoba diselesaikan dengan setting2 monitor dan bikin wallpaper buat desktop. 1st day was done!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai moral yang dapat diambil...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga tau apa saya sudah membuat pilihan baik atau tidak (di antara beberapa pilihan yang sebelumnya menghampiri). Terakhir saya berpura-pura dodol saat HRD dari Pfi*** nelpon nanya udah sampai dimana karena hari itu emang ada jadwal interview. Akhirnya ga ditelpon2 lagi. wakaka. Masalahnya, saya harus bertindak cepat karena lewat dari bulan ini berarti saya ga akan bisa kerja sama sekali hingga bulan April, dan itu berarti nganggur berbulan-bulan? Big noo. Saya masih harus berusaha nambang duit kalau mau bertahan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang nanya soal gaji, bisa saya bilang Maltech cukup baik dalam soal ini (walaupun mungkin bukan yang terbaik, apalagi dibanding lowongan yang terakhir kemarin saya incar). Sedikit di atas standar gaji rata-rata buat lulusan IT freshgrad. Kalau soal jobdesc, saya di-assign di bagian developer. Mereka menganut sistem kerjaan yang project-based. Sejauh yang saya liat skop kerjaannya masih dalam batas wajar. Seriusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang agak menarik, ternyata bakal dapat tunjangan tempat tinggal yang mungkin akan saya terima dengan lapang dada. Ternyata lumayan juga kalau mesti satu setengah jam bolak-balik dari rumah ke daerah cibubur untuk bekerja. Sehari dua hari sih mungkin gapapa, tapi berbulan-bulan bisa rontok juga tuh paru-paru. Masalahnya beda dengan perjalanan ke Sudirman-Thamrin yang menuntut penuaan di jalan karena macet, tantangan utama yang lama2 bakal jadi annoying adalah masalah angin yang dalam dua hari ini aja sukses bikin kambuh batuk saya. Sisi positifnya: no macet dan di atas 80 kph. Sisi buruk lainnya: pegel juga oyy dan konsumsi bahan bakar yang meningkat drastis. Alhasil ditawarin nyari kos-kosan atau kontrakan di sekitar kantor, dan bakal direimburse sama kantor nantinya. Joget pisang dulu ah.&lt;br /&gt;Terus juga, parkir di sana ga bayar. Wooo, tentu aja ini fitur yang cukup oke kalau menurut saya. Dulu pas kape aja, seharian bisa ngabisin 7000 rupiah buat parkir doang. Bayangin sebulannya abis berapa. Dengan asumsi 20 hari kerja, buat parkir aja udah harus keluat 140.000. Padahal kalau dipakai bayar makan siang bisa buat seminggu-dua minggu tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, saya masih cukup takjub dengan kawasan perkantorannya. Lebih tepatnya kawasan perumahan sebetulnya. Kawasan perumahan elit yang secara ajaib bisa terletak di satu titik di kota Cibubur. Yaah, pernah denger sih kalau di sana banyak kawasan rumah elit kayak gitu, tapi ga pernah benar-benar liat juga. Tadinya saya pikir Cibubur adalah kota Depok di daerah timur dikit. Haha. Kawasannya dibikin mirip replika daerah-daerah di Eropa. Banyak patung-patung yang menarik dilihat. Pengennya ngambil dari kamera sendiri sih, tapi ntar2 aja dah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://pelangiituaku.files.wordpress.com/2009/07/p7110660.jpg" width="500/" /&gt;&lt;br /&gt;Patung di pintu masuknya, salah satu favorit saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_epqsCgJ7dGw/R7AOn6cIt-I/AAAAAAAABoo/nrOBCCvfzXE/s1600/Sphinx%2Bat%2Bthe%2BGate.JPG" width="500/" /&gt;&lt;br /&gt;Patung sphinx di kompleks seberangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ririsatria.net/wp-content/uploads/2008/12/image026.jpg" width="500/" /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan bangunan di kompleksnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://pelangiituaku.files.wordpress.com/2009/07/p7110661.jpg" width="500/" /&gt;&lt;br /&gt;Banner di pintu masuk.. *ada poster si Natash* juga ternyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, si Maltech ini berlokasinya di kompleks yang sama di dalamnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-27394410744425278?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/27394410744425278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=27394410744425278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/27394410744425278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/27394410744425278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/10/harusnya-saat-ini-saya-sedang-tertidur.html' title='Harusnya saat ini saya sedang tertidur...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_epqsCgJ7dGw/R7AOn6cIt-I/AAAAAAAABoo/nrOBCCvfzXE/s72-c/Sphinx%2Bat%2Bthe%2BGate.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1943774170392867495</id><published>2009-09-24T14:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-24T14:36:25.917-07:00</updated><title type='text'>jakarta sudah ramai kembali</title><content type='html'>Huh. Padahal belum puas menikmati jadi penguasa jalan raya. Aneh, berasa tidak sesepi dua atau tiga tahun yang lalu lebaran kali ini. Saat-saat dimana sejauh yg bisa gw ingat, pernah melintasi setiabudi raya tanpa nemu satu mobil pun *hiperbolis*..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat catatan tahun ini, kecepatan tertinggi dicapai dalam perjalanan pada suatu pagi dari daerah lenteng agung hingga kawasan thamrin. Itu juga si naomi duluan yg nyerah bukan gw. Huhu. Sayang sih ga mecahin rekor pas kape keknya, 30 menit waktu tempuhnya. Hiyahaha. Dari bandara pun pada H+3 ga nyampe 45 menit dari sudirman *tapi sayang yg ini bukan lagi gw yang nyupir*. Karena penasaran, kemarin nyoba nyetir mobil dari bandara. Lumayan, klu catatan gw, sejam dari soekarno hatta sampai pasar minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw juga jadi suka browsing2 soal otomotif. Huh. Kek punya duit aja buat beli mobil atopun motor baru. Agak jatuh hati sama Hyundai Coupe. Disen barunya boljug lah, apalagi karena brand-nya 'itu' mungkin harganya ga bakal setinggi mobil sport dua pintu laennya. First dream car? Semoga... Ah, kalau ngomongin soal dream car sih masih penasaran sama si Lancer Evolution. Harganya naek lagi, satunya bisa dapet 2 RX8 tuh (persisnya 1 evo ~= 1.85 RX8). Gokil. RX8 aja udah mesti kentut duit dulu baru dapet. Ini mesti nabung berapa keturunan tuh baru dapet? Belum lagi dengan si CBR Fireblade yang masih nongkrong di wish-list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tunggu, ngomongin soal nabung berarti ngomongin soal kerjaan. Huhu. Makin dekat deadline, makin harus cepet mikir buat ambil keputusan. Eh taunya ada yang berani-berani nyalip ngaku-ngaku jadi employer gw. Wokwok. Kalau dipikir-pikir sih ga ada ruginya juga. Yah sudahlah, kita lihat kemana arusnya bakal mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan gw buat waktu dekat ini sih, masih bakal dapat waktu lebih lama lagi buat tidur-tiduran doang sampe siang buta. Tapi juga bisa ngasilin duit yang banyak. Hohoho. Penasaran sama kabar terakhir dari kedubes, tapi say my prayer lah. Penasaran pengen berkunjung ke eropah sana. Trus, semoga juga ada orang yang baek hati ngadoin motor dan laptop baru buat gw. Sungguh-sungguh susah menjadi realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, kapan bakal ngampus lagi yah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1943774170392867495?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1943774170392867495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1943774170392867495' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1943774170392867495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1943774170392867495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/09/jakarta-sudah-ramai-kembali.html' title='jakarta sudah ramai kembali'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3091676091352751427</id><published>2009-09-14T02:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T03:31:50.794-07:00</updated><title type='text'>kembali mengenai hal-hal yang meresahkan</title><content type='html'>Dan, ini bukankah tentang keluhan.. hanya catatan untuk sekedar mengingatkan diri sendiri tentang apa yang harus dirisaukan..&lt;br /&gt;Mengenai petualangan mencari pekerjaan, sesungguhnya ada 2 akar permasalahannya. Lingkungan dan pemasukan. Butuh uang. Butuh uang. Butuh uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humm, sebaiknya sedikit di-refresh alasan kenapa kebutuhan akan suatu mata pencaharian yang layak meningkat hingga 300% persen bagi saya.&lt;br /&gt;1. Kesotoyan yang pertama. Dulu pernah pada suatu ketika, saya diberikan suatu tawaran yang cukup baik. Tawaran yang sebenarnya bisa dengan mudahnya diterima, tapi dengan mudahnya saya tolak. Jadi asisten riset di lab 3310. Angka yang ditawarkan sih menarik. Menarik banget malah kalau dilihat untuk apa jumlah angka tersebut dibayarkan kepada saya. Tapi, beberapa hal membuat itu ga jadi menarik. Ah sudahlah, intinya: this offer was rejected.&lt;br /&gt;2. Kesotoyan yang kedua. Keburu cerita sama bonyok perihal tawaran yang diceritakan pada poin pertama. Bangga dong, bukan cuman baru aja berstatus sarjana, tapi sekarang udah bisa dikategorikan employed. Huh, dengan mudahnya lalu saya sendiri yang meminta diberhentikannya jajan bulanan. X(. Sotoy abis. sotoy abis. sotoy abis.&lt;br /&gt;3. Kesotoyan yang ketiga. Dengan pedenya ngerasa akan dengan lancar dan segera mendapatkan status sebagai pekerja, tapi sampai hari ini pun belum ada satu lembar bermaterai yang disodorkan kepada saya. T_T&lt;br /&gt;4. Dan sebagai pelengkap kesotoyan di atas, masih dengan menjunjung tinggi harga diri, saya masih dengan mantapnya menolak untuk mencabut kembali pernyataan di poin kedua. Oh, untuk poin yang pertama jelas-jelas saya belum terpikir untuk memohon kembali penawaran yang pernah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masalah keadaan. Entah kenapa merasa perlu keluar untuk beberapa saat dari lingkungan akademis. Ok, saya ga nge-flame secara spesifik kampus yang 4 tahun terakhir ini udah membesarkan saya (lebay), tapi this is how I feel. Ada kebosanan. Ada kejenuhan. Ada keinginan untuk mencari sesuatu di luar sana.&lt;br /&gt;Pembenaran sih sepertinya. Kalau ditelusuri lebih jauh lagi, mungkin alasan sebetulnya karena ada segelintir kegengsian yang menganggap "udah sarjana kok ga bisa ngasilin duit yang banyak?" (doh, sotoy abis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhu, lagian barusan ditelpon lagi sama orang O*******. Bukannya saya sotoy asal tolak, toh buat dapetinnya aja ga gampang. Perlu bolak-balik pasar minggu-sudirman raya juga tuh, nimbrung bermacet2an di waktu2 rush-hour, dll. Tapi, entah kenapa lebih 'tergelitik' menunggu tawaran yang lain. (Humm, padahal bukan 'entah kenapa' juga sih sebenarnya). Ada pertanyaan menarik dari mbak2 yg nelponnya. "Kenapa sih kamu minta gajinya segitu?".. Waw, jelas saya bingung menjelaskannya di telpon. Tapi yang jelas jawabannya: "Saya butuh uaaaaaang!" T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh, yasudahlah. Mari berdoa, mumpung masih bulan puasa..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3091676091352751427?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3091676091352751427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3091676091352751427' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3091676091352751427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3091676091352751427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/09/kembali-mengenai-hal-hal-yang.html' title='kembali mengenai hal-hal yang meresahkan'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5205148515788318431</id><published>2009-08-30T11:57:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T12:17:01.366-07:00</updated><title type='text'>Satu milestone besar sudah terlaksanakan</title><content type='html'>Menanti apa yang terjadi selanjutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5205148515788318431?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5205148515788318431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5205148515788318431' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5205148515788318431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5205148515788318431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/08/satu-milestone-besar-sudah.html' title='Satu milestone besar sudah terlaksanakan'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6244556928014318559</id><published>2009-08-23T21:08:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T22:07:25.866-07:00</updated><title type='text'>another beginning</title><content type='html'>Ternyata ini postingan pertama di usia yang baru..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mendekati chapter baru dari perkembangan hidup yang semakin bertumbuh.&lt;br /&gt;Gawat.. Ga tau mau ngapain...&lt;br /&gt;Tadinya kayaknya begitu mudah.&lt;br /&gt;Plan A-nya sih ada, tapi sepertinya sudah tergagalkan. Sepertinya ungkapan: "The more you plan, the more you fail". Makin banyak yang direncanakan, makin banyak yang bakal berjalan tidak sesuai dengan rencana? Entahlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, sedikit update terbaru dari perjalanan terakhir-terakhir ini.&lt;br /&gt;Tadinya gw merencanakan hidup damai, bahagia, tentram, sentosa dan penuh khidmat dimana gw bisa bangun paginya tiap hari sambil nyengir, nyanyi-nyanyi di kamar mandi, sarapan dengan penuh semangat, lalu menjalani hari penuh warna hingga tiba saatnya untuk terlelap kembali..&lt;br /&gt;Sempurna!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, nothing is perfect.. yeah, rite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada baiknya dijelaskan. Hummmm.&lt;br /&gt;Adapun asal muasal kecemasan gw adalah semakin mendekatnya hari yang akan menjadi gong penanda dimulainya bab baru dalam hidup gw. Lebih kurang setahun yang lalu, ketika gw sedang berguru di seberang laut sana, gw mendapat sebuah quote dalam sebuah forum. Katanya begini: "Setidaknya ada 3 perubahan besar yang akan kita alami dalam hidup ini yang menuntut kekuatan bathin, yaitu masa-masa transisi dari jaman SMA ke bangku perkuliahan, dari bangku perkuliahan ke masa perjuangan demi penghidupan yang layak (atau lanjut studi), serta dari status lajang ke dalam status pernikahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, dengan mengasumsikan bahwa yg membaca tulisan ini semuanya pernah berstatus mahasiswa, gw rasa kita semua akan mengamini perubahan yang terjadi dalam diri masing-masing kita pada poin yang disebutkan pertama. Kemudian, jika diasumsikan lebih jauh lagi, semua pembaca pernah merasakan hingar-bingar udunia kerja praktik, gw rasa kita semua juga mungkin sudah mengalami preview tentang urusan bekerja dan tetek bengeknya ini. *Untuk poin terakhir mungkin akan dibahas lain waktu*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya gw rasa rencana yg gw susun sudah cukup sempurna. Tanpa cacat, dan terkesan akan sangat membuat hidup terlihat lebih mudah.. Hemm, perhaps being explicit won't hurt anything.. Jadi dimulai dari hal perburuan beasiswa yang mungkin sebagian besar kabarnya sudah disebarkan. Plan A untuk tembus beasiswa Panasonic untuk program Master Degree ke negara matahari terbit sudah digagalkan oleh 3 kandidat asal Bali, Riau dan Bandung. Congratz to all. Jadi sekarang rencana terbaiknya, gw harus lolos di seleksi beasiswa yang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah tanggal 31 Juli kemarin, telepon yang selalu gw pertanyakan apakah akan gw terima atau tidak berhasil membangunkan gw pagi itu dengan sempurna. Dinyatakan tentatively sebagai penerima beasiswa Monbukagakusho untuk program research student keberangkatan tahun 2010, sungguh menjadi salah satu kabar terbaik yang gw terima sepanjang tahun ini. Jika semua lancar dan jika berhasil memperoleh persetujuan dari MEXT (kementerian olahraga dan budaya Jepang), niat gw untuk melihat bunga sakura bermekaran akan dapat segera terwujud.. ^^ *Mohon doa restunya*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi inilah yang gw sebut plan B. Rencana yang kemudian melibatkan: apakah yang akan terjadi hingga musim semi tahun 2010 pada saat keberangkatan program research student tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, gw sempat ditawarkan beberapa kali dalam beberapa kesempatan untuk menjadi asisten di lab 3310. Tadinya pemikiran gw sendiri udah punya jawabannya, walaupun perasaan hutang-budi serta semua so-called-my-naive-feelings membuat gw sempat memberikan persetujuan. Sepanjang bulan Juli kemarin harusnya gw menjalankan kewajiban untuk memberikan bantuan dalam hal administrasi riset. Lalu, seperti bau-bau kemalasan gw tercium. Loyalitas gw kembali dipertanyakan setelah pada akhirnya gw ga bisa berdalih lagi bahwa "proses seleksi beasiswa sangat memakan waktu dan tenaga" sebagai alasan untuk tidak memberikan performa terbaik dalam tanggung jawab yang diberikan. Gw memutuskan untuk mundur dari lab dengan sgala konsekuensinya, termasuk jika honor selama sebulan tersebut ternyata tidak bisa dicairkan karena gw emang ga pernah benar-benar menjual tanda tangan di atas kertas bermaterai. Urusan ini sudah selesai... mungkin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pikiran gw masih membentuk sebuah rencana yang sempurna ketika sebuah perusahaan ternama dan prestisius (seolah) membukakan pintu buat gw. Waw, apalagi yang kurang: I** sebelum Nag***? I can't ask for more.. Gw sampai sesi wawancara, setelah sebelumnya ikut tes tertulis. Cukup mengejutkan mengingat waktu tes tertulis gw lagi dalam state nothing-to-lose, masih berpikir itu gw lakukan hanya buat iseng-iseng. Tapi berakhir interview.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawancaranya sih berjalan sempurna. Interviewer terlihat puas dengan jawaban-jawaban semi-pamer yg gw berikan, sungguh dia terlihat puas dengan pencapaian yang gw ceritakan. Ini juga salah satu alasan kenapa gw memberanikan diri untuk mengajukan pengunduran diri dari status asisten riset di lab, permintaan untuk stop subsidi keuangan dari orang tua, dan merasa everything is still well-planned. Tapi teganya, ternyata itu semua palsu. Akting yang sangat sempurna. Kau berdusta di depanku.. T_T.. Terakhir gw cek statusnya di website yang bersangkutan: "not selected for position". Noooo... (Tapi, kenapa juga gw mesti ngamuk2?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, keresahan menggerayangi. Pasalnya belum ada kepastian di tengah-tengah semua ketidakpastian yang mewarnai hari-hari belakangan ini. Gw kalap. Tulisan apapun di internet yang mengandung kata "lowongan" pada akhirnya gw balas email. Telpon dari siapa pun yang tidak tersimpan di dalam phonebook hape gw selalu mengundang dugaan: ini panggilan kerja, tidak salah lagi, dan gw bisa salto 10 kali saking kesalnya klu ga sempat menjawab telpon tak dikenal itu.. (Walaupun ternyata dua di antaranya hanyalah orang ga jelas yang ngajak kenalan.. what?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, jadi apa moral story dari postingan gw kali? Inilah waktu yang tepat untuk Plan C... Dan, gw sampai hari ini masih bingung bakal ngapain. Huhuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hummm,,, tapi seengganya di sela-sela keresahan yang sedang merundung, bulan puasa kali ini cukup menyenangkan. Kalau tahun sebelumnya adalah tahun yang sedikit berbeda, karena gw pada saat itu sedang berada di lingkungan yang berbeda. Gw harus angun sendiri dan masak sendiri untuk sahur, for the first time. Tahun ini juga ada yang berbeda. Untuk pertama kalinya gw bangun bukan cuma untuk memikirkan sahur hari ini gw mesti apa, tapi juga untuk sahur bersama orang-orang yang tersayang, dimana pun mereka berada (semangat yah) ^^ Hehe. Yah, semoga semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya (kalaupun tidak sesuai dengan rencana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata: Masih dicari pihak yang bersedia membayar mahal tanda tangan saya di atas kontrak kerja.. Helpp.. T_T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6244556928014318559?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6244556928014318559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6244556928014318559' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6244556928014318559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6244556928014318559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/08/another-beginning.html' title='another beginning'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-135152577840335565</id><published>2009-06-21T14:40:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T14:48:06.216-07:00</updated><title type='text'>tertekan</title><content type='html'>Yang saya rasakan benar-benar di saat pagi ini&lt;br /&gt;Dan saya sedang bersungguh-sungguh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelah dengan suasana kampus yang menekan. Selalu dicari-cari.&lt;br /&gt;Lelah dengan suasana rumah yang menekan. Diam, labil, sedikit-sedikit konfrontasi.&lt;br /&gt;Lelah dengan pikiran masa depan. Kabur seperti tak berarah dan bertujuan.&lt;br /&gt;Lelah dengan hantu dari masa lalu. Muak dicabik sejarah yang tidak relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang lelah.&lt;br /&gt;Saya ini apa? Gumpalan emosi yang kelelahan kah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu anti-klimaks.&lt;br /&gt;Sungguh ingin berhenti sejenak saja dan beristirahat.&lt;br /&gt;Dan saya masih bersungguh-sunguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah yang mendengar?&lt;br /&gt;Adakah yang mengerti?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-135152577840335565?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/135152577840335565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=135152577840335565' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/135152577840335565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/135152577840335565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/06/tertekan.html' title='tertekan'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7138025955504691314</id><published>2009-06-11T19:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T21:00:04.660-07:00</updated><title type='text'>the end begins</title><content type='html'>Here it goes the new entry...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dekat ke akhir bulan. Klu boleh dibilang perasaan saya juga semakin tidak menentu jadinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang sepertinya ditentukan oleh bagaimana kemudian saya bisa melewati akhir bulan ini dengan baik. Seperti tahun ini hidup saya tidak hanya akan bertambah satu tahun saja, tapi juga memproyeksikan apa yang bisa terjadi untuk bertahun-tahun ke depan. Bukan hanya saya yang sedang mendekati masa depan, tapi masa depan juga beranjak mendekati saya. Seolah hanya minggu terakhir di bulan ini saja yang membatasi saya darinya. Jika gagal, saya harus siap2 berubah rencana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentang seleksi ketiga. Setelah dua kali sebelumnya mereka mengangkat saya ke derajat pengharapan yang lebih tinggi. Entah untuk dihempaskan dengan lebih keras, tetapi saya berharap akan dapat menggapai bintang. Dan kalau pun akan ditarik untuk dibenamkan, saya akan berjuang untuk bertahan di permukaan..&lt;br /&gt;*apa ini maksudnya, saya juga tidak ngerti.. hoho*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seleksi pertama...&lt;br /&gt;Dalam teaser video yang mereka berikan waktu itu, katanya sih ada ribuan pengadu-nasib yang mencoba masuk penyaringan pertama. Angka yang cukup membuat saya sempat berbangga diri menjadi salah satu di antara 90 terpilih di antaranya. Tapi kalau dipikir-pikir 90 masih terlalu banyak. Masih ada 87 janji kosong di antara 3 tiket yang benar-benar dijanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seleksi kedua...&lt;br /&gt;Kejutan. Kebahagiaan. Kebanggaan. Dan lega tentu saja.. Bersyukur masih beruntung menjadi 12 yang bertahan. Beruntung... Huhu..&lt;br /&gt;Dulu saya pernah cukup gerah ketika selalu diasosiasikan dengan kata-kata seperti itu. Bagi saya, kata-kata seperti 'kebetulan' atau 'hoki' tidak seharusnya pernah didefinisikan. Ada yang namanya takdir dan ketentuan dari Tuhan. Dan Dia pasti selalu merencanakan apa yang terbaik untuk siapa saja, sesuai dengan apa yang mereka perjuangkan.. *Jadi inget penah ngisi ceramah subuh dengan topik ini, dengan pembahasan yang 'sok ilmiah' pula.. Hoho*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, saya mulai digerayangi berbagai dilema.. Saya tahu, bagi saya bisa untuk bisa sampai sejauh ini juga berkat adanya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak juga. Ada doa orang tua saya di dalamnya. Ada bimbingan dari Bapak You-Know-Who-But-Not-Voldemort-Of course yang menyertainya... Untuk yang terakhir disebutkan, saya bisa melihat dia ikut senang sebetulnya, walaupun tidak pernah benar-benar diekspresikan. Tapi mulai ada sedikit kekhawatiran, dia mengharapkan sesuatu yang berlebihan. Merasa saya akan membuang semua kebaikannya...&lt;br /&gt;Kenapa saya selalu bercerita dengan abstrak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke.. begini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, saat pertama kali saya berkenalan dengan beliau, sehabis solat zuhur di dekat mushola, saya mengatakan saya tertarik untuk membuat proyek akhir di bawah asuhan beliau. Saya disuruh berkunjung dan melihat-lihat labnya dia.&lt;br /&gt;Percakapan menjadi lebih jauh ketika dia bilang, jika hasilnya bagus dia bisa memberikan rekomendasi untuk beasiswa nantinya. Oh, tentu saya jadi bersemangat. Ini tentang mimpi saya juga.&lt;br /&gt;Dalam taraf yang lebih lanjut, pada akhirnya ada diskusi tentang apa yang saya rencanakan untuk masa depan. Keputusan yang buruk untuk menjawab "belum pasti" saat itu, ketika saya sebenarnya sudah punya orientasi di balik selaput otak saya hanya saja merasa tidak enak untuk mengungkapkannya. Beliau mungkin mengira masih akan bisa mengarahkan saya ke jalur untuk melanjutkan jejaknya. Sejak saat itu, percakapan seperti ini tidak pernah dibuka lagi sebetulnya...&lt;br /&gt;Lalu, datanglah saat rekomendasi itu akan diturunkan. Percakapan lagi tentu saja. Kali ini ada satu nama kota dan universitas yang tercetak di dalam pemahaman saya, menunggu untuk diungkapkan. Tapi didahului dengan beliau mengatakan akan mengirim saya ke lab tempat kemampuan akademisinya pernah dikembangkan. Saya merasa tidak sebaiknya menolak. Tidak ada alasan juga untuk menolak sebetulnya.&lt;br /&gt;Dan begitulah kejadiannya hingga selembar surat wasiat bertulisan kanji dikirimkan dan sekarang sudah mencapai folder dokumen penting saya,tersimpan dengan aman di dalam sebuah amplop........... *eh tunggu, tapi foldernya saya tarok dimana yah?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, apa yang saya sedikit khawatirkan mulai terlihat. Pengharapan. Entah saya salah menginterpretasikan atau bkan, tapi sepertinya saya sedang diharapkan atau setidaknya sedang diarahkan ke suatu tujuan tertentu. Bingung bagaimana menyikapinya. Di satu sisi saya tidak ingin kehilangan semua bantuan ini, tentu saja. Sokongan ini membuat saya menjadi salah satu kandidat kuat *semoga* dan bisa membuat saya bertahan di jalur pemilihan. Tapi di sisi lain, sepertinya saya mengambil manfaat untuk apa yang diinvestasikan kepada saya namun tidak dapat saya kembali. Merasa curang di sisi ini.. Berpikir mungkin ada sedikit kebaikan kalaupun gagal pada akhirnya, tapi sangat2 tidak ingin gagal juga. Hmmm,,, yasudah, berharap berhasil saja kalau begitu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah tentang pengharapan. Sepertinya ini akan sedikit berpengaruh pada apa yang akan terjadi selewat agustus. Dalam pemikiran saya, sudah ada skenario tertentu yang saya harapkan. Tapi entah saya masih bisa jadi sutradara yang baik untuk cerita yang selanjutnya. Berpikir dan berpikir sepertinya tidak menyelesaikan apa-apa. Pake metode wait and see? Seems to be not my style after all. Pake What-If analysis *Thx to Pak Lakukan-Itu yang mengajarkan pola pikir seperti ini*? Terlalu banyak branch. Entah pakai heuristic apa untuk searching solusi nantinya. Bleh, kenapa selalu begini postingan saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilanjutkan.... sekarang tentang seleksi ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Final. Ini benar-benar final. 3 hari yang menentukan nasib 3 orang beruntung dan 3*3 lainnya yang tidak baik. Oke, lupakan kata beruntung, sebut saja 3 yang terbaik. Ada sedikit kekhawatiran.. Hmm, tunggu, sepertinya banyak. Entah kenapa istilah 'terbaik' tidak pernah benar-benar pas untuk saya gunakan. Kata 'terbaik' itu sudah dan sepertinya selalu diambil oleh darah yang terlahir sebelumnya *here we go again*. Huff... Takut. Paranoid mungkin. Sepanjang sejarah yang sudah saya cetak, belum pernah merasakan sesuatu yang seperti itu walaupun selalu ingin. Yaah, tapi sekedar untuk memotivasi, selalu ada yang pertama kalinya Bung!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, we'll see. Sekedar mengingatkan 'Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri yang berusaha mengubahnya'... Makanya berjuang Rizki Mardian. Your name means Gift from the God. Then prove it!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7138025955504691314?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7138025955504691314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7138025955504691314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7138025955504691314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7138025955504691314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/06/end-begins.html' title='the end begins'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8599079101677227066</id><published>2009-05-17T07:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T05:54:40.901-07:00</updated><title type='text'>hoki?</title><content type='html'>Naomi terejewantahkan dalam relikui yang berantakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi adegan berbahaya pagi ini. yang sekaligus aneh dan mencengangkan.&lt;br /&gt;Dimulai dari hari yang sama membingungkannya, saya pagi ini terbangun untuk tidak tertidur lagi.&lt;br /&gt;Masih terlalu cepat untuk bangun sebetulnya, apalagi mengingat dalam 2x 24 jam, saya terjaga dalam perbandingan waktu 5:1 terhadap waktu istirahatnya. Tapi ini tentu bukan menjadi alasan untuk melunturkan janji. Saya sudah memenuhi akan mengantarkan adik ke bilangan sudirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi pertama selesai sebelum angka di jarum jam membentuk sudut 120 derajat terhadap garis vertikal. Sebelum jam 9 kalau di jarum jam saya. Tidak, jam saya malah tidak memiliki jarum sebetulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir, apa langkah berikut yang sebaiknya dilakukan agar penjadwalan kegiatan hari ini memenuhi prinsip Job Shop Scheduling dan Vehicle Routing Problem.. Hey, jangan salah.. problem ini merupakan permasalahan sulit yang terkategori ke dalam optimisasi kombinatorial yang bersifat NP-complete.. ada yang lupa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, balik ke topik yang diceritakan. Akhirnya memutuskan untuk menelusuri Depok sebelum kembali ke rumah. Misi untuk menyampaikan titipan, sekaligus perangkat yang tertinggalkan pada malam sebelumnya. Sebetulnya ada hal ketiga yang juga dapat dilakukan, yaitu kabur ada acara pernikahan yang pagi ini secara tiba-tiba harus dihadiri. Bleh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, merasa berdosa.. Tak kurang dari satu setengah jam dari waktu yang disebutkan terakhir, saya sudah mencapai rumah kembali, dalam setelan pakaian yang berbeda dan bersiap untuk perjalanan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang terlalu menarik untuk diceritakan pada acara pernikahan ini. Apa yang kau harapkan? Semua pernikahan pada umumnya sama, dengan lakon yang berbeda-beda tentunya. Tapi kurang lebih sama. Intrik dengan kemarah-tamahan, berbasa-basi dengan kenalan dan keluarga yang sudah lama tidak berjumpa. Dan biasanya juga ajang buat mereka yang baru saja mendapat prestasi tertentu untuk terkenal dan dipertanya-tanyai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah sudahlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya hadir untuk menunjukkan tanggung jawab sebagai anggota keluarga yang (masih) baik. Tak lebih dari satu jam berikutnya sudah di rute perjalanan berikutnya, bermaksud menyelesaikan misi perjalanan lainnya. Kali ini bukan untuk urusan keluarga. Hanya dalam rangka mengumpulkan lebih banyak suap nasi untuk hari-hari berikutnya. Kebaikan seorang bangsa asing yang membuat saya harus berpikir ulang: "Hey, ternyata saya bisa menghasilkan sesuatu dari suatu penjelasan berulang selama 3 jam yang bikin saya harus menahan kantuk". Setidaknya, jangan meremehkan pengetahuan sekecil apa pun yang kamu miliki. Buat sebagian besar orang lain, ternyata itu hal yang superior dan pantas dihargai mahal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruas jalan yang menghubungkan matraman - kampung melayu lah kejadian berikutnya tidak dapat terelakkan.&lt;br /&gt;Sederhana sebetulnya.&lt;br /&gt;Melanggar peraturan - Ditabrak - Dapat duit.&lt;br /&gt;Oke diperjelas. Terobos lampu merah - kaget ketika menyadari ada penegak hukum lalu lintas - ditabrak - dapat duit.&lt;br /&gt;Masih belum jelas? Terobos lampu merah - kaget ketika menyadari ada penegak hukum lalu lintas - rem mendadak - angkot di belakang kaget dan juga langsung rem mendadak - ditabrak - dapat duit.&lt;br /&gt;Well.... belum eksplisit sepertinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kronologisnya seperti ini. (Duh, haruskah diceritakan secara detail?).&lt;br /&gt;Dalam perjalanan yang menuntut konsentrasi tinggi itu (pdhl setiap perjalanan setidaknya selalu menuntut konsentrasi tinggi dari si pengendara), saya melamun.... Hmmm,,, sudah tw dimana salahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, cerita ini bukan untuk menjustifikasi kesalahan yang sudah saya lakukan. Memang tak seharusnya demikian, dan tolong.... itu berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah hingga akhirnya saya mencapai suatu ruas jalan yang sebetulnya bukan persimpangan, tapi ada penyebrangan dan lampu merahnya. Terlambat untuk antisipasi saat menyadari, lampu 3 warna itu sedang mengharuskan pengendara-pengendara di bawahnya untuk menginjakkan rem dan berhenti sejenak dari pedal gasnya. Benar-benar terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih buruk, saya tidak menyadari adanya petugas berseragam abu-abu, rompi hijau menyala berkacak pinggang di seberang jalan yang berbeda. Rem mendadak. Tepat di zebra cross, melewati garis putih... Ah ya, nenek-nenek lagi nyebrang juga pasti akan teriak: "Hai, anak muda itu mengambil wilayah berjalanku. Tangkap dia!!". Tapi untungnya para nenek-nenek sedang tidak mood nongkrong dan kongkow-kongkow di jalan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik berikutnya setelah friksi mendadak yang dihasilkan cakram yang dipaksa berhenti, sebuah benturan keras terjadi. Dari belakang, mengejutkan beberapa pasang mata yang berdiri dalam radius jarak pendengaran telinga manusia biasa. Hening sejenak. Oke berlebihan. Ini bukan film dimana tiba-tiba musik latar harus berhenti dimainkan. Memang tidak ada musik latar sejak semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si petugas di seberang jalan sigap bertindak, menyuruh dua pelaku kerusuhan untuk menepi dulu. Saya bengong, masih ngeblank. Tentu saja melakukan apa yang diinstruksikan. Si petugas melihat keadaannya. Naomi tentu saja menjadi korban dalam kejadian ini. Si lakon ketiga dipertanyai. Eh sebentar. Asumsi penomoran lakon disini tentu saja dimulai dari penulis, petugas, dan penabrak. Dia panik. Saya tidak tega. Si petugas sambil kayang.... (ya engga lah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu beberapa menit sampai saya mengerti keadaannya. Tadi ketika kolisi terjadi, saya sempat berpikir: "Oh godness, I have commited sin". Tapi ternyata si petugas sepertinya sedang tidak memperhatikan alurnya karena sibuk dengan pelanggar-pelanggar di jalur busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan terjadi antara si petugas dan penabrak. Giliran saya yang sambil kayang. Si penabrak akhirnya meminta jalan damai. Tapi, hey siapa yang bertikai sebenarnya?? Si petugas menanyakan, solusi apa yang saya inginkan sebagai korban? Hanya satu yang terpikirkan sebetulnya. I just want to get out from that place. Pada akhirnya saya mengajak si penabrak untuk berdiskusi dan bercakap-cakap. Kita saling bertukar tentang cerita masa kecil. Pada bagian akhir cerita si penabrak sebegitu terharunya hingga harus merogoh kantongnya untuk mengeluarkan ongkos ganti rugi.. Oh tidak, saya benar-benar tidak tega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi peluang untuk menjadi pahlawan dengan mengakui saya yang salah bukan lah kegiatan yang tepat mengingat batas waktu yang tersisa. Pada akhirnya saya mengaklamasikan bahwa jalan damai sudah tercapai, dan sayang sekali harus terjadi perpisahan yang sangat mengharukan. Semua orang bersalaman, saya kembali bersenandung dalam perjalanan yang mencengangkan. Trust me, masih bengong sampai beberapa jam setelahnya... Cuman naomi saja yang sepertinya tidak senang dengan kejadian pagi itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 3 jam berikutnya, saya harus duduk di sebuah kursi kerja, di sebuah ruangan panas, berlatar kipas angin raksasa yang meniupkan udara: "Tidur lah nak.. Tidur... tidur.. tidur. tidur..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What a day!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8599079101677227066?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8599079101677227066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8599079101677227066' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8599079101677227066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8599079101677227066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/05/hoki.html' title='hoki?'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7922951760861507757</id><published>2009-05-13T06:22:00.001-07:00</published><updated>2009-05-13T06:45:30.033-07:00</updated><title type='text'>regretful</title><content type='html'>mencoba menguatkan diri... sudah mencoba menguatkan diri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi pada akhirnya kepikiran lagi akhir2 ini.. apa yang harus disesalkan sebenarnya?&lt;br /&gt;toh sudah biasa seperti ini? semangat tinggi di permulaan. berpikir tidak akan melewatkan lagi pada kesempatan yang akan datang. lalu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti biasa. motivasinya ternyata tidak sekuat itu. hilang. terbuang. terlepaskan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;simpel sebenarnya. pdhl tinggal mengingat2 bahwa smw orang seharusnya pernah mengalami kegagalan. ketidak berhasilan mencapai apa yang diinginkan. bahkan dia pun juga begitu, walau tak banyak yang tahu.. tapi ternyata, tahu tentang itu ga mengubah kenyataan bahwa kecewa itu tetap saja menyakitkan. apalagi pada saat kekecewaan harus secara langsung dirasakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klise memang. mw marah sama siapa? berpikir ini masalah penyelenggaraan? atau masalah kalau saja ini dan itu? mw berpikir kalau saja waktu itu adalah sekarang.. tapi, tentu saja waktu itu bukan sekarang. ga ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi.... sebenarnya apa yang harus disesalkan? sebaiknya juga ga usah denial. ga usah sugestif. toh hanya akan melahirkan sisi pikiran lain yang akan membuat perlawanan dan pada akhirnya semakin menggerogoti kesenangan. biarkan saja. cukup dengan diam. tanpa pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tahu, secara keseluruhan keadaannya pun tidak seburuk itu. sekalipun harus meyakini bahwa semua orang punya jalan2 masing-masing, bahwa smw yg terjadi adalah yg terbaik dan pasti ada hikmah... tetap saja tak dapat mengubur jauh sifat ambisius itu. bahkan sekalipun sudah dipikirkan ulang, memangnya kalau pun keinginan itu tercapai akan merubah apa? tak ada... kecuali ketinggian hati dan kawan2nya.. huh, klu begitu saya memang tidak pantas untuk mendapatkannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di depan mata sekarang sedang ada yang harus diselesaikan. jangan sampai terlewatkan lagi. ga boleh. ga harus kalah berulang-ulang. kali ini akan terlalu sia-sia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hufff.... stop blabbering, start working.. success is my right.. *self-reminder. again. but hope this time can work*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7922951760861507757?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7922951760861507757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7922951760861507757' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7922951760861507757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7922951760861507757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/05/regretful.html' title='regretful'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7058429079860721468</id><published>2009-04-10T10:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T11:16:50.472-07:00</updated><title type='text'>new chapter.. new page.. the same old still story of mine...</title><content type='html'>postingan terbaru setelah sekian lama ga nulis...&lt;br /&gt;postingan pertama juga setelah ada perbedaan cukup besar melihat tanggal postingan yg sebelumnya masih berada di 'bab' yg berbeda. hehehe.. *yang tw pasti tw.. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well,, here it goes..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama, merasa hidup gw sekarang semakin ter-cluster dalam hal-hal yang menjelaskan eksistensi hari ini, fenomena masa lalu, dan orientasi masa depan... *hmmm, sptnya gw memulai postingan itu agak terlalu ekstrim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gw suka segitiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena segitiga punya sudut yang tajam yg artinya fokus. segitiga juga menggambarkan perencana yang baik.. *itu sih kata psikolog waktu gw ikutan pimnas di semarang waktu dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi orang yg bertipe segitiga biasanya berorientasi input.. prosesnya sendiri masih perlu dipertanyakan. outputnya ga jarang error.. duh. lagian knp gw menulis spt paragraf yg barusan. ga ada hubungannya. hahaha. baiklah diperjelas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;soal eksistensi hari ini yg gw mxd tadi adalah soal hal2 yg harus diselesaikan hari ini untuk tetap eksis hari ini dan agar rantai hari-hari gw terlepas dari yg namanya seleksi alam. *lebay*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi benar. kemarin nyaris sempat kecolongan ga nyelesein beberapa hal karena semangat dan integritas agak menurun. bukan karena apa2. tapi karena memang ssuatu yg sepertinya agak di luar kapasitas individual saya saat sekarang. kutukan terlalu sibuk selama 6 semester saya, diruntuhkan kebiasaan bersantai di semester 7 (proyek jalan2 ke seberang lautan berhasil penuh. skrg bahkan kehilangan transkrip sakti yg tak bisa difotokopi itu. dan anehnya gw bahkan ga mencak2). alhasil semester 8 agak berada di peralihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*tapi tetap bukan perjalanan yg perlu disesalkan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kehidupan akademis, masih ada k*mas yg thx-to-it gw masih harus berbosan2 ria berangkat subuh buta, adu pendapat, bikin artikel ini artikel itu. *ga sih, bangun pagi ga biki khawatir sbnrnya (makasi ya. ^^), adu pendapat? yg ada gw cuman diem mojok di kelas, bikin artikel? yeey. sori banget li (red:lia sadita).. dari jaman mpkt dlu gw udah ngerepotin lo mulu. hehehe.. ada tekmul yg proyek gw nanti2kan (c'mon guys, bikin ssuatu yg fenomenal lah bwt terakhir ini. ga usah jaim. ga usah so-serious. ^^V).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kehidupan akademis sekunder (istilah apa ini?), masih sibuk berkutat dengan riset lab kecerdasan komputasional divisi robotik. agak ga enak blm banyak berkontribusi buat risetnya bapak pembimbing.. tapi dy juga lagi sibuk ngatur lampu2 di jalan (ini kiasan).. gomen na sai, sense (worship). pdhl ada 2 riset yg bakal mendukung orientasi masa depan juga.. ayo mardi.. pull your weight out!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, soal fenomena masa lalu.. hummmmm. bwt sementara ini dan akhir2 ini masih agak terproyeksikan misi masa lalu untuk memenangkan tampuk tertinggi reputasi keluarga. *lebay lagi*.. gampangnya kek sasuke yg berambisi membunuh itachi.. eh berlebihan deng. lagian sekarang agak nyantai juga kok. yaa. ini soal topik yg gw bahkan gw sbenarnya gw takut ngomonginnya.. well, not to take it so seriously. tapi udah disemangatin juga, jadi harus bisa menekan perasaan ini.. for goodness sake, it'll be better to try my best first.. :D.. so wish me luck!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu soal orientasi masa depan... hummm, sbenarnya sedang dalam proses yg cukup berat akhir2 ini. sejauh ini berjalan lancar klu berbicara soal progress. sudah dapat acceptance dari the next supervisor supposed to be, walaupun masih blm tw mw riset apaan nantinya. trus juga masih ada kekhawatiran. hanya 3 dari 90 yg akan benar2 sujud syukur pertengahan bulan ini.. will I be the one among them?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah lalu apakah hubungannya dengan segitiga? hmmm, yaah. ga ada sih.. sepertinya... ato mgkn ada??&lt;br /&gt;hanya terpikir saja. bahwa sesungguhnya dalam perhitungan yg gw beberapa bulan yg lalu, pd bulan2 ini harusnya banyak pekerjaan yg sudah terselesaikan. bisa goyang2 kaki menikmati indahnya kehidupan?? bukan berarti perhitungan gw salah ato ada faktor yg mengkatalisasi. kenyataannya skop pekerjaan yg harus dikerjakan agak meningkat drastis. soal riset, ternyata bwt nyari kontribusi baru dalam penelitian itu bukan hal yg gampang. bukan masalah lo ga mw ato ga bisa ngerjain kodingannya, tapi lebih karena: ah, ini sudah pernah dikerjakan orang lain. atw ah, ini apa bagusnya sih? atw juga merasa harus lebih banyak belajar lagi supaya bikin ssuatu yg lebih. akhirnya bisa mengerti knp salah satu dosen yg-tadinya-kandidat-dosen-pembimbing-TA-tapi ga jadi pernah bilang: "klu mw kontribusi baru mah itu pekerjaannya anak S3"... hmmm? lalu knp kah pada saat milih TA gw sempat mikir mw bikin robot bionic yg mempunyai kecerdasan emoisonal? hahahaha... sungguh konyolnya saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi...... setidaknya untuk bbrp hal tertentu merasa lebih baik skrg. dan berharap akan terus lebih baik. ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*akhir dari tulisan yg sepertinya jadi sumber penghalang istirahat bbrp orang.. haha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7058429079860721468?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7058429079860721468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7058429079860721468' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7058429079860721468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7058429079860721468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/04/new-chapter-new-page-same-old-still.html' title='new chapter.. new page.. the same old still story of mine...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-84281354001746346</id><published>2009-03-23T22:54:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T22:58:38.131-07:00</updated><title type='text'>about things happen recently..</title><content type='html'>What've I done and What'll I do?&lt;br /&gt;*Short-update, however after a quite long while&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-84281354001746346?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/84281354001746346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=84281354001746346' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/84281354001746346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/84281354001746346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/03/this-about-things-happen-recently.html' title='about things happen recently..'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-880339607513113109</id><published>2009-02-08T03:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T03:56:08.019-08:00</updated><title type='text'>short reminder for myself</title><content type='html'>Niatnya sih pengen benerin blog.. cuman belum sempat2 aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niatnya juga pengen santai2 doang selama semester ini.. Ngebayangin tiap hari bisa bangun siang, sore2 dah pulang, maen game, nonton, tiduran, jalan2 dan bla bla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada pegal lahir bathin sampe hari ini. Ada aja yang mesti dikerjain dalam 24 jam seharinya *berlebihan*. Yah, sisi positifnya, mungkin.. (ini baru mungkin loh) gw udah berhasil mengumpulkan sedikit kepercayaan dari beberapa orang lain bwt ngelakuin beberapa hal tertentu.. Feeling good for that point..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, utang berikutnya: paper, karya tulis, publikasi,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo bung fokus (to myself).. Bentar lagi ga kerasa udah mw deadline aja. Buru2 lagi ntar. Hm, sayang juga yang kemarin udah kelewatan satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yosh!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-880339607513113109?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/880339607513113109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=880339607513113109' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/880339607513113109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/880339607513113109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/02/short-reminder-for-myself.html' title='short reminder for myself'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7161382904867305557</id><published>2009-01-30T10:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T10:36:36.030-08:00</updated><title type='text'>blank</title><content type='html'>For some reasons, I probably should admit..&lt;br /&gt;That for some chances.. under several conditions..&lt;br /&gt;I feel a little bit ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Huff, I can't even say that properly&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7161382904867305557?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7161382904867305557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7161382904867305557' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7161382904867305557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7161382904867305557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/01/blank.html' title='blank'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5243368752968036604</id><published>2009-01-24T22:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T22:28:16.003-08:00</updated><title type='text'>menunggu waktu</title><content type='html'>...&lt;br /&gt;aku kan menunggumu..&lt;br /&gt;hingga waktu bukan milikku..&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*nyangkut lagu band sendiri. \o/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5243368752968036604?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5243368752968036604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5243368752968036604' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5243368752968036604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5243368752968036604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/01/menunggu-waktu.html' title='menunggu waktu'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4223800036546709335</id><published>2009-01-24T10:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T10:10:08.099-08:00</updated><title type='text'>short update</title><content type='html'>tampilan blog ini akan segera diperbaiki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segera... secepatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*makanya kurangi tidurmu, bung!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4223800036546709335?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4223800036546709335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4223800036546709335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4223800036546709335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4223800036546709335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/01/short-update.html' title='short update'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3216898872509153664</id><published>2009-01-03T10:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T13:33:50.004-08:00</updated><title type='text'>it has been quite a long time since the last post</title><content type='html'>Akhirnya memutuskan kembali mengisi blog ini setelah cukup lama.. dan ya, kembali ke indonesia, berarti kembali ke indonesia juga (cape juga nulis pake bahasa lain, apalagi dgn pemahaman linguistik ala kadarnya. gw merasa kehilangan gaya penulisan yg 'biasanya'. wahaha.. maybe next time).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, kemarin sempat nyoba pake fitur notes di f***book bwt gantiin blog yang udah lama ga dibuka. Ternyata kurang seru. Yasuda, kembali lagi ke blogspot, smoga dalam waktu dekat bisa kembali dibenahi ini tempat (ntar abis sidang). Lagi ngerancang2 template baru, bosen juga udah lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung topik yang lagi hangat2nya adalah soal tahun baru (walaupun sbenarnya ga ada yang penting juga sih bwt gw di pergantian tahun ini), gw ikutan bikin resolusi2an ah.. Hmm, mungkin klu soal evaluasi bakal makan waktu yang agak lama klu ditulis sekarang, jadi mungkin gw nulis soal target di tahun 2009, di usia yang bentar lagi bakal nambah tua lagi. Huhu.. (berhubung gw juga onlinenya dalam rangka break revisi TA 'bentar').. Ok, here they are.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pengen lulus. Yah, walaupun pada akhirnya gw mutusin bakal bertahan 1 semester lebih lama lagi di kampus, seengganya dalam hitungan hari gw akan dibilang udah sangat dekat dengan yang namanya kelulusan (klu semuanya berjalan lancar.. amiin). Semoga bisa ditutup dengan happy ending.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pengen punya penghasilan tetap. Bukan apa2 sih, cuman pengen nutup balik defisit yg terjadi selama 4 bulan kemarin. Haha. Lagian ngerasa konyol juga, udah sampe sejauh ini masih aja foya2 pake duit orang tua, selain bwt nyari kesibukan juga tentunya. Huhu..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen punya band lagi. Mungkin sekarang bakal ngumpulin orang2nya dari awal setelah hampir 2 atau 3 tahun ini cuman jadi 'pengikut' doang di projectnya orang lain. Target punya beberapa demo sendiri, mungkin termasuk lagu-lagu yang gw bikin sendiri. Klu bisa aktif juga manggung lagi di event2 yang terkait, syukur2 klu bisa juga eksis di jalur indie.. (say no to major label. Haha).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen ningkatin skill bermusik. Masih terkait alasan yang sebelumnya, berhubung sekarang gw lebih pengen punyta band dengan musik cadas bukan selera pasar lagi. So definitely I need to upgrade my skill as well... Dan juga bukan cuman skill nge-drum doang. Violin, gitar, bahkan keyboard yang udah lama ga pernah gw pelajarin dgn serius lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen punya personal site lagi. Selain pengen benahin blog, tentunya juga bakal lebih keren kalau punya profil dan portfolio digital sekalian. Siapa tau bakal ada yang tertarik ngerekrut gw dari sana ntar. Wahaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen bikin game (lagi) dan nyelesein (paling ga) novel karangan gw sendiri. Rada optional sih, klu ada waktu dan klu ga terserang males. Lagian kemarin udah mencak2 bilang ngarang novel lebih gampang daripada bikin TA. Haha.. Soal game, ketagihan setelah 'sukses' dgn game "EchoDream" yang gw lakoni di seberang lautan. XD. *ngiklan: yg mw nyoba game bikinan gw ada di laptop gw si ELENA loh*&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen punya publikasi international. Belajar, belajar, belajar. Yang bener, yang bener, yang bener. Ini terkait keinginan gw bwt nantinya bakal ngelanjutin kuliah lagi sih. Sebenernya ga cuman terbatas di publikasi paper, gw juga pengen ngelakuin berbagai persiapan lainnya bwt keperluan hunting beasiswa nanti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen keluar negeri (lagi). Huhuhu... Syukur2 bisa keluar negerinya bwt kerja abis lulus (coba apply kerja overseas) atau beasiswa Master / PhD, soalnya klu perginya bwt jalan2 doang atau pertukaran sih udah sedikit banget kemungkinan. Kasian..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen menikmati saat-saat terakhir kuliah dengan hal2 yg lebih bermanfaat. Riset kek, ngasdos kek, ikutan BEM UI, ngajar, dll. Yang penting ga asal buang-buang waktu ga jelas (trus akhirnya cuman bisa nyesel doang), dan juga jangan sampe overworked juga sih kek kemarin-kemarin. Haha&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengen mulai belajar nyusun fondasi bwt cikal-bakal perusahaan gw nanti. One of the biggest dream I ever had for future. Walaupun tentunya bakal makan waktu yang lama, cuman kan katanya semua perjalanan itu dimulai dari langkah kecil. Ga ada salahnya klu coba dimulai dari sekarang? Soal konsep, bocoran dikit, mungkin gw ga berencana mw bikin software company, bisnis e-commerce atau sejenisnya. Mungkin bakal lebih mengusung topik "AI &amp; automation for assisting life", walaupun ga tertutup kemungkinan bakal mulai dari software house, freelance, ataupun hal2 lain yg bisa gw usahakan dari sekarang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Yak, keknya udah lebih dari cukup bwt bikin gw lebih dari sekedar tetep sibuk. Seengganya gw ga bakal hidup bwt ko*** doang semester depan. Wahaha.. *Dan juga keknya sekarang waktu break dari revisinya juga udah lebih banget dari cukup*. Saatnya balik ke you-know-what.. Yosh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3216898872509153664?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3216898872509153664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3216898872509153664' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3216898872509153664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3216898872509153664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2009/01/it-has-been-quite-long-time-since-last.html' title='it has been quite a long time since the last post'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2024555157677060258</id><published>2008-11-12T10:37:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T10:41:37.250-08:00</updated><title type='text'>the final countdown has just begun</title><content type='html'>November 13th, now...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's less than one month to go. Somehow I want to finish it soon, including my final project. But in other hand, I am a bit afraid that I will never be in this place anymore.. *Laughing* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmmm, just to write some update in my blog. Seems pl*rking has made people leaving their blog, including me.. Yeah it seems..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2024555157677060258?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2024555157677060258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2024555157677060258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2024555157677060258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2024555157677060258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/11/final-countdown-has-just-begun.html' title='the final countdown has just begun'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-659482049517207598</id><published>2008-10-24T09:23:00.000-07:00</published><updated>2008-10-24T09:34:07.074-07:00</updated><title type='text'>they share the same letter.. if you got what I mean</title><content type='html'>Even it is not my first time to be in.. It is still confusing, somehow...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I want or I do not want?&lt;br /&gt;I can or I can not?&lt;br /&gt;I will or I will not?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And again, in this undetermined world the only thing you can determine by yourself is that nothing is determinable by own tough.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Somehow, surprise will always be able to reach you in surprising way.. if you do not prepare. So now?? Who is going to love to tell me... What? Why? How? and maybe... When?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes, people keep believing that the things you can not see can not harm you.. Can really it?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-659482049517207598?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/659482049517207598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=659482049517207598' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/659482049517207598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/659482049517207598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/10/they-share-same-letter-if-you-got-what.html' title='they share the same letter.. if you got what I mean'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6689886293241772128</id><published>2008-10-14T00:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T07:56:04.107-07:00</updated><title type='text'>10 facts</title><content type='html'>Got something to write down from &lt;a href="http://lenidisini.dagdigdug.com"&gt;Leni&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;She called these as 'homework for me', so perhaps it is compulsory for me to carry this on. Haha. And sorry for a 'bit' late. ^^&lt;br /&gt;Well then, just watch for the next line, maybe later I'll pass this work for you..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here is it: 10 facts and habits of mine... Humm&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;I&lt;/span&gt;nteresting. Wakaka.. Okay, let's skip this part if you do not agree with this point. The next following description will be more serious. (However, of course you may take this point seriously too, if you want. Haha).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;A&lt;/span&gt;rty, even I am not much sure about this. ^^. I dealt with kind of arts in many occasion of my life, even until now. From the oldest time I can remember, I loved to draw when I was a kid and dreamed about being architect for the future (and seems to be not realized today. Haha). Later I found myself to be interested in music, around teenage level. I learned to play drum in high-school just by self-taught, (and before it, I created my first band even I've actually never touch the drum-set even for once. |o|). In visual art again, I was capable to learn graphical and design tools / software in quite short time. And again it is by self-taught. Thanx to the God if this is talent. ^^. Because sometimes I was wondering, from whom I inherit it. Nobody in my blood-line family is known as artist.. Hmm, maybe.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;M&lt;/span&gt;elancholic, even I would prefer to be considered as romantic actually. Hahaha.. Frankly, this thing seems to be my nature since I was born, somehow.. I never meant to be whining-guy who always complain about his life (and trust me I did not), but people said I always did. T_T. Hmm,, but okay... I will try to avoid this habit if it is really not that good for environment. Haha&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;M&lt;/span&gt;agnificent-Wanna-Be. And let's call this again as blessing. Haha.. I do not know why but I always tend to do some outdraw-thing if not amazing. Often, but not always, I keep aiming the high target, even sometimes it ends up in failure. Huhu. However, I believe that people, including me, have a wonderful ability and unlimited capability if they really want to solve something. At least, I am still alive up until now. ^^&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;A&lt;/span&gt;zure-Lover. I like white and blue color, even for they self as well as for combination. People also said that they are the sign of peaceful and purity. Does it mean I am a pure and peaceful young man? |o|. This color is also related to sky and I love the sky too. Sometimes I dream about flying. ^^. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;R&lt;/span&gt;esponsive or Emotional. I tend to react by feeling at the first time. It is said that I am right-brained type, so that I am actually the emotional one. Hmm, but in some occasion I think I am left-brained as well. So perhaps in the next time, you'll find that I am more logical. Hahaha&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;D&lt;/span&gt;ominant. Hmmm, I do not know whether this habit is positive or not. I just can not really miss the chance to lead people in group. Just kind of preference maybe. It is more convenient for me to give an order, rather than to take an order. Haha.. (Or maybe actually all people feel the same?).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;I&lt;/span&gt;nnovation Oriented Thinker, is the word that I'll put in the opening paragraph of my CV / Resume. Hehe.. Just the way to describe myself in attractive word? Okay. I am not always to have an innovative mind, yet I found that I am creative enough to be fit-described by this 3 words. Hope you agree..&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;A&lt;/span&gt;bbreviator. Haha.. It's not kind of my job or profession actually. But I do love to abbreviate some names or words for my belonging or work things. Hmmm,, just some of them:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;MIRACLE (Massively Integrated Reliable Approaching Center for Long-distance Education) -&gt; Project Management class.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;HEAVEN (Hugely Enhanced Application for Viable Electronic Networking) -&gt; IT Project class.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;HEAVEN (Heartbreaking Epic Adventure of Valiant Elves of Neverwhere) -&gt; Game Design project (supposed to be. T_T).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;JULIET (Java Under Logic Inference Embedded Technique) -&gt; Prolog library for Java. Part of my Final Assignment. But hmmmm.. Actually, I am afraid that this thing is going to be unusably waste after all.. Huhu&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;ELENA (Environment for Leisure, Education and Networking Activity) -&gt; name of my notebook / computer. ^^&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;NAOMI (Not Another Ordinary Machine Inside) -&gt; name of my motorcycle. hehe&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;and one more.. see below!&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-size:17px;"&gt;N&lt;/span&gt;AML, is the name of the thing with what I should stuck for these 3 months to go (or more). |o|.. Derived from arabic word which means: Ants, this name is given for simulator I try to develop for my final year assignment.&lt;br /&gt;Why Ants? Because in this project I am dealing with an algorithm tried to mimic natural ants behavior. (And okay,, I am not going to explain about them here).&lt;br /&gt;Another meaning of this name is, NAML also stands for abbreviation of: from-Natural-Ants-into-Mobile-Labor (again,, this is what I mean just now with the abbreviator-things.). It is quite precise, rite? Robot with Ants behavior!&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Hummm,, I am wondering.. Do you realize something from my post above? Actually I wrote them in that order for purpose. If you did not get what I mean, hmmm,,, then try to take out the first letter of each number first, and arrange them into a correct sentence (or word). You'll find that I am not lying with that facts and habits about me. They represent me. |o|.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And let's see. The lucky draws are given to: Kemal N, Laksmita R, M Irvan G, Anugrah R, Danu W, Annisa I, Hari P, Istiana S, M Sidik, R Brahmastro. Make it up! :-p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6689886293241772128?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6689886293241772128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6689886293241772128' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6689886293241772128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6689886293241772128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/10/10-facts.html' title='10 facts'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5009773127042948966</id><published>2008-09-18T06:03:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T06:28:31.780-07:00</updated><title type='text'>moan...</title><content type='html'>I really do not want to complain.. but frankly, I feel so much distressed for now...&lt;br /&gt;I spent whole last week to find out about the engine... I do not care, whether I did sleep or not to finally make they worked. But I do care, I have actually sacrificed my naml's research-paper since I rather choose to handle this stuff comes first. And for some time I can actually spend for my works... sigh, you have no idea, I have no much choice to stay survive! And what now?? They change the whole of the plan, making my idea becomes nothing but useless ruins, after again, I have reduced my rest time in redoing this f**king proposal documents. Tell me, what is the point?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~and I said I was not complaining.&lt;br /&gt;~.........&lt;br /&gt;~hfff. Just want to let free of this burden for a while. It's very suppressing that (for the first time) I really want to runaway..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~but yes, I actually complained just now!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5009773127042948966?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5009773127042948966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5009773127042948966' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5009773127042948966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5009773127042948966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/09/moan.html' title='moan...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2694716015604154758</id><published>2008-09-16T16:53:00.000-07:00</published><updated>2008-09-17T03:38:50.818-07:00</updated><title type='text'>just not much to be shared...</title><content type='html'>Trying to make this blog to be more useful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is a lighting-effect tech manipulation of adobe photoshop.. simple technique I often use, very simple even for newcomer photo-manipulator. hopefully you'll find this thing is useful scratch to work out with your image within 5 minutes.. not to be hyperbole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here is it... get steady of your palette!&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Open the image you want to enhance. I use this one.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SNBJEWIqn5I/AAAAAAAAACA/iqCjDmh0tH0/s1600-h/091508143951.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SNBJEWIqn5I/AAAAAAAAACA/iqCjDmh0tH0/s400/091508143951.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246773904896860050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;You can use any picture you like. But to remind that this tech-result will actually vary, depends on the natural light of your original image itself..&lt;br /&gt;I took this picture with my 2MP phone-camera at noon in my room with source of light come from near window in left side.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Select "FILTER -&gt; BLUR -&gt; GAUSSIAN BLUR" and set radius parameter to be "7.0" and then click "OK".&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Select "EDIT -&gt; FADE GAUSSIAN BLUR" and set opacity to be "75%" with mode parameter as "Linear Dodge". Simply try to explore another parameter, maybe you will find more interesting result (and again since this really depends on your original picture's light).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Select "IMAGE -&gt; ADJUSTMENTS -&gt; CURVES" and set input parameter to be "75" while "50" in output paramater (please explore how to find the best setting for your image).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;The next step is.... there is no next step. You've done your simple but enchanting light photo manipulation. Congratz.. For me I will get this result then..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SNBSi4oJsYI/AAAAAAAAACI/nfLw5gHFhMk/s1600-h/091508143951.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SNBSi4oJsYI/AAAAAAAAACI/nfLw5gHFhMk/s400/091508143951.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246784325156450690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;How about you? 5 minutes is not it?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Actually if you are wondering how this tech works, maybe you can find it in Digital Image class. I am not going to explain it. Hahaha.. I have actually found several interesting thing previously in my class when I was asked to develop some simple photoshop application. Why do not you give it a try? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, later I'll try to catch up with another nice tutorial..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2694716015604154758?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2694716015604154758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2694716015604154758' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2694716015604154758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2694716015604154758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/09/just-not-much-to-be-shared.html' title='just not much to be shared...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SNBJEWIqn5I/AAAAAAAAACA/iqCjDmh0tH0/s72-c/091508143951.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6740603649122551265</id><published>2008-09-02T16:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-02T17:20:19.551-07:00</updated><title type='text'>anxiety...</title><content type='html'>Tentang kekhawatiran terbaru untuk terakhir2 ini:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;TA. Ya, ga terasa TA gw udah nyaris jalan 3 bulan aja. Kick off persis tanggal 1 Juni, sekarang ga kerasa udah September aja (3 September persisnya). Dan gw ngerasa belum banyak progress yg terselesaikan sampai sejauh ini. Nooo. Keknya gw terlalu santai selama 3 bulan ini. Target November kelar bakal keburu ga ya? Belum lagi kemarin nemu problem yg keknya belum terpecahkan sampe sekarang. Sampai saat ini, algoritma yg gw gunakan mengarah pada MST problem, padahal dari awal ACO itu sendiri algoritma bwt TSP. Bedanya? MST perlu TIDAK ADA circle dalam konfigurasi graphnya, sedangkan TSP menjamin ADA SATU circle dalam konfigurasi graphnya. Hell no... Jangan2 gw lagi mikirin problem yg ga ada solusinya lagi (kek nyari algoritma CIS waktu itu. huhuhu).&lt;br /&gt;Ok, gw boleh bangga dengan pencapaian library JULIET pada NAML ini, tapi itu juga ngedit2 WProlog (yg udah ada) doang, pencapaian yg ga sebanding klu dilihat dari berapa lama waktu yg gw perluin bwt nyari referensinya. Sigh.. Dan sepertinya pengalaman gw bersama First Order Logic's Things juga ga sepenuhnya bisa dibanggakan tuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Project HEAVEN. Hal lain yg bisa mengundang kematian mendadak. Ok, sedikit hiperbolis. Tapi gw rasa ga berlebihan mengkhawatirkan ini skrg. ~Pdhl beberapa waktu kmrn sepertinya gw masih dalam euforia saya-akan-membuat-game-keren. Huhuhu.. Klu ga salah denger (smoga), kemarin dibilangnya kita cuman punya waktu 8 mingguan bwt nyelesein game apapun yg bisa dibikin. Beruntung skali gw ngomong: genre game yg akan kami buat adalah: adventure-educational-puzzle. ~what the hell.. ok, 3 kata yg gw pilih bwt menarik perhatian massa sebetulnya. Cukup berhasil sebetulnya melihat jumlah email yg gw terima kemudian hari, tapi side-effect-nya... gw di ujung tanduk skrg. Kemarin udah dpt sedikit konsep sih, cuman masih terkendala di masalah visualisasi. Percuma dong rencana keren2 ga didukung infrastruktur yg memadai (ngemeng apa nih gw). Mending bikin plan yg realistik dulu baru ngejar yg fantastik. Huhu.. Intinya, let us pray together so everything will get fine...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekhawatiran akan ketertinggalan di kuliah2 yg sering gw skip. Haduh, ga di sini ga di sana, keknya level males gw udah akut nih. Mgkn karena gw ngerasa save (gara2 gw bebas ini mw transfer nilai ntarnya apa ga), tapi it's not supposed to be like this. Klu mw naif, tujuan gw kesini itu bwt belajar, bukan bwt senang2 (cih). Soal Engineer&amp;Society yg attendance gw mgkn blm nyampe 50%, ketiduran mulu. Bioinformatics yg materinya percakapan tingkat tinggi (kmana perginya pengetahuan dasar biologi gw? ~emg ada?), trus tiba2 secara accidentally gw jadi penguasa kelompok tugas juga. Programming Languages yg seolah2 terlihat aman tapi giliran ngerjain soalnya, gw bingung (plus kelompok tugas yg bahkan gw ga kenal anggotanya. ~isunya bakal bikin game lagi. sigh).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Ah, apa postingan ini terkesan keluhan kembali? Yaah, cuman bermaksud mengutarakan kekhawatiran di balik hari2 yg menyenangkan sih. To remind myself also, that a lot of things need to be done as soon as possible.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6740603649122551265?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6740603649122551265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6740603649122551265' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6740603649122551265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6740603649122551265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/09/anxiety.html' title='anxiety...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-382663970236047446</id><published>2008-08-26T09:15:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T09:54:14.455-07:00</updated><title type='text'>HEAVEN is just about comin'</title><content type='html'>Postingan ketika soal HEAVEN: the roses for fallen patriot (mohon maaf blm sempet benerin kesalahan poster di bawah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya 5 orang anggota tim berhasil didapatkan (lagi males pake gaya penulisan hiperbolis). Yah, inilah sedikit info tentang mereka:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Rizki (SCE/4), tim-leader yang akan berperan ganda sebagai content-developer pada project ini. Hmm, sbenernya bakal nyampur ke coding ama designnya juga sih keknya. ~Yah, nasib gw ga jelas gini, sampe ketauan anak2 yg laen prefernya ke bagian mana. Tapi yg pasti di bagian disen ga bakalan ngelead lah seengganya (untungnya).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Madeline (SCE/4), satu2nya anggota cewe di tim ini. Tadinya gw ngajak dia gabung buat jadi content developer (waktu itu gw masih mikir bakal ambil bagian di programming), SECARA dia alumni IMO (International Math Olympiad). Jadi bwt bikin puzzle2 yg perlu mikir gitu deh. Tapi berhubung FYP (TA-nya anak NTU)-nya dia, ada hubungan sama 3D-graphic gitu, mgkn ga ya dia bagian coding/animasi juga? Smoga..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Edmund (EEE/4), anggota yang pertama kali bilang: "I think I'll just join your team..." Anak elektro yang katanya sih ngerti soal platform2an (makhluk apa ini?). Mgkn bakal masuk bagian coding, mekanik, dan sejenisnya. Bagian implementasinya lah yg pasti...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rusteem (???), anak international student juga kek gw. Bedanya dia dari Kazakhtan dan ga masuk list 13 kandidat member sebetulnya. Tapi tadi pas rekruitmen akhir, dy bilang: "yes, I think I will join Rizki...". Yasuw, SECARA kandidat desainer gw memutuskan bwt dipinang tim lain....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Justin (ADM/2), satu2 anak ADM dalam tim. Haha, lucu ga sih, kuliahnya jelas2 kuliah anak ADM tapi ga ada satu pun orang dalam di tim gw. Yeah, I would like to say thanks actually since he has just saved my project. Haha.. Gmn gw ga panik. Gw tadinya punya 2 kandidat artist. Satunya dia (tapi milih tim-luar-kelas pada awalnya), satu lagi most-wanted-artist di kelas, ditarik 3 tim sekaligus dgn rating: "highest-priority" smw (akhirnya tu orang milih kabur ke tim lain sih. T_T).  Mampuslah ga ada kandidat artis, pas juga setelah gw nolak2in smw programmer yg daftar. Terancam beranggota 4 orang, programmer smw. Tapi untung akhirnya Siddarth (dosennya) bilang boleh gabung tim-dalam, ni anak akhirnya bilang: "I choose Rizki!" Hahaha..... I got art-leader then.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Yeah, sekian laporan kali ini. Harusnya sekarang gw ngerjain semut lagi nih. Tapi abis semalam JULIET berhasil diselesaikan (blm dirapiin sih codenya), jadi males. huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[OOT]&lt;br /&gt;Eh, iseng ah ngelist daftar singkatan yg udah pernah gw bikin.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;MIRACLE: Massively Integrated Reliable Approaching Center for Long-distance Education, judul proyek Manpro kelas Pak Eko.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EDEN: Eden Development and Engineering Notion, nama tim bwt ngerjain proyek PPL dan keknya bakal gw pake lagi suatu saat ntar.&lt;li&gt;HEAVEN: Hugely Enhanced Application for Viable Electronic Networking, yaah tw lah ini proyek PPL kelas Pak Eko (juga).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;NAML: from Natural Ants into Mobile Labour, nama simulator bwt TA gw.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;STEAL: Special Thievery Equipment for Analyzing Loads, dan LEFT: LEgal For Thieving; iseng2 bwt tutorial DPBO anak2 SI semester kemarin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;HEAVEN: Heartbreaking Epic Adventure of Valiant Elves of Neverwhere, judul game project ini laah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;JULIET: Java Under Logic Inference Embedded Technique, library java editan bwt engine prolog bwt NAML.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Itu doang yg inget..&lt;br /&gt;[/OOT]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-382663970236047446?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/382663970236047446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=382663970236047446' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/382663970236047446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/382663970236047446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/heaven-is-just-about-comin.html' title='HEAVEN is just about comin&apos;'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7239859798610508494</id><published>2008-08-17T10:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-17T11:00:47.981-07:00</updated><title type='text'>coming soon</title><content type='html'>*buat yg belum tw heaven, baca postingan sebelumnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img152.imageshack.us/img152/8399/heavenjk6.jpg" width="90%"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7239859798610508494?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7239859798610508494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7239859798610508494' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7239859798610508494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7239859798610508494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/coming-soon.html' title='coming soon'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4550151716438427313</id><published>2008-08-16T23:24:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T23:25:03.765-07:00</updated><title type='text'>heaven bring back old memories</title><content type='html'>*Bwt yg udah baca di plurk, sori gw repost. huahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin tentang bioinformatics, sekarang tentang kuliah terfavorit gw abad ini (jeng jeng jeng): Game Design Workshop I. Sebenernya ini bukan kuliah anak SCE (School of Computer Engineering). Ini kuliahnya anak ADM (Art, Design and Media).&lt;br /&gt;But perhaps I'm more to be artist than scientist. gyahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yg belum tw, SECARA antusianisme (bener ga ya ini??) gw yg cukup tinggi di kelas ini, akhirnya secara ga sengaja, dan terjadinya berdasarkan teori probabilitas dengan chance yang sangat kecil, gw terpilih jadi 1 di antara 5 (4 cowo, 1 cewe) yang beruntung bakal jadi anggota power ranger (???). Oke, selinggar (plurk-addicted detected). Yang bener: jadi project team-leader.&lt;br /&gt;Brief description about this course: Selama satu semester ini isi kuliahnya sih cuman project team-based bikin apa pun selama itu bisa disebut: GAME!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi intinya, salah satu keuntungan jadi team-leader: bisa nentuin topik dari gamenya, nentuin arah projecknya, bahkan yg paling keren: berhak melakukan selexi buat perekrutan anggota team. Oke, ternyata bukan cuman 1 keuntungannya.&lt;br /&gt;Dalam sesi kuliah terakhir kemarin, kelima anggota power ranger ini telah disuruh merepresentasikan ide mereka di depan kelas dalam rangka open-recruitment. Peserta kuliah diberi waktu seminggu untuk apply bwt jadi member dari leader manapun yg menurut mereka idenya paling menarik. Dan tentu, leader lah yang berhak menentukan siapa yang bakal diterima siapa yang bakal ditolak. Buat referensinya, minggu sebelumnya sih ada perkenalan dulu sambil bercerita tentang: what do you have best for that class? Iklanin kelebihan lo biar orang2 pada ngincer lo nantinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut, gw sendiri berencana bikin tim dengan 5 anggota. Setelah bertapa 7 hari 9 malam dan bertambah sakti, diputuskan: gw perlu 3 programmer dalam tim, 1 orang 3D-artist / animator, dan 1 content developer. Gw sih paling ngisi posisi sisa apa aja klu udah dapat 4 anggota lain di posisi apapun. Eh ntar dulu, mungkin content-developer prefered! Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, sampe dini hari ini (jumat, 15 Agustus 2008. 2:12 AM, singaporean time), progress yg udah jalan itu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Baru 3 orang yg daftar. 1 apply bwt jadi art-pixel artist / mechanics / content developer, 1 ngomong langsung mw jadi programmer (apa gw yg langsung bilang: lo jadi programmer gw ya, tong?), 1 jadi programmer. Tambah gw jadi 4. Eh ntar dulu. 5 sih. Ada 1 orang lagi yg gw rekrut secara pribadi. :D. ~klu tuh orang beneran mw sih. huhu..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Baru kepikiran tema dari gamenya, keknya ga bakal jauh2 dari adventure. Niatnya sih RPG, tapi keknya mustahal tuh. Huhu.. Bwt 'ngejual' ide gw di depan kelas, gw bilangnya ada unsur edukationalnya. (Ada itung2an 1+1=berapa?). Dan ada unsur action dengan cerita narasi yg akan disusun secara profesional. Halah, ini berlebihan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yang paling saya banggakan adalah (dan kenapa saya repost di blog sekarang ini), saya sudah nemu judul yang pas! Hehe. Game ini akan saya kasih judul:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;HEAVEN: -subjudulnya belum dipikirin-&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa? PPL lagi? Bukan. bukan....&lt;br /&gt;Kali ini HEAVEN-nya beda. Klu dulu HEAVEN adalah &lt;b&gt;Hugely Enhanced Application for Viable Electronic Networking&lt;/b&gt;. == Perangkat yang Dibuat dengan Sangat Keren Sekali untuk Kegiatan Berjaringan secara Elektronik yang Aman, Nyaman dan Membahagiakan. ~Yaah, mirip2 gitulah terjemahan. Sori inglish saya masih berantakan nih. Haha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klu sekarang HEAVEN adalah &lt;b&gt;Heartbreaking Epic Adventure of Valiant Elves of Neverwhere....&lt;/b&gt;. == Petualangan Kepahlawanan yang Memilukan Hati Para Peri (Malaikat) Pemberani dari Negeri yang Entah Dimana. Huahaha.. Ganteng!!&lt;br /&gt;Ngomong2 setelah dapat judulnya, gw accidentally langsung kepikiran ide ceritanya loh. Hoho. Judul tentunya harus mencerminkan jalan cerita. Ada keyword2 tertentu yang harus muncul dalam ceritanya.&lt;br /&gt;Misalnya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Petualangan, berarti game ini temanya tentang petualangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepahlawanan, berarti tokoh utamanya bakal jadi pahlawan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yang Memilukan Hati,,,, tenang.. Gw ahlinya dalam hal memilukan hati kok. Hahaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Para Malaikat Pemberani, jelas dong dimana2 jagoan itu mesti berkarakter pemberani, dan secara ga langsung udah menjelaskan tokoh utama berasal dari golongan malaikat (bukan orang awam).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari Negeri yang Entah Dimana, sekedar untuk membuat pemirsa bertanya2, siapakah gerangan si tokoh utama ini, dan dimanakah dia berada?? Hahaha&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Dan tebak, apa (atau siapa nama) yang sekarang ada di pikiran gw yang bakal jadi tokoh utama cerita ini yang entu saja nama yg gw pikirin ini bakal memenuhi kriteria yg gw sebutin barusan? Hehehehehehehe... Well, not going to make any spoiler for now. You must watch it by yourself. ~Wakaka, kek bakal beneran jadi aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[serius mode=ON]&lt;br /&gt;Yeah, intinya: gw ga bilang sih ini bakalan jadi mudah. Oke, gw pernah beberapa kali (apa sekali doang jadi PM (yg mgkn ga bener)). Sekarang disini pun sebetulnya ga bakal jadi lebih mudah keadaannya. Ngomong pake bahasa Indonesia yg udah 20 tahun gw pake aja masih sering miskomunikasi sama teman-teman setim gw. I repeat if I'm not clear: &lt;b&gt;teman-teman setim&lt;/b&gt;. Sering salah nyampein maxud, salah nerima maxud, mw menang sendiri yang ga jarang akhir2nya bentrok yg ujung2nya ngancam kerjaan tim.&lt;br /&gt;Di sini apalagi. Bwt ngomong bener2 aja gw masih blm bisa, apalagi sampe namanya koordinasi.. Yaah, ga tw sih. Mudah2an ini bisa terlewati dengan baik.&lt;br /&gt;Wish me luck, guys. On same side with doing this to experience something new, I come to this to overcome my so-inability-things called ego as well.. ~Huhu, to speak frankly... Come again, wish me luck broda and sista!!&lt;br /&gt;[/serius]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~dari awal juga serius sih. Hahaha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4550151716438427313?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4550151716438427313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4550151716438427313' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4550151716438427313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4550151716438427313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/heaven-bring-back-old-memories_16.html' title='heaven bring back old memories'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3755790545104223154</id><published>2008-08-13T08:04:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T08:10:52.806-07:00</updated><title type='text'>again... entitled</title><content type='html'>Ada kelas bioinformatics sore ini..&lt;br /&gt;Ngantuq dan sedikit males2an gw sengajain agak telat.. (gila aja 4 sks dibantai sepanjang malam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe kelas akhirnya.. (ga ada cerita penting juga di jalannya).&lt;br /&gt;Sepi...&lt;br /&gt;Hmmm, sepertinya dosennya ga datang jadi orang2 udah pada cabut duluan.&lt;br /&gt;Sok2 mw nungguin dosen, akhir gw masuk kelas dan duduk. Biar kesannya ga rela bgt ga ada kuliah..&lt;br /&gt;Tapi, makin lama kok makin rame ya?&lt;br /&gt;Berasa aneh...&lt;br /&gt;Gw cek jadwal lagi (ada print-annya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siyal, ternyata gw yg kecepetan dateng ke kelasnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosennya akhirnya masuk ga telat semenit pun. Dan habislah malam gw dipake bwt melayang-layang.. T_T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3755790545104223154?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3755790545104223154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3755790545104223154' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3755790545104223154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3755790545104223154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/again-entitled.html' title='again... entitled'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7558369820087809069</id><published>2008-08-09T22:49:00.000-07:00</published><updated>2008-08-09T23:13:27.086-07:00</updated><title type='text'>Angel of Dark Road</title><content type='html'>This is my first Digital Painting (ART260) Assignment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topic: Mask Layer, Clipping, and Adjustment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img363.imageshack.us/img363/5339/dp1800oi5.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What I have done:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Combine 2 different image by masking technique. Here are both the original image.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="border-color:#cccccc;border-style:solid;border-width:1px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SJ6EkfNKhsI/AAAAAAAAABw/RWGW1Y7rT_U/s400/road.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="border-color:#cccccc;border-style:solid;border-width:1px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SJ6E-SkkudI/AAAAAAAAAB4/ffRKtY6d18k/s400/winged_angel_a_01b.jpg" width="40%"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Add shade and light with clipping layer.&lt;br /&gt;3. Using blending change to make shadow of object.&lt;br /&gt;4. Using magic wand to do quick selection.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7558369820087809069?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7558369820087809069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7558369820087809069' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7558369820087809069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7558369820087809069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/angel-of-dark-road.html' title='Angel of Dark Road'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lCJQ8EtoJAk/SJ6EkfNKhsI/AAAAAAAAABw/RWGW1Y7rT_U/s72-c/road.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5095486851660333932</id><published>2008-08-04T05:32:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T05:47:15.372-07:00</updated><title type='text'>1st day</title><content type='html'>Hari pertama kuliah.. Apa sajakah kejadiannya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kuliah pertama: Engineer &amp; Society -&gt; Butuh 30 menit bwt nemu dimana kelasnya. Eh pas nyampe ternyata malah dosennya ga ada. Rugi bangun pagi, jadilah ngabisin waktu sesiangan di perpus (apa? gw? ke perpus? |o|).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kuliah kedua: Programming Languages -&gt; Pertamanya sih semangat. Maklum kuliah pertama. Tapi belum nyampe sejam... tidur. Haha. Jauh2 ksini bwt numpang tidur doang di kelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kuliah ketiga: Digital Painting -&gt; Hoho. Jangan salah, ini bukan kuliah anak SCE seharusnya. Kuliahnya School of Art, Design and Media. Gila, dosennya jago abis. Kebanting abis gw, jadi kek cupu banget gw make photoshopnya.&lt;br /&gt;Eh ngomong2 labnya kerrren gila (tuh, r-nya 3. nyebut 1 aja blm tentu bisa gw padahal). Mac semua. Pake Wacom Tablet pula. Waw! Trus juga ada setengah jam kali gw sampe akhirnya nemu cara keluar-masuk lab high-tech gitu (norak banget ga sih?? maklum ga tiap hari masuk lab pake gesek kartu).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan sih masih asik2 aja. Besok ga tw deh mw ngambil kuliah apa lagi. Masih periode add/drop nih, jadi masih bingung mw ambil apa aja. Keknya sih bakal banyak membelot ke SADM nih gw akhirnya klu dibolehin.&lt;br /&gt;Digital Painting, 3D Modeling, Game Design. Hohoho.. Jadi, siap2 aja saying goodbye to Bioinformatics, Programming Languages, dkk. ~Pokoknya jgn sampe lebih dari 15 sks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huff, time to get back to ICACIA.. T_T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5095486851660333932?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5095486851660333932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5095486851660333932' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5095486851660333932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5095486851660333932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/08/1st-day.html' title='1st day'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1683798328879137774</id><published>2008-07-30T09:46:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T10:21:17.675-07:00</updated><title type='text'>the new chapter has just begun</title><content type='html'>Tak terasa sudah 2 malam saiya di sini. ~halah, kek udah lama aja. Dan saiya ......&lt;br /&gt;tiba2 kangen rumah (home, not house). T_T (ga deng).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama, perjalanan yang cukup melelahkan. Ga berencana ngangkut banyak barang bawaan sih. Baju untuk persediaan 1 semester (apa bedanya dgn persediaan 2-3 minggu, toh bakal dicuci-pakai juga?), alas kaki untuk semua aktifitas (normal: sendal yang paling nyaman (tebak yg mana?), kuliah: sepatu yg terakhir saiya pake pas presentasi ppl (saiya kuliah pake sepatu? nooo), olahraga: sepatu futsal laah (eh, KTL siyap2 booking 1 slot kosong di formasi ya, saiya segera balik. huhu), formal: si pantovel kenangan Kapeh (siyapa tw ada yg niat nikahan disini. hoho)), lubang semut dan segenap pernak-perniknya, ... udah. Tapi entah kenapa ada 5 entitas yg pada akhirnya harus saiya bawa2 (entitas adalah superclass dari: koper, tas, ransel, kantong-yg-sampe-saiya-nyampe-di-sini-saiya-ga-tw-isinya, sama laptop). Hmppphh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, bukan pilihan bagus bwt naik kereta dgn barang2 bawaan yg jumlahnya 5 kali lebih banyak dari pembawanya ini.. (bahkan dalam kondisi kereta yg sangat2 nyaman sekali pun). Eh ngomong2 kok MRT bisa keren gitu yaah (norak mode=ON)???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe di Changi, saiya kira2 prosedurnya sama kek biasa: turun pesawat, ambil bagasi, kabur mw kemana juga, paling abis 5 menit. Berdasarkan info yg saiya terima: 2 jam bwt sampe Boon Lay, ditambah beberapa menit ke kompleks Nanyang. Perkiraan waktu tempuh: 2,5 jam dari bandara - tempat tidur. Jadi jam 5 udah nyampe harusnya.&lt;br /&gt;Eh twnya prosedur imigrasi2an bikin tua juga ya ternyata (norak mode=ON, maklum ga tiap hari keluar negeri, seengganya klu harus keluar negeri lagi jadi udah tw deh. ~Amiiiin, hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe Boon Lay, naik Bus ke En-Te-U, udah lewat jam 5 sih, padahal janjian ama yg jemputnya jam 5. Dan ada sesuatu yg saiya lupa cek sebelum berangkat: dimana meeting pointnya. Haha. Siapa yg goblok nih klu gini? (Bukan saiya sepertinya). Pake hukum I pelayaran ke laut baru: malu bertanya, malu di jalan sajalah jadinya. Beruntung banget supirnya ga tw. Jadilah pake hukum II pelayaran ke laut baru: pilih saat yang tepat secara random untuk menjejakkan kaki di daratan. Dan beruntung sekali saiya langsung sampai di academic complex, bukan residence complex. Pintar, siyapa ga bengong ngeliat orang asing datang ke kampus bawa2 koper (jangan2 pada mikir saiya bawa buku saking banyaknya, huhu).. Yah singkat cerita, ketangguhan saiya dalam berlayar akhirnya membawa saiya ke jalan yang benar. Tepat di depan Hall 1 (yaah, disinilah saiya sekarang, tepatnya kamar 18-1-297 klu ada yg mw berkunjung), saiya menjejakkan langkah kaki dengan mantap. Trus dengan anggunnya beramah-tamah sama dua orang wanita muda yang sedang nongkrong di halte terdekat (mbak, pusat mahasiswa internasional dimana yah?).&lt;br /&gt;Tebak ekspresi pertama si wanita2 itu? Mereka bersorak penuh kegembiraan seakan2 baru saja menemukan setetes air pelepas dahaga di tengah gurun yang tandus. ~halah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan fiksi loh... Lanjut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, sebenarnya mereka senang karena sudah sangat lama menunggu kedatangan seorang anak muda yang NTU beruntung untuk segera memilikinya. ~ah, mulai berlebihan lagi. Yasudah, intinya, sang penunggu yang tadinya gw bingung cewek apa cowo (karena sulit untuk menjustifikasi seorang yg bernama Chinese, maka saiya mengurungkan niat bwt menelpon), adalah orang-orang itu. Yah, syukur bwt mereka, syukur bwt saiya juga.. Tapi percayalah tingkat bersyukurnya mereka harusnya lebih tinggi. Kalau saiya tidak datang, tentu penantian mereka tidak akan ada akhirnya. Sedangkan saiya.... halah, stop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, sebenarnya masih ada cerita di hari kedua sih. Tapi yasudahlah sudah jam 1 malam ini di sini. Besok mesti bangun pagi, orientasi! (==mabim??) Hehe.&lt;br /&gt;Bingung juga sebetulnya. Saiya sengaja mengeset jam di laptop dengan waktu WIB biar jadi ga lupa pulang ntar satu semester lagi. Hahaha.. Ngantuk juga euy. Daaah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1683798328879137774?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1683798328879137774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1683798328879137774' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1683798328879137774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1683798328879137774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/new-chapter-has-just-begun.html' title='the new chapter has just begun'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1768859627582376648</id><published>2008-07-24T09:08:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T09:21:07.555-07:00</updated><title type='text'>melancholic fragment, part-D</title><content type='html'>Sebenernya lagi pengen bikin lagu, tapi belum ada waktu bwt nyentuh gitar lagi. Sibuk nih (cih), packing2. ^^. 4 hari lagi. X_X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus nemu puisi (ga penting sih, gyahaha), tentang persahabatan (kayaknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRECIOUS LIKE DIAMOND&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As a teardrop falls, the day turns to night,&lt;br /&gt;Silently I cry, I won't give in without a fight,&lt;br /&gt;I'll wipe away the tears and give you a call,&lt;br /&gt;Because I know you are there whenever I fall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You'll listen for hours and tell me I'm strong,&lt;br /&gt;You'll be by my side and always guide me along,&lt;br /&gt;There will be times when you don't pick up the phone,&lt;br /&gt;Yet I know that I'm in your heart, I'll never be alone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A friend like you is as precious as a diamond ring,&lt;br /&gt;And in my life, happiness you always seem to bring,&lt;br /&gt;I thank you for just being there when I need a hand,&lt;br /&gt;For being a friend and being able to understand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~tribute to penyairnya (ga tw syp, hohoho).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya gw posting di sini, karena gw pengen nge-take sebagian judulnya bwt bikin lagu yg berikutnya. Yah, tinggal di bahasa Indonesia kan saja (karena belum mampu bikin lagu bahasa Inggris), jadi judul lagu berikutnya (semoga): "Seperti Intan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh ntar dlu.. Diamond itu bahasa Indonesianya ....... ^^&lt;br /&gt;~Bahkan 'like' pun sebenernya punya 2 makna bukan?? gwahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah ya sebelum lupa, klu puisi di atas gw persembahkan bwt teman2 smw. Untuk kebersamaan 3 tahun ini. (Huaaa.. T_T).&lt;br /&gt;~Tapi klu lagu yg bakal gw bikin bwt apa ya? Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, packing2 lagee...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1768859627582376648?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1768859627582376648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1768859627582376648' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1768859627582376648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1768859627582376648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/melancholic-fragment-part-d.html' title='melancholic fragment, part-D'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3276898570701021133</id><published>2008-07-16T23:17:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T01:06:41.147-07:00</updated><title type='text'>semarang, I'm in love</title><content type='html'>Huaaah... ceritanya gw lagi di semarang nih. Gara2 poster keren gw yang berjarak 5 postingan di bawah ini yang dihargai ****** rupiah. Hehehehe.. ~bukan ini poinnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, intinya saya sekarang sedang meninggalkan lubang semut demi melihat belahan bumi di sisi lain yang menyenangkan. Implisit??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian eksplisitnya, gw lagi di PIMNAS (yeah, pekan imunisasi nasional??) di Unissula (universitas sullabaya??) Semarang gara2 si poster "Fight the Global Warming" gw yang keren abbis itu. Kebetulan sekali UI lagi kekurangan tim poster (kekurangan poster bwt dieksebisi (apa dieksehebisi??) ke pimnas Semarang). Ga kebetulan juga sih. Udah dikasih tw juga sblm si poster selese sbetulnya. Yah, gara2 abang dan adek gw ke semarang, jadi rada jealous ama mereka jadilah nyari2 alesan ikut2 nyampah ke Semarang (reka adegan: Buk, ntar klu saya ga ikut trus ada yg nanya2 maksud posternya, trus ga ada yg bisa jelasin deh. Jadi saya ikut aja ya?). Alasan lainnya: semut2 itu bikin butek. Break dlu deh bentar, biarin semut ratunya betelor dlu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, akhirnya selasa malam gw sampai juga di Semarang. Nyampe2 di kasih kamar hotel (dikasih?). Harusnya pada bedua2 tapi gara2 roommate gw (huh) blm nyampe jadilah jadi (inilah contoh penggunaan kata 'jadi' yg redundan) sendirian malam itu di kamar. Penguasa kamar sepenuhnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sbenernya pertama2 nyampe rada ngerasa masuk perangkap juga sih. Rata2 kan anak KKTM ama PKM aja tuh. Pasti omongannya ga jauh2 dari sana. Blm lagi semua orang di sana orang2 asing semua (klu ini contoh penggunaan 'semua' dan 'orang' yg redundan) bwt gw. Merasa kek alice in wonderland (prasaan macam apa ini??). Tapi syukurlah manusia dilengkapi dengan kemampuan berirritabilita atau kemampuan untuk beradaptasi terhadap rangsangan... oke, sebaiknya pake kata adaptasi aja.. kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Jadilah selama 3 hari di sini, ada beberapa orang yg gw kenal hari ini, ada beberapa orang yg gw kenal hari kemarin, tapi 1 orang yg gw kenal di hari pertama nyampe (apa lebih tepat pake kata hubung 'dan'?). Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yg mw gw ceritain dari PIMNAS-nya ya? Bingung. Kadang gw ngerasa ga enak bgt idup harus ngerjain banyak beban, tapi klu lagi nyampah2 gini kek terlunta2 juga. Bayangin aja, tiap malam, balik dari Unissula (lokasi pimnasnya) ke hotel, semua orang pasti langsung kasak-kusuk, nyiapin inilah-itulah bwt besok presentasi, lomba, dan sejenisnya. Gw? Masuk kamar, langsung pasang mode bengong... Kaciann. ~Kagum deh sama wanita2 hebat di sini, eh maksud gw orang2 hebat di sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharian kemarin ngawasin stand, hari ini juga. Bahkan mulai nyesel knp ga ngasal kirim aplikasi bwt ikutan AKOSS (itu loh lomba open source software development yg di-post pak ari waktu itu di scele), seengganya lebih keliatan ada ngapa2in lah di sini. Kirim I-Cry kek, ato klu perlu Shopping-Cart versi tugas DPBO. Haha. Kan yg penting dikembangin pake open source. Mupeng doang ngeliatin orang2 pamer aplikasinya. Aduh. Aduh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah bwt bertahan hidup dari kebosanan, gw berkeliling saja ke stand-stand univ-univ (klu ini kata ulang yg redundan), bwt ngeliat-liat. Banyak hal sih, jadi keknya bakal capek ngepost bgituan di sini. Gw rangkum aja ke stand yg menarik perhatian gw, yaitu standnya anak Unair, bagian psikologi. Ada meja yg ngenalin bagian ilmu psiko yang namanya Graphology (klu ga salah). Itu sih katanya bwt ngenalin karakteristik orang lewat kecendrungan orang menyukai gambar atau tulisan tangan bahkan tanda tangan. Penasaran, jadilah gw coba. Dan inilah rangkuman analisis karakter yg gw dapatkan (setelah gw memilih bangun segitiga dan menuliskan alasan gw menyukainya, lalu tanda tangan):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizki Mardian itu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Fokus, kalau udah mulai ngerjain sesuatu susah diganggu. Bener kali ya?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cenderung menggebu2, gw ga ngerti2 banget maksudnya sih. Haha. Tapi, emang iya ya?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tipe pemimpin, hohoho.. walaupun dengan tipe kepemimpinan yang otoriter, tapi katanya dengan lingkungan yg tepat bisa berubah demokratis. Iya ga ya? Hehe.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ga sabaran, haha. Ga komen ah.. :p&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Agak dogmatis, cenderung pengen nge-dogma (baca: maksain kehendak) orang2 sama yg gw anggap bener. Haha, apa pula ini?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mardiansentris. Oke, ini istilah yg gw bikin sendiri bwt ngedeskripsiinnya. Penjelasannya dlm bahasa lainnya sih mgkn: "Full of myself". Cenderung terpusat pada diri sendiri. Beda dengan egosentris loh..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Normatif, suka merasa terikat sama aturan2, baik yg dibuat orang lain ataupun aturan2 yg gw normain sendiri. Bisa jadi keraguan2 dlm ngerjain suatu hal itu cuman gara2 gw merasa terikat sama norma tertentu. Tapi dy juga bilang, gw tipe tegas juga kok. Hahaha..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Paling cocok berada di kompetisi, karena gw orangnya ambisius dan ga mw kalah.. Huhu, pujian apa celaan ya?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perfeksionis! Hohoho, One of my Gift from the God, I thought..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tipe input, sedangkan bwt output dan prosesnya kadang perlu dipertanyakan. Huhu.. Jadi biasanya bisa membuat perencanaan dengan baik, tapi blm tentu bakal bener2 jalan tuh rencana. Haha. Pantes kerjaan gw sering ga kelar ya. Haha. Terjawab deh kegagalan I-Cry. Hehe.&lt;br /&gt;~Smoga si semut ga bakal kek gini..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering ngelakuin hal-hal ga perlu sebetulnya. Tadinya gw ga ngerti, trus dijelasin: biasanya dalam ngerjain sesuatu gw suka nambah2in hal yg ga penting sebetulnya. Padahal yg gw tambahin ga ada di rikuirmen (bener ga bahasa Indonesianya kek gitu?), tanpa itu masih bakal gpp juga sbtulnya, karena bkn sesuatu yg diminta.. Hmmmm, inget apa ya? :p&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karena gw tipe otoriter dan agak dogmatis, maka partner kerja yg cocok bwt gw itu: orang2 yg tipenya penurut. Klu ga bisa jadi tim yg 'disasterrific' (udah cukup menggambarkan kehancuran ga ya?).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Trus, bagian yg paling gw suka adalah tipe kerjaan yg diramalkan paling cocok bwt gw: Eksekutif, Supervisor dan sejenisnya. Pokoknya bagian yg 'di-atas' gitu deh. Hehehe. Amiiiin...&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah udah ah, kepanjangan..... dan ga ada hubungan sama judulnya juga. Hohoho..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3276898570701021133?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3276898570701021133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3276898570701021133' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3276898570701021133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3276898570701021133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/semarraang.html' title='semarang, I&apos;m in love'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3254194536802412188</id><published>2008-07-16T23:04:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T23:11:06.633-07:00</updated><title type='text'>still...</title><content type='html'>God, I wish I got that one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Yeah, since nothing's the same..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3254194536802412188?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3254194536802412188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3254194536802412188' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3254194536802412188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3254194536802412188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/still.html' title='still...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2250891230799466287</id><published>2008-07-15T07:18:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T08:18:24.564-07:00</updated><title type='text'>logic defective rate=110%</title><content type='html'>God, I wish I got the like that one (if not that one).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2250891230799466287?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2250891230799466287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2250891230799466287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2250891230799466287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2250891230799466287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/just-nothing.html' title='logic defective rate=110%'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4566555463826361096</id><published>2008-07-11T10:02:00.000-07:00</published><updated>2008-07-11T21:20:15.187-07:00</updated><title type='text'>I am Gift from the God</title><content type='html'>Tidak usah kaget, tidak usah heran ketika anda melihat ada yang tidak biasa di sini. Jangan pula bertanya-tanya: "Apakah saya telah salah memasukkan alamat URL?".&lt;br /&gt;Tidak. Tidak. Tidak ada yang salah, karena semuanya masih berjalan lancar, aman dan terkendali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya memutuskan untuk kembali mengganti suasana di sini. Setelah sebelumnya kita bermain-main dengan rancangan yang terkofigurasi setengah hati, sekarang saatnya untuk menyiapkan tema baru dalam rangka relaksasi, penyegaran kembali norma-norma yang telah memudar (apa ini maksudnya?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah bertele2, maka tema kali ini pun diputuskan: "I am Gift from the God"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu berlebihan? Tidak. Tidak. Justru ini sangat sederhana sekali. Pertama, tidak banyak warna yang dipermainkan kali ini, bahkan minimalis. Saya sedang jatuh cinta dengan abu-abu. Kedua, kenapa: "I am Gift from the God"? Mudah sekali. Ini karena saya memutuskan untuk menjadikan suatu kalimat detonasi sebagai sebuah judul. Ya, detonasi. Coba telaah apa arti kalimat tersebut di atas, tidak akan berbeda dengan: "Saya seorang Rizki". Yak, sangat bukan kiasan, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah, intinya... saya memang sedang tergila-gila dengan manusia-manusia bersayap! Hahaha..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4566555463826361096?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4566555463826361096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4566555463826361096' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4566555463826361096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4566555463826361096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/i-am-gift-from-god.html' title='I am Gift from the God'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5697960276312065430</id><published>2008-07-10T04:59:00.000-07:00</published><updated>2008-07-10T05:41:07.049-07:00</updated><title type='text'>brain defective rate = 90%</title><content type='html'>Hahahahahahahahahahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saiya benar2 sedang speechless sekarang.. (lebih tepatnya beberapa detik yang lalu).&lt;br /&gt;Dimulai dari bangun pagi dengan penuh keterburu2an gara2 sehari sebelumnya saiya mendapat panggilan untuk menghadap Bu K*siy*h jam setengah 8 pagi besoknya (yang tentu saja berarti hari ini).&lt;br /&gt;Hmm, urusan apakah yg menuntut pengorbanan segini besarnya? masih terlalu subuh bwt saia untuk menyapa matahari, walaupun sesungguhnya dulu di masa2 muda saia bahkan bisa mencapai kampus jam 5 pagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaggal. Sampai kampus jam 8. Jadilah pagi ini saya terpaksa gentayangan saja menanti hingga kelas alinnya disudahi (pernyataan ini masih berhubungan dengan kalimat terakhir saiya di paragraf sebelumnya). Bermodalkan kebiasaan masa perkuliahan yang belum lama saiya tinggalkan, saiya melakukan reasoning: "jika kelas dimulai pada pukul 8.00, maka kelas akan diakhiri pada pukul 09.40".. Tidak ada yang salah sepertinya. Tapi lagi2 pikiran saiya tidak sedang bisa (apa sedang tidak bisa?) membuat perhitungan dengan akurat. Entah bagaimana caranya kelas alin itu masih belum berakhir hingga jam 10.00. Terlintaslah satu kesimpulan baru yang saiya rasa sempurna. "Ya, ini adalah SP. TBA saja dulu selesainya jam 12.00". Maka, saia pun memutuskan untuk ke lab computational-intelligence-divisi-robotik (huff, capek nyebutnya) demi menjalankan hari dengan sedikit lebih berguna. Baru jam sebelas ada pesan yang saiya terima bahwa Ibu K*siy*h sudah menyudahi kelasnya dan sekarang sudah meninggalkan lokasi kejadian... Zzz.. Lagi2 satu kesalahan kecil yang tidak signifikan. Tentu saja karena TBA itunya mulai jam 9, maka selesainya jam 12 (tentu saja dengan si generator keren akan mulai berkumandang pada pukul jam 10.06 dan selesai pada pukul 10.12)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, itu bukan cerita utamanya sih. (Nah lho??).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharian ini saiya mencoba mengerahkan segenap daiya dan upaiya yg saiya punya (thx untuk komen di post sebelumnya), demi menyelesaikan satu algoritma yang sudah sangat kita kenal dengan sangat baik. Apalagi kalau bukan: DFS!!!&lt;br /&gt;Sebenarnya, algoritma ini sudah saiya selesaikan kemarin malam, makanya hari saiya pikir saiya dapat berlanjut ke algoritma selanjutnya: MST!!!&lt;br /&gt;Apa daiya, ternyata ada celah kesalahan pada kerjaan saiya di hari sebelumnya. Kesalahan yang tidak membawa pesan error, tidak run-time error, tidak sintaks-error. Bagaimana debuggingnya?? Saiya pun berfirasat, ada yg salah dengan DFS-nya. Maka saiya kerjakan lagilah si DFS ini dengan gaiya baru (sambil salto? apa nungging?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 12.00: belum berhasil. Masih terlalu dini untuk menyerah.&lt;br /&gt;Jam 15.00: masih gaggal. Sudah cukup membuat lelah sebetulnya, tapi saiya sudah berjanji takkan menyerah!&lt;br /&gt;Jam 17.00: belum ada perubahan. So, tired and exhausted... Huff! Tapi masih bertekad bakal nyelesain sebelum maghrib.&lt;br /&gt;Jam 18.00: merasa terlalu lelah. Akhirnya memutuskan sholat dulu saja.&lt;br /&gt;Jam 18.45: hampir memutuskan untuk mengakali si-error menjadi si-seolah2-fuzzy. Mw melanjutkan ke bagian selanjutnya saja. Lalu melihat ketidak rapian kode program yang saiya kerjakan. Maka berpikir untuk tidak ada salahnya untuk dirapiin dulu. Dan tebak apa saiya dapatkan? ERRORNYA ILLAAAANG!. zzz... ternyata salahnya di susunan baris, yang ga perlu mikir buat benerinnya (boong deng). Huhu. *Terus apa artinya perjuangan saiya seharian ini? T_T..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hufff,, lega setidaknya.. Sekarang saatnya MST! Oh MST, I'am (or will be?) coming!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Satu lagi tanda2 kerusakan saiya. Ketika stuck di beberapa poin pada kodingan DFS sebelumnya, saiya akhirnya memutuskan untuk menggunakan BFS saja karena lebih mudah (sepertinya begitu). Akhirnya ngulang koding, dan tebak apa yang saiya dapatkan pada akhirnya? DFS!! Bukan BFS.. Aduh, sepertinya otak saiya perlu penyegaran nih....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5697960276312065430?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5697960276312065430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5697960276312065430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5697960276312065430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5697960276312065430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/brain-defective-rate-90.html' title='brain defective rate = 90%'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8908265623761909466</id><published>2008-07-08T21:16:00.000-07:00</published><updated>2008-07-08T22:00:30.047-07:00</updated><title type='text'>brain defective rate = 80%</title><content type='html'>Huh, sepertinya gw sedang tidak produktif sekali dalam beberapa waktu ke belakang ini (tebak, yg mana depan yg mana belakang ya?). Si 'semut-semut perjuangan' sedang tidak mengalami banyak kemajuan. Sampai sejauh ini cuman baru bisa: cari sumber makanan, balik ke sarang, trus bisa kenalan sama semut-semut yang lain juga loh. Hmm, apa hebatnya? Semut-semutnya masih harus lebih jago daripada yg sekarang. Mesti bisa nyari jalan yg paling ganteng. Mesti bisa meriksa jalur yg paling ga oke. Dan mesti bisa nyelametin gw dari presentasi progress-report berikutnya (nooo, sekarang udah hari rabu lagi aja).&lt;br /&gt;Hmmm, ada baiknya gw perkenalkan dulu simulator sakti gw yang bernama NAML ini. FYI, kenapa gw kasih nama NAML? Itu diambil dari bahasa arab, artinya "Semut" (weits, gw juga bisa bahasa arab loh). Selain itu ada kepanjangannya juga. NAML = 'from &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;N&lt;/span&gt;atural &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A&lt;/span&gt;nts into &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;M&lt;/span&gt;obile &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;L&lt;/span&gt;abour'. Yaah, gw juga ga ngerti nerjemahinnya, harap dikira2kan saja ada maksud dan tujuannya. Jeng jeng jeeeng, ini dia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img521.imageshack.us/img521/8228/namlpv0.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;Jangan menilai buku dari covernya. Si NAML ini emang belum dalam state paling gantengnya dia buat saat ini, tapi jangan salah! Seluruh hidup gw di tahun kedua puluh satu ini telah gw dedikasikan sepenuhnya bwt membiakkan ini barang (inilah yg dinamakan hiperbola). Belum terlalu penting bwt ngerender openGL-nya sekarang, jadi mohon diterima saja kalau semua anggota ekosistem (halah), mulai dari sarang, sumber makanan sampai semutnya baru cuman kotak-kotak ga lucu kek gitu.&lt;br /&gt;Kembali ke perkenalan, kotak merah di kiri bawah adalah sarang, kotak hijau di kanan atas adalah sumber makanan, dan kotak-kotak biru yang banyak itu adalah semut-semutnya. Jadi ceritanya (apa gw bilang 'cerita'?), si semut yang tadinya disebar secara random keluar sarang, harus bisa nemuin itu makanan. Trus ketika ada satu ato beberapa yg nemuin si sumber makanan, dy harus ngasih tw yg laen (dari gambar, yg udah nemu itu si robot semut yang paling kanan atas). Yah, pokoknya abis itu si robot2 ini mesti bikin jalur paling ganteng bwt balik ke sarang (ada apa dgn kata 'ganteng' sepertinya gw terlalu banyak menggunakannya). Trus... ga susah kan? (inilah yg dinamakan majas ironi).&lt;br /&gt;Sebenarnya sih klu dipikir2 apa yg udah gw kerjain juga emang ga banyak sih (inilah yg dinamakan denotasi.. bukan, detonasi). Tapi entah ada sesuatu penyakit apa yang sekarang sedang mewabah. Bawaannya males di kampus, ngantuk di rumah. Jadilah ga ada progress selama beberapa hari ke belakang ini (tebak, yg mana depan yg mana belakang.... ah, gw mulai garink).. Dan tebak seharian kemarin apa yg gw kerjain di lab robot. Jeng jeng jeeng. Ini dia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img75.imageshack.us/img75/1407/postersemarangrgbresizeab8.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;Gwahaha.. Kenapa nih gw tiba2 bikin poster tentang global warming? Kemarin lagi browsing2 ga jelas, tw2 nemu gambar bumi. Jadilah buang2 fantasi ngerjain hal ga jelas. Jgn protes juga klu hasilnya jelek. Posternya gw kerjain dalam konfigurasi setengah hati tuh. Hahaha.. ~ngomong2 akhir2 ini gw takut jadi gila loh..&lt;br /&gt;Ah, sekarang pun udah siang begini tapi belum mulai nyentuh2 NAML lagi (kecuali bwt ngambil screenshot tadi). Saatnya kerja sebelum pikiran gw bener2 rusak 100%. Huhuhu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8908265623761909466?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8908265623761909466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8908265623761909466' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8908265623761909466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8908265623761909466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/brain-defective-rate-70.html' title='brain defective rate = 80%'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-9008479778102335347</id><published>2008-07-07T01:08:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T01:26:46.610-07:00</updated><title type='text'>final obstacle</title><content type='html'>Huaah, it's about the very-last obstacle..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metpen, Bu An*ati udah setuju distance-learning semester depan.&lt;br /&gt;Tinggal Pak D*dit yg mesti ditembus kerajaan Komas-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hopefully, there will be no eighth for me. Hehe..&lt;br /&gt;I am nearly in the point of no return now... X_X. Say my prayer!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*eh, ngomong2 katanya Pak D*dan bakal ngajar Citra semester depan bareng Bu An*ati. Give it a try. Highly-recommended!&lt;br /&gt;*Fangsio juga bakal jadi pilihan bagus, Pak Ad*la's rules! (sayang skali terpaksa nolak tawaran ngasdos bwt semester depan). Haha..&lt;br /&gt;~Surely, I'll miss so many things from now on. :(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-9008479778102335347?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/9008479778102335347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=9008479778102335347' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/9008479778102335347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/9008479778102335347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/07/final-obstacle.html' title='final obstacle'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4965030351377899871</id><published>2008-06-27T03:04:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T03:34:57.264-07:00</updated><title type='text'>melancholic fragment (part-C)</title><content type='html'>Sekedar melengkapi melancholic-post series. Yaah, lagu lain yang pernah gw bikin beberapa bulan lalu.&lt;br /&gt;Ceritanya kemarin lagi suntuk nyemut (bikin semut??), ngambil gitar, ngejreng asal maenin kunci, tw2 nyampe nada lama yg pernah gw susun.&lt;br /&gt;Percayalah, ini cuman sebuah karya seni...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LULUH LANTAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;song/lyric: Rizki M, genre: alternative&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;Melati, dulu kau mewangi&lt;br /&gt;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;Tumbuhkan niatku memetik kuntummu&lt;br /&gt;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;Tak kusangka tega kau runtuhkan&lt;br /&gt;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;Kuatnya inginku untuk menyandingmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-style:italic;"&gt;Bridge:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;Tak mungkin kuteruskan perasaan ini&lt;br /&gt;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;Setelah kau luluh lantakkan batin ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-style:italic;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Reff 1:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kan ku cari arti sisa jejak langkahku&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Semoga ini tak akan lagi aku hadapi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kau adalah warna yang tak harus aku impikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kau hanyalah fatamorgana yang menyakitkan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Reff 2:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ku mencari makna yang telah pernah ku tinggalkan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tak akan lagi nada lirih ini ku nyanyikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kau adalah warna yang tak harus aku impikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kan ku dapati bidadari suci pengisi tahtaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;Melati, kau pernah ku sanjungi&lt;br /&gt;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;Berharap kan jadi pangeran hatimu&lt;br /&gt;D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bm&lt;br /&gt;Tapi mengapa tak kau acuhkan&lt;br /&gt;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;A&lt;br /&gt;Mahkota terindah yang ku persembahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;font-weight:bold;"&gt;Back to bridge:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Back to reff:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, satu2nya lagu gw yg dimulai dgn nada dasar D (=desperate?), halah.&lt;br /&gt;Ga lah. Cuman karena pas dimaenin pake kunci balok jadi terlalu rendah aja makanya gw naekin 1 nada. (trust me, this is the real reason!). Pas bikinnya tetep pake kunci C kok &lt;span style="font-style:italic;"&gt;secara&lt;/span&gt; suara gw di C.&lt;br /&gt;Huh, jadi kangen studio nih... Ayolah mal (seneng kan lo mal, nama lo ada di postingan gw), mari bernyanyi sekali lagi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4965030351377899871?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4965030351377899871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4965030351377899871' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4965030351377899871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4965030351377899871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/melancholic-fragment-part-c.html' title='melancholic fragment (part-C)'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6380519482975168377</id><published>2008-06-25T02:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T06:53:16.654-07:00</updated><title type='text'>21</title><content type='html'>21 itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dibaca: dua-puluh-satu (dalam bahasa Indonesia) atau twenty-one (dalam bahasa Inggris).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Klu digunakan untuk menyebut urutan jadi: yang-kedua-puluh-satu (dalam bahasa Indonesia) atau twenty-first (dalam bahasa Inggris).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Merupakan angka dalam aksara latin yang dibentuk dari angka 2 dan 1, didahului oleh 20 dan diikuti oleh 22.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dapat dibagi oleh hasil penjumlahan digit-digitnya tersebut.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bilangan komposit (bukan prima) yang memiliki faktorisasi perkalian bilangan prima 7 dengan 3.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bersama 1 dan 21, 4 angka yang disebutin terakhir merupakan seluruh faktor pembagi dari angka ini&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam representasi romawi jadi: XXI.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam representasi binary jadi: 10101.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam representasi basis 4 jadi: 111.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam representasi octal jadi: 25.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam representasi hexadecimal jadi: 15.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Merupakan elemen kesembilan dari bilangan fibonacci.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Merupakan elemen ketiga belas dari bilangan padovan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Merupakan hasil penjumlahan 6 bilangan asli pertama, maka disebut bilangan triangular.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dari titik-titik sejumlah ini dapat disusun suatu bangun oktagonal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Merupakan bilangan atom unsur kimia scandium.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dalam sepakbola merupakan nomor punggung yang pernah dipake oleh: Andrea Pirlo (Milan), Santiago Solari (Inter), Zdenek Grygera (Juventus), Matteo Ferrari (AS Roma), Salomon Kalou (Chelsea), Lilian Thuram (Barcelona), Cristoph Metzelder (Real Madrid), David Silva (Valencia), Philip Lahm (Bayern Munich), Simone Inzaghi (Lazio), Rizki Mardian (Kepingin Tampil. Hohoho)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sekarang abad ke 21 juga loh..&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dan kebetulan sekali... 21 tahun dihitung mundur dari postingan ini, seorang anak ceria penuh bakat dilahirkan. Hmmm, kebetulan sekali... :p&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6380519482975168377?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6380519482975168377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6380519482975168377' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6380519482975168377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6380519482975168377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/21.html' title='21'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-672421353339373865</id><published>2008-06-19T07:10:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T07:29:42.204-07:00</updated><title type='text'>prologue</title><content type='html'>Buat teman-teman yang sedang merasa kelelahan,&lt;br /&gt;Bangunkan lagi semangat-semangat yang tertidur itu..&lt;br /&gt;Ayolah, kalian pasti bisa melewati ini semua.&lt;br /&gt;Karena pelaut yang handal tidak dilahirkan di laut yang tenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Yah, bukan tanpa alasan gw nulisnya. Semoga dapat diambil hikmahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-672421353339373865?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/672421353339373865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=672421353339373865' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/672421353339373865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/672421353339373865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/prologue.html' title='prologue'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5340025840225978269</id><published>2008-06-14T07:51:00.000-07:00</published><updated>2008-06-14T08:06:23.073-07:00</updated><title type='text'>say my prayer</title><content type='html'>God, please show me the way...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5340025840225978269?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5340025840225978269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5340025840225978269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5340025840225978269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5340025840225978269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/prayer-of-mine.html' title='say my prayer'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6713736701737519960</id><published>2008-06-12T10:09:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T10:12:15.480-07:00</updated><title type='text'>entitled</title><content type='html'>Agak khawatir sekarang.&lt;br /&gt;Tentang beberapa hal.. Bukan, banyak hal sebetulnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6713736701737519960?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6713736701737519960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6713736701737519960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6713736701737519960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6713736701737519960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/entitled.html' title='entitled'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3102248908163474440</id><published>2008-06-11T06:15:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T08:53:26.219-07:00</updated><title type='text'>journey to the west</title><content type='html'>Yeah, saya sudah kembali.. Maka berbahagialah!&lt;br /&gt;Hm, darimanakah? sudah terjawab sepertinya.&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan? banyak hal tentu saja. Hidup saya tentu saja masih bergerak meskipun tidak harus bergaul dengan si Muhammad Husni Thamrin ataupun Jendral Sudirman. Hahaha... Dammai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ngomong2 soal gerakan, ternyata ada 2 anak kucing baru di rumah saya. Huu, lutunaaaa.. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;)hm,apa hubungannya?(&lt;/span&gt; ~tuh liat Dan, gaya baru penulisan tanda kurung gw udah original kan..&lt;br /&gt;Sungguh 3 hari yang cukup mahal. Apa ada hubungannya dgn kenaikan BBM? Entahlah. Avtur juga manusia (k*mal apa gw nih yg mosting?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ruangan dgn agak canggung. Dikenalin sama orang2 satu per satu (pasti ga smwnya meratiin juga sih). Kok pada serem ya? Trus dikasih laptop, trus ditinggal bengong begitu aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh ntar dulu.. Klu yg ini mah versi hari pertama KaPeh gw dulu. Haha. Bukan ini cerita saya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulang.&lt;br /&gt;Hari pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasil bangun pagi, langsung melesat menuju landasan terbang. Mw uji coba terbang dengan sayap saya? Hoo, tentu bukan. Kali ini masih cukup merendahkan hati dengan menumpang si burung besi, walaupun kepagian membuat saya harus bosan menunggu. Akhirnya kembali ke kayangan..&lt;br /&gt;Sampai di tempat tujuan. Ga banyak yg berubah. Kebanyakan masih bersesuaian dengan pencitraan terakhir yang tersimpan baik di balik cerebellum saya. Dokumentasi yang pernah terkubur dalam liang2 terbaik di ingatan saya yang sempat tertimbun oleh perjuangan hidup, kembali muncul permukaan. Orang-orang sih bilangnya 'kenangan'. Tapi sayang sekali saya tidak hidup dalam kenangan tuh. Mungkin lebih tepat klu si kenangan yang hidup di dalam saya. Cih..&lt;br /&gt;Malamnya, ternyata hemoglobin saya sedang tidak ber-iritabilita dengan baik. Suhu malam ini membunuhku. Sekarat karena penyakit yang tak ada obatnya.. Bukan, bukan sakit hati. Flu lebih bisa menyakiti saya sekarang.. Tapi teratasi oleh obat dari ibu yang membuat tidur nyenyak.&lt;br /&gt;Pas baru nyampe rumah agak kaget sebetulnya, terjadi perubahan signifikan pada tata ruang di kamar saya. Tempat tidur yang lama sudah terekstradisi dengan didatangkannya tempat tidur lain dari kamar adik saya, berhubung tempat tidur adik saya terekstradisi juga dari kamarnya dengan didatangkannya tempat tidur yang lebih muda. &lt;br /&gt;Huh, jadilah malam itu saya tidur di tempat tidur wanita. Huhuhu... Tapi nyaman juga. Anti-nyamuk. Bersenjatakan selimut 'merak' jadilah saya terekstradisi dari keinginan menjamah perhelatan bangsa-bangsa Eropa (Ayo, gw masih dukung Ceko!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang objek2 dan pajangan2 penghuni si kamar keramat, ini nih tadinya spare part yang ada di dalamnya:&lt;br /&gt;- Poster gede Lazio yang tadinya berada persis di atas kepala tempat tidur saya, masih ada.&lt;br /&gt;- Tempelan bertuliskan nama 2 orang sakti penguasa kamar, masih ada.&lt;br /&gt;- Foto kedua orang tua bersama si anak pertama, (sayangnya) masih ada.&lt;br /&gt;- Foto lulusan angkatan yang tentu-saja-paling-oke pas SMA dulu, masih ada.&lt;br /&gt;- Bingkai foto hasil prakarya yang cukup memorable pas SMP, masih ada. Lengkap dengan Tidus-nya.&lt;br /&gt;- Poster formasi Lazio masa si Alberto Zaccheroni, masih ada. (Udah pada dimana aja ya tuh orang-orang).&lt;br /&gt;- Poster gede Final Fantasy X (Tidus-Yuna), kapan ilangnya ya???&lt;br /&gt;- Poster ... (apa ya? harusnya ada satu lagi di sebelahnya. Shenmue bukan YA?), udah ga ada.&lt;br /&gt;- Poster Simone Inzaghi, masih ada.&lt;br /&gt;- Poster Filipo Inzaghi, dalam ukuran yang (sengaja) lebih kecil dan (sengaja) di tarok di sebelahnya Simone, masih ada.&lt;br /&gt;- Poster Andriy Shevchenko di balik pintu, masih ada.&lt;br /&gt;- Poster Javier Saviola, pernah ada ga yaa??&lt;br /&gt;- Poster Arsenal di samping lemari, masih ada.&lt;br /&gt;~Saya tidak tahu juga kenapa pernah majang 3 poster yang terakhir... Tapi klu poster si Inzaghi bersaudara...&lt;br /&gt;[retoris]&lt;br /&gt;Hm, tahukah anda bahwa saya mengenakan nomer punggung 21, karena di Lazio saya mengidolakan Simone Inzaghi?&lt;br /&gt;Dan tahukah anda, kenapa saya membela Simone Inzaghi meskipun bahkan dia bukan penyerang terbaik di Lazio?&lt;br /&gt;Jawabannya: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Karena Filipo Inzaghi lebih jago, makanya saya suka Simone Inzaghi&lt;/span&gt;. Hahaha.&lt;br /&gt;[/retoris]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lemari + meja belajar, masih ada. Satu dari 2 objek yang tidak berpindah tempat.&lt;br /&gt;- Rak buku, masih ada. Menggantikan posisi tempat tidur yang lama.&lt;br /&gt;- TV, PS dan perangkat keras yang tadinya saya sebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;teman&lt;/span&gt;, masih ada, dan masih pada tempatnya.&lt;br /&gt;- Komputer, udah ga ada. T_T..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu niat moto kamar, ga jadi2 mulu. Huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua:&lt;br /&gt;Tujuan utama pulang ke pangkuan ibu pun dilaksanakan. Menyelesaikan urusan demi urusan dalam rangka mendapatkan kitab hijau kecil yang akan mengantarkan saya ke petualangan besar yang selanjutnya. Huff, untung ga lama.. Sorenya, terpaksalah diisi dengan ritual kunjung-berkunjung yang mungkin-anda-tahu-bagaimana-pendapat-saya. Done!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga:&lt;br /&gt;Hari ini. Tiba2 kembali duduk kedinginan di bawah AC menatap si tabung dioda, mengisi form ini-form itulah.. Hoho.. Dan ada apa ini di kotak surat elektronik saya: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Thomas Wolf - Facebook NTU Exchange Group for next semester&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Urgh. Haruskah saya pada akhirnya menyerahkan diri pada mainan awam yang katanya-mutakhir-gitu-deh? Ah bodo ah. Mesti nyari2 tiket penerbangan berikutnya. Beneran ga ya katanya bakal dibayarin? Klu gitu sekalian cari tiket yg first-class aja apa ya? Wahaha.. Beginilah klu kebiasaan di promosi penerbangan murah.&lt;br /&gt;Tapi, ngomong2 soal penerbangan.. Saya benci langit di saat awan mendung. Huhu.. Tak seharusnya langit biru dinodai awan kelabu. (Hmmm, ngelantur).&lt;br /&gt;Balik ke pernyataan: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beneran ga ya katanya bakal dibayarin?&lt;/span&gt; Ah, sial, keknya diboongin. Websitenya ga ada. Ah, masak harus ngurus2 ke dikti lagi? huhu. Semanggi lagi dong? Yaa sudahlah, demi first-class... Hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, juli semakin dekat, maka malam pun semakin larut (hm?). Sudah sepantasnya lah saya undur diri dulu dari kisah seputar perjalanan panjang saya 3 hari berlalu. Saatnya kembali ke lubang semut yang harus segera diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kuiznya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara apakah yang paling sering disebut-sebut saat jamuan di meja makan?&lt;br /&gt;~huhuhu. Doakan saya ya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3102248908163474440?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3102248908163474440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3102248908163474440' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3102248908163474440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3102248908163474440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/to-place-i-can-call-it-home.html' title='journey to the west'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8294063422659202259</id><published>2008-06-08T00:58:00.000-07:00</published><updated>2008-06-08T01:03:35.660-07:00</updated><title type='text'>from the deepest of my heart, I officially wish you all the best of luck</title><content type='html'>Buat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;teman-teman&lt;/span&gt; semuwanyah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Kapeh ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smoga suxes dan lancar 1, 2, ato 3 bulan ke depan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8294063422659202259?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8294063422659202259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8294063422659202259' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8294063422659202259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8294063422659202259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/from-deepest-of-my-heart-i-officially.html' title='from the deepest of my heart, I officially wish you all the best of luck'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7077340610862631221</id><published>2008-06-06T00:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T00:38:49.815-07:00</updated><title type='text'>melancholic fragment, part B</title><content type='html'>Ga ada hubungannya sama keadaan hati. Cuman mosting salah satu karya masa jahiliyah. Huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PUTRI TIDUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Song / Lyric : Rizki (currently no-band. T_T)&lt;br /&gt;Genre : Trash-Mellow (hahaha)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lirih dalam lelah&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tlah kurangkaikan nada..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untukmu, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Terindah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dekap slalu eratnya...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku bersamamu... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Putri Tidurku&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Reff:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Coba dengarkanlah..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Aku takkan pernah hentikan lantunan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Teruntukmu, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sayang&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dan pastikan engkau genggam erat jemariku..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Resapkan damai,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rebahlah di bahuku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mimpi yang sempurna,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kan kubawakan, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dara&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan ku doa bahagia,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di saat kau terjaga...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku bersamamu... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Putri Tidurku&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;back to reff&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Interlude:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dan ketika gelap malam dingin menghantui&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kusandingkan detak nafasku kan menemani&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Aku bersamamu...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;F&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hapuslah resah,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;C&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ku kan terus menjagamu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7077340610862631221?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7077340610862631221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7077340610862631221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7077340610862631221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7077340610862631221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/06/melancholic-fragment-part-b.html' title='melancholic fragment, part B'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1495051841923295225</id><published>2008-05-30T21:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T21:04:31.287-07:00</updated><title type='text'>anonim</title><content type='html'>Hari ini dimulai dengan: KESAL!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah sial!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1495051841923295225?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1495051841923295225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1495051841923295225' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1495051841923295225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1495051841923295225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/hari-ini-dimulai-dengan-kesal-ah-sial.html' title='anonim'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3856353616887790766</id><published>2008-05-30T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T00:47:12.831-07:00</updated><title type='text'>khawatir (apa kuatir (apa kawatir))??</title><content type='html'>Hmmm, sedikit merasa iri dengan mereka yang sudah terbebaskan oleh jeratan semester ini. Huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Knp mesti masih ada GGP ama Anap ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah, tapi seengganya gw termasuk orang yang paling dekat dengan liburan. Hohoho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kekhawatiran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak usah mengkhawatirkan u*j*i*a*n yang sudah berlalu. (~terus kenapa ditulis di bagian yg 'mengkhawatirkan'?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hidup untuk 2 bulan ke depan. Semoga ada hal yang bermanfaat yang bisa dilakukan. Pengen nyari materi, nyari kesenangan... Ah ya, masih ada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kuliah itu&lt;/span&gt; juga.. Lalu, gimana dgn rencana nyantai2?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kepastian akan apa yang akan terjadi dalam 6 bulan ke depan. Eh, bukan.. Ini melibatkan 12 bukan ke depan.. Tapi, bisa jadi juga sampai 18 bulan ke depan (~smoga tidak). Ayolaah metpen, janganlah halangi langkahku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kepastian mengenai transfer nilai juga. Aduh, kenapa tiba2 jadi rumit gini ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pola tidur yang makin pecah belah. Kenapa jam ngantuk gw skrg baru datangnya jam 4 pagi ya? Tidur di bawah jam 12 (jam 6?) jelas ga mungkin. Jam 1 atau jam 2 masih melek. Gila, gila, gila, gila. Semalam aja berniat tidur cepat biar bisa ujian dgn tenang, malah baru bisa tidur jam 4 lewat. Aduh. aduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bukti Kelahiran. Sungguh untuk yang terakhir ini, gw emang agak sangat2 khawatir nih..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3856353616887790766?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3856353616887790766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3856353616887790766' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3856353616887790766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3856353616887790766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/khawatir-apa-kuatir-apa-kawatir.html' title='khawatir (apa kuatir (apa kawatir))??'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5246005988212868027</id><published>2008-05-24T00:26:00.000-07:00</published><updated>2008-05-24T01:01:51.952-07:00</updated><title type='text'>studying... learning... sigh</title><content type='html'>Final examination...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmpppff...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I do loving to &lt;span style="font-style:italic;"&gt;learn&lt;/span&gt;! ~Yeah, I really do. And, I think I am pretty good on it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;However, I really hate &lt;span style="font-style:italic;"&gt;studying&lt;/span&gt;! ~Really very hate it so much on the first place! And that is my bad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sialnya kenapa hanya ada satu kata dalam bahasa Indonesia untuk menjelaskan dua hal yang sangat berbeda ini: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;belajar&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari terjemahkan kalimat di atas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;belajar&lt;/span&gt;! ~Yeah, saya sangat suka. Dan, saya cukup bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, saya sangat benci &lt;span style="font-style:italic;"&gt;belajar!&lt;/span&gt; ~sungguh sangat benci sekali! Dan, itu adalah salah satu kekurangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontradiksi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5246005988212868027?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5246005988212868027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5246005988212868027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5246005988212868027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5246005988212868027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/studying-learning-sigh.html' title='studying... learning... sigh'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3063067905532353100</id><published>2008-05-20T22:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T00:54:51.734-07:00</updated><title type='text'>real blabbering on the day</title><content type='html'>Haha, jarang2 gw bisa terbawa emosi pas nonton film (bukannya malah bikin ggp apa grafkom, berantem berebut komputer demi bersenank2 terasa lebih menarik bahkan dibanding belajar). Mgkn karena topiknya yg membuat rada tersindir? Huhu.. tapi, tentu saja tidak seperti yang kau pikirkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mgkn bisa jadi seperti yg kau pikirkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tetap aja gw tidak akan semudah itu untuk seperti-yg-dipikirkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wonder if that kind of people is really exist.. Err, of course the real-she is very exist. Huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, stop blabbering..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seengganya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One of my biggest dream in the past 3 year is about revived now.. Hopefully, I'll really realize it this time. Amiin. (~makanya, yg harus dilakukan sekarang: buka visual c++, kerjain grafkom, buka jocular, kerjain gpp).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;when you've overcame your sadness, you'll find that in fact you're getting stronger&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah, kata2 bagus yg nyangkut di long-term memory.. Wahaha, minjem istilah Chandra..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafkom, GGP.. Gw dataaangg!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3063067905532353100?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3063067905532353100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3063067905532353100' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3063067905532353100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3063067905532353100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/real-blabbering-on-day.html' title='real blabbering on the day'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3559386594856961430</id><published>2008-05-14T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T08:06:53.584-07:00</updated><title type='text'>another mail in another nite</title><content type='html'>14 Mei 2008..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka mail.yahoo.com, isi username-password: mrdn_rizki-*******, buka inbox, tahan nafas sesaat, dan mulailah berpikir....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another mail from: iXchange@ntu.edu.sg...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini ada yg kepikiran.. dan agak meresahkan sebetulnya. ~terserah klu postingan ini dianggap sebagai query biar pada nanyain gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;by the end of May&lt;/span&gt;. Sial, ga lebih dari 3 minggu lagi dong..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga tw apa yg gw pengen skrg. Haha. Absurd??? bodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebab: setelah gw liat2 lagi approved course-nya (dari email sebelumnya tentu saja), gw baru nyadar ternyata ada kuliah lain selain komas, metpen yg terdaftar (koq bisa ya?).. dan sialnya ga ada metpen di daftarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu gawat? Mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, karena gw bakal tetap jadi mahasiswa selamanya selama blm menziarahi kuliah yang satu itu (metpen, -red). Kedua, karena di kampus kita yg tercinta ini, metpen hanya ngasih pilihan buat dilawat pada semester ganjil, artinya paling telat harus diambil semester depan (no offense, tapi gw berencana lulus normal. amiin). Nah, klu pada akhirnya semester depan gw berada dlm kondisi yg ga memungkinkan untuk berpusing-pusing ria ala metpen, pilihan terbaiknya: bakal ada 2 semester ganjil lagi dalam sejarah perkuliahan gw.. yang artinya..... yaah kontradiksi dengan pernyataan: "no offense, tapi gw berencana lulus normal. amiin" tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab lainnya: disana mw ngapain ya? huhu.. seberapa bersih niat gw bwt kuliah? apa "liburan" baru yg bakal gw temuin bakal sesuai yg gw harapkan? atau pada akhirnya akan sampe lagi pada kesimpulan bahwa: dunia yg gw pikirkan itu sebenarnya ga ada. Percayalah ini bukan sekedar ajang pencarian sesuatu yg baru demi regenerasi hal-hal yg lama. Lebih dari sekedar itu... untuk kelebihan2 yg ga bisa gw sebutkan.. Mulai2 absurd lagi. ~Get real!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab lainnya: masih ada hal-hal yg belum terselesaikan di sini sekarang. Sebut aja TA yg tadinya-merasa-bisa-dikejarin-karena-mikir-masih-sampe-agustus-ini&lt;br /&gt;-ternyata-lebih-awal-dari-agustus.  2 bulan kurang untuk TA??? Gw masih vertebrata yang belum mengalami evolusi akselerasi daya kerja juga loh..&lt;br /&gt;Okelah, bwt yang ini gw masih dapat kesempatan bwt nyeleseinnya pada semester genap berikutnya sih... Tapi, silakan baca lagi kalimat pertama di paragraf ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya: solat istikorah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu gw sering nganggap: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ah sotoy banget tuh orang-orang yg udah dapat kesempatan bagus begini-begitu, trus dilepas begitu aja cuman gara2 ini-itu doang&lt;/span&gt; (untuk ini-itu yg mengacu pada hal2 yg gw anggap konyol dan sebangsanya). Huhuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya: suatu permainan ga selalu sesederhana yg bisa dijustifikasi dari bangku penonton..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigh, ada masukan bwt gw??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3559386594856961430?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3559386594856961430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3559386594856961430' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3559386594856961430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3559386594856961430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/another-mail-in-another-nite.html' title='another mail in another nite'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5477037898484360741</id><published>2008-05-12T20:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T20:38:10.027-07:00</updated><title type='text'>look ma, I am updating my blog (again)!</title><content type='html'>Hmm. bingung mw ngisi apa di blog gw akhir2 ini. Ntah kenapa keseharian jadi terasa lagi monoton. Haha. Klu ga PPL, Anum, GGP, CIS, Anap, TA... Yah, sisi positifnya: dedikasi terbesar gw sekarang lagi terfokus bwt kuliah.. seengganya begitu. hehe. Perkembangan terbarunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PPL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEAVEN..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Done!! termasuk HP controller (puas, walaupun keterbatasan gw masih menyebabkan blm sempurnanya si controller. Seengganya ide implementasi HP beneran pada HEAVEN ga cmn jadi sekedar euforia kosong pelengkap parade ego yang ga realistis.. Berhenti mengeluh, mulailah beraksi, kita bisa ciptakan nyaman! -&gt; tribute to FH's recycle bin. Haha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal buruknya: Merasa kecewa kemarin. Walaupun bukan pertama kalinya juga dikecewakan oleh manajemen perkuliahannya. Ah tapi yasudahlah, smoga besok lancar2 aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[iklan] speed racer ternyata ga sebagus kartunnya (mana tombol 'G' favorit gw ga dipake sama sekali). terlalu banyak gerakan. viewnya annoying. ga kreatif. alurnya buruk. loncat-loncat ga jelas. tapi masih cukup menyenangkan lah jika ditonton bwt tujuan bersenang2. [/iklan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, gara2 ketidakhokian dalam penjadwalan, jadilah besok presentasinya bentrok. Niat mw ngeliat2 si I-Cry lagi keknya udah luntur duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anum, Grafkom, GGP:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presentasi lagi. Ironis juga waktu presentasinya 2 * lipat waktu PPL. Bukannya apa2 sih. Cuman merasa lebih pantas klu waktu presentasi PPL yg di 2 * lipat waktu Anap. No offense.. O ya masih ada 1 kuiz lagi juga. Huff..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ant Colony? ato Behaviour-Based? Hmm. udah mei nih.. Abis itu juni, abis itu juli deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, lama2 jadi pengen mosting sesuatu yg bermanfaat juga di blog. Mgkn kedengerannya sotoy. Tapi klu dipikir2, lama2 blog gw makin ga menarik nih (~emang kapan menariknya?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mgkn gw bakal bikin blog baru yg isinya khusus bwt sharing apa aja yg bermanfaat yg bisa gw share (Ah susah amat bwt nulis kalimat ini. Sungguh gw mnghindari kata2 sotoy). Ngiri juga sama Anwar Chandra 03 yg dapat kerjaan di Kuwait gara2 blognya. CMIIW. Yaah blm tw juga sih. Abisnya males juga klu ngasih tutorial di blog yg ini. Tapi klu bikin blog baru... jangan2 ntar lebih banyak kosongnya.. Haha.. Ah udah ah. Gilirannya FIFA Manager 08 sekarang..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5477037898484360741?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5477037898484360741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5477037898484360741' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5477037898484360741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5477037898484360741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/look-ma-i-am-updating-my-blog-again.html' title='look ma, I am updating my blog (again)!'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-3408633900433451486</id><published>2008-05-03T07:37:00.000-07:00</published><updated>2008-05-03T08:20:43.164-07:00</updated><title type='text'>flu dan hal-hal yang diceritakan sesudahnya</title><content type='html'>Aduh ga sembuh2. Agak mengganggu, terutama di masa2 kerja keras seperti ini. Sayang belum ada obat flu di muka bumi ini.. ~apa yg diobatin yg laen aja dlu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang HEAVEN..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun blm bisa dibilang 110%, seengganya udah sangat bisa bernafas lega. Trims for team work!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa senjata rahasia, controller.. bagian gw.. tapi sedikit pun belum menemukan titik terang. Oke hiperbolis. Dan mgkn akan sedikit mengecewakan klu gw ngomong gini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja belum maksimal.. Tapi klu boleh sedikit lebih dijelaskan, mgkn masih agak pantas dikhawatirkan.. Oops, mari ganti dgn istilah yg lebih baik: sedang dan akan diupayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hidup... ~apa terkesan absurd?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganti: tentang keseharian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin malam mencoba ngelist sisa kesibukan hingga akhir sisa waktu. Ga banyak2 juga sih sebetulnya (seengganya ga sebanyak kerjaan yg gw kumpulkan di masa2 global minimum). Tapi kok rada2 mengkhawatirkan ya? Smoga benar2 demi kebahagiaan yang disisakan untuk masa2 akan datang. haha. amin.. ~jgn ada yg ngutuk gw lagi. huhuhu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, tiba2 ngantuk.. walaupun malas beristirahat sebetulnya. ~Knp tidur malam ga menarik ya akhir2 ini? hahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ngomong2 websitenya rossa kok rada ga bagus disennya. Sama penasaran sama webnya prisa rianzi. ~haha, knp nih gw?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, saatnya beristirahat. Istirahat tubuh, istirahat otak, istirahat.. yaah istirahat..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-3408633900433451486?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/3408633900433451486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=3408633900433451486' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3408633900433451486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/3408633900433451486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/05/flu-dan-hal-hal-yang-diceritakan.html' title='flu dan hal-hal yang diceritakan sesudahnya'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-2213069499680358484</id><published>2008-04-27T05:02:00.001-07:00</published><updated>2008-04-27T05:14:24.803-07:00</updated><title type='text'>to do list</title><content type='html'>Seengganya, dalam 4 bulan ini yang harus dikerjakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Laporan 3 (terakhir?) Anap. (minggu ini).&lt;br /&gt;- Surga... (1 - 2 minggu lagi. smoga.. ~let move on works, lads!).&lt;br /&gt;- GGP Player. (minggu 3 mei).&lt;br /&gt;- Tugas akhir Grafkom. (akhir mei).&lt;br /&gt;- Belajar bwt UAS Anum, CIS, GGP. (as soon as possible).&lt;br /&gt;- TA. (mei - agustus).&lt;br /&gt;- Beasiswa DIKTI. (???).&lt;br /&gt;- Urus passport. (???).&lt;br /&gt;- 1 lagu terakhir. (???).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~sigh, still so many things to do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ah ya, bukan berarti tidak memungkinkan terjadi perubahan sih..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-2213069499680358484?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/2213069499680358484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=2213069499680358484' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2213069499680358484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/2213069499680358484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/to-do-list.html' title='to do list'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-7742418121625801138</id><published>2008-04-27T04:24:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T05:00:24.301-07:00</updated><title type='text'>melancholic fragment (part A)</title><content type='html'>Sebuah tembang lirih favorit gw dari koleksi lawas grup musisi belia jazirah musik Indonesia:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;DEMI CINTA&lt;br /&gt;Singer: Reffrain,    Song/Lyric: Mardi Reffrain,   Genre: Mellow-Rock&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am            Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dimana dirimu kekasih..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am            Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ku telah lelah menanti.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am            Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dimana dirimu kekasih..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am            Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ku telah lelah mencari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kuseberangi badai ombak,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meski itu kan menghempaskan aku&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kudaki langit tinggi,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Em&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meski itu kan mengusaikan kisahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bridge:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dm                 G   Dm                 G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski itu membunuhku.. Meski itu menghapusku..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dm                G   Dm           G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski itu meremukku.. Terus melukaiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Reff:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;             C             Am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ku takkan jera... mencintaimu..&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dm                   G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mengagumimu... dan menyanjungimu..&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;            C             Am&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ku akan tegar... mencintaimu..&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;           Dm                  G&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Menyejukkanmu... dan meneduhkanmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Begini nih jadinya klu kurang kerjaan~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-7742418121625801138?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/7742418121625801138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=7742418121625801138' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7742418121625801138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/7742418121625801138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/melancholic-fragment-part.html' title='melancholic fragment (part A)'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-1800965371390741385</id><published>2008-04-20T07:23:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T07:49:48.042-07:00</updated><title type='text'>time is running out, but...</title><content type='html'>DNA Coding.. 80% batal.. Muncul ide baru yang nyaris sama ga realistisnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an masih keburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa waktu: 3 - 4 bulan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huff, padahal masih harus Anum dulu, PPL dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, bisa2 obsesi gw berakhir pada keinginan bwt nguasain dunia nih... ~berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan keknya emang gw semakin butuh penyeimbang untuk menjaga kewarasan emosional. ~berlebihan juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-1800965371390741385?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/1800965371390741385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=1800965371390741385' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1800965371390741385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/1800965371390741385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/time-is-running-out-but.html' title='time is running out, but...'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-4212488835993515228</id><published>2008-04-11T06:42:00.000-07:00</published><updated>2008-04-11T06:55:35.598-07:00</updated><title type='text'>undangan untuk datang ke persidangan saya</title><content type='html'>Teman - teman yang saya sayangi, tentunya sebagian teman - teman sudah tahu masalah yang lagi saya hadapi... Langsung aja, Kamis besok tanggal 17 April 2008 saya akan disidangkan untuk mendengarkan pembelaan saya atas kerja praktik yang sudah saya kerjakan selama beberapa bulan kemarin. Menurut dosen pengujinya (~ngarang) sebaiknya saya mengundang teman sebanyak - banyaknya agar tim pengujinya menilai bahwa saya memang orang yang masih diharapkan untuk memperoleh nilai sebaik-baiknya untuk kerja praktik ini, sehingga kemungkinan saya dapat nilai sebanding dengan pengorbanan saya selama kerja praktik akan menjadi semakin besar.&lt;br /&gt;Sidangnya akan digelar di perguruan tinggi Universitas Indonesia, Gedung C Fasilkom UI Ruang 3111 (lantai 1) pada pukul 13.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~hehehe.. lagi iseng.. sori, pur. no offense kok.. damai. damai. damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~tapi undangannya serius kok, soalnya sidangnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;open for public&lt;/span&gt;. Jangan lupa ya. Bawa balon dukungan sekalian. Atau voting lewat sms, ketik reg spasi huhu, kirim ke... (halah)..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-4212488835993515228?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/4212488835993515228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=4212488835993515228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4212488835993515228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/4212488835993515228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/undangan-untuk-datang-ke-persidangan.html' title='undangan untuk datang ke persidangan saya'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-8789740737284816552</id><published>2008-04-09T08:56:00.000-07:00</published><updated>2008-04-09T09:14:11.945-07:00</updated><title type='text'>I was partially wounded</title><content type='html'>Semalam luka lama membuka kembali. Padahal baru aja sebelum tidurnya posting sesuatu tentang bagian diri yang menemukan wujudnya kembali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sial sekali malamnya, entah huru hara apa yang terjadi, kaki gw kepentok dinding. Persis di bagian bekas luka yang mulai meninggalkan raga. Satu2nya yg gw sadari di dalam tidur, ouucchh.. sakit sekali.. tapi tidak membiarkan rasa sakitnya merampas waktu tidur gw yg langka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya, menyadari bahwa warna celana gw berubah merah di bagian tertentu (bagian dengkul tentu saja).. Mencoba menelusuri jejak2 yang tersisa, pas ngerapiin tempat tidur, gw baru liat bahwa ternyata seprai gw bersimbah noda darah di banyak titik. Agak ga relevan dengan perkiraan gw. Pasti seharusnya dalam kondisi terjaga, kejadiannya lebih menyakitkan.. Jangan2 malah sampe jadi mata air (apa mata darah?) semalam itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang siangnya, perjalanan gw menempuh hari kembali diwarnai rasa ngilu di kaki kiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~susahnya mengurus diri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-8789740737284816552?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/8789740737284816552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=8789740737284816552' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8789740737284816552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/8789740737284816552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/i-was-partially-healed.html' title='I was partially wounded'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-6443587545634470550</id><published>2008-04-09T07:57:00.000-07:00</published><updated>2008-04-09T08:56:02.403-07:00</updated><title type='text'>the part of my latest configuration</title><content type='html'>Dimulai dari keinginan untuk bercerita apa yg terjadi pada beberapa hari ini (tanpa bermaksud bahwa kata 'apa yang terjadi' memiliki makna selain 'apa yang terjadi' karena memang postingan ini menceritakan tentang 'apa yang terjadi' saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilanjutkan dengan gw baru menyadari, masih terlalu cepat berharap bahwa gw akan punya sedikit waktu senggang untuk bercengkrama bersama keluarga (pdhl blm punya), ato bwt sekedar namatin FFX ato Kingdom Hearts yang gw maenin ulang dalam waktu dekat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April ini diwarnai hujan tugas (sayang sekali karena pelayar tangguh biasanya terlatih bwt menghadang badai, bukan menghadang hujan), malah mungkin sampe mei.. Bisa jadi sampe juni juga sih (tanpa bermaksud mengingatkan ada sesuatu di bulan juni).. Ato juli.. Ato agustus.. ato.. sampe tahun depan, 2 tahun lagi, dan seterusnya?? (tribute to kutukan bwt gw: "lo bakal menemukan kesibukan lainnya di masa yang akan datang".. haha.. damai!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke april ini. Sial, knp gw tidak memanfaatkan 1 april ini dengan sebaik2nya.. (ga penting).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan pertama yang dimunculkan pada awal bulan ini adalah: UTS! ~Sebaiknya ga usah dibahas karena hanya akan menimbulkan pulsasi yang meninggalkan bias di dalam hati.. Intinya, rencana berbuat baik semester ini terhadap diri cenderung kandas. Dan gw masih terlalu terbiasa bwt meratapinya di kemudian hari (Percayalah ini bukan kiasan. Klu ga percaya, silakan merujuk pada postingan "10 kesalahan terbesar gw selama 2,5 tahun terakhir ini".. Sori males ngelink, itu juga klu judul barusan bener. hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, masih ada ancaman tugas. Nah, klu ini mungkin ada baiknya sedikit dikupas. Dimulai dari laporan KP yang dikira udah selesai. Niat bwt mengajukan jadwal sidang ke sekretariat selalu dibayang2i kemalasan bwt ngeprint beratus-ratus lembar. Ok, sebaiknya kembali ke kata2 "laporan KP yang dikira udah selesai". Yaah, laporan itu ga langsung selesai sebetulnya di malam ketika gw memutuskan bwt langsung-mengerjakan-revisi-biar-ga-mengganggu-di-kemudian-hari. Gw baru nyadar kalo ternyata malam itu gw memutuskan tidur lebih awal karena aura kebosanan dalam melakukan copy-paste dari dokumen-dokumen lama, ke dokumen baru, terus nyesuain format. Gw putuskan bahwa pemindahan source code kodingan berikut output dan diagram hanya akan memakan waktu yang sebentar. Jadi ga ada salahnya ditunda.. Ternyata, lama bwt bikin beginian doang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan berikutnya, gw pikir: ah jadwal kuliah gw kan udah ga semepet dulu lagi (tribute to niat insaf). Buktinya aja selasa gw cuman kuliah 1 sks, jam 3 pula.. Bisalah nyolong2 waktu di kampus bwt nyelesein laporan KP. Abis itu langsung print, kumpulin deh ke sekre.. Lagi-lagi salah.. Gw masih ga ngerti kemana aja tuh ilangnya waktu2 gw.. Keknya harus bikin buku kas waktu nih, daftar pemasukan waktu dan pengeluaran waktu dalam sebulan (ga jelas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ada makhluk yang namanya minggu seleksi mapres. Tadinya mikir harus beres mikirin sidang KP baru sibuk mikirin si seleksi beginian. Kebetulan dosennya juga panitia hajatannya, yaudah dijamin bakal sibuk juga lah mereka. Bisa-bisa sidang KP gw jadi anak jalanan.. Lagi-lagi gagal mengejar target karena penjelasan sebelumnya. Jadilah memutuskan untuk mengurus KP lagi setelahnya. Kesalahan lagi. Minggu mapresnya mengalami perubahan jadwal. Berubah pulalah rencana semula..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, asumsikan gw udah selesai bercerita soal UTS. Harusnya abis ujian lebih lega kan? Ada waktu bwt santai2 bentar, sebelum banting otak lagi... Ternyata gw bukan perencana yang baik. Setelah gw list apa aja yg mesi dikerjain, kek smw tugas dipetakan satu-satu terhadap domain kuliahnya.. atau malah pemetaan one to many?? (Sial, yg beginian harusnya bukan bidang gw. Jangan sampe blunder abis itu dicerca abis2an sama yg lebih memiliki pengetahuan. haha)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yg namanya PPL. Legenda tugas semester ini. Biasalah dokumen.. Mgkn ada baiknya gw skip saja, karena dalam PPL gw rasa gw cukup terbantu oleh orang-orang di sekeliling gw. Thx guys, sori nih beberapa waktu terakhir masih butek otak gw, blm bisa mikir dalam visi seorang ahli surga. halah.. semoga minggu ini urat2 syaraf di otak gw kembali menemukan hubungan yang seharusnya.. tentu saja gw harus dan akan mempertanggungjawabkan parade ego yg gw telah gw mulai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Anaprancis. Replika RPL/PPL. Tugasnya mirip2 sih. Use case, ERD, DFD.. Untung bukan jadi orang yang paling bertanggung jawab di kelompok Anap gw (hehe, tanpa bermaksud melarikan diri). Saatnya menikmati fase minor.. (padahal deadline bwt besok, smoga aja udah kelar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIS. Dalam beberapa hal tertentu tidak banyak yang harus dikhawatirkan sih. Tapi pada beberapa alasan lain, gw sedikit resah. Sejauh ini smw orang dalam kelompok sudah menjalankan fungsi masing-masing, tanpa harus ribut2: "eh, skrg lo kerjain nih. bagian gw udah selese." (hehe, no offense. but I really enjoy working in group where anybody could do some backing up things with no big reason is needed). Ok, bwt partner2 CIS gw, mari eksplor sesuatu apapun demi memperindah tangisan-tangisan ini (sebelum jatuh tempo tentu saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GGP.... Tsiiinggg.. Gw ga tw mesti ngomong apa. Sori bwt rekan2 yg udah bekerja keras dalam membiakkan si game-player. Kek belum ada kontribusi gw buat yang satu ini. Dulu terkendala urusan per-KP-an yang sering dibebankan pada hari Selasa-Kamis. Jadi sering bolos kuliahnya. Ga ngerti apa2. Tw2 ngerjain tugasnya mesti di kampus dan LINUX. Nooo.. Baiklah, gw akan mencoba mengerti sesuatu secepatnya, dalam waktu sedekat-dekatnya mudah-mudahan. Mari kita menangkan kompetisi game playing akhir musim ini (if possible, hehe)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di luar kerusuhan itu, gw ga ngerti kenapa mood gw sering drop lagi akhir2 ini. Beberapa saat mencoba merenungi apa yang terjadi. Pada akhirnya, gw cuman bisa menarik kesimpulan: kelelahan-lah yang menjadi asal muasal menguapnya semangat.. Pada akhirnya gara2 ga mood, banyak kerjaan yg terselesaikan (keknya moody emang salah satu mukjizat terburuk yang dikaruniakan bwt gw. Bersyukur! hehe). Malah bikin perasaan tambah ga enak. Pas udah nyadar banyak hal terbengkalai, kemalesan lah yang mulai mengambil alih tahta kekuasaan diri dari si niat. ~Ayolah mardi: berubah (tentu saja tanpa pose2 aneh memegang sabuk, melipat2 tangan dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah postingan di atas terlihat sebagai keluhan. Kalau iya mohon maaf. Gw sama sekali ga ada niat ngeluh sekarang. Haha.. Karena sebuah tindakan yang cukup baik semalam, hari ini terlalui dengan semangat lebih baik (walaupun sempat kesal paginya gara2 pengendara liar jalanan dan tambahan rekor bolos anum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipsnya: tidur lebih awal ternyata dapat membuat lebih semangat di hari berikutnya.. Hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, mengantuk..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-6443587545634470550?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/6443587545634470550/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=6443587545634470550' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6443587545634470550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/6443587545634470550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/part-of-my-latest-configuration.html' title='the part of my latest configuration'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5261029638290455908.post-5808846789282788233</id><published>2008-04-05T10:18:00.000-07:00</published><updated>2008-04-05T10:34:27.173-07:00</updated><title type='text'>partial emotion</title><content type='html'>Mgkn gw harus bikin kosakata baru buat deskripsiin apa yg gw rasain sekarang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekedar suntuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekedar kesal,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekedar marah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekedar tidak puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan anehnya gw ga tw itu smw karena apa???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5261029638290455908-5808846789282788233?l=rizkimardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rizkimardian.blogspot.com/feeds/5808846789282788233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5261029638290455908&amp;postID=5808846789282788233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5808846789282788233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5261029638290455908/posts/default/5808846789282788233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rizkimardian.blogspot.com/2008/04/partial-emotion.html' title='partial emotion'/><author><name>mardian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09933762133570779267</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
